JAKARTA - Perusahaan Umum DAMRI menghadirkan layanan rute Jogja–Semarang pulang pergi (PP) sebagai alternatif transportasi darat yang mendukung mobilitas warga sekaligus wisata antarkota.
Layanan ini diharapkan memperkuat konektivitas antara Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang rutin melakukan perjalanan.
Rute baru ini dirancang untuk melayani aktivitas harian maupun kunjungan wisata, dengan jadwal teratur untuk keberangkatan dari Jogja maupun Semarang. Sistem pulang pergi memudahkan penumpang melakukan perjalanan dua arah tanpa harus berganti moda transportasi.
Selain fungsi transportasi, rute ini menawarkan pengalaman perjalanan wisata. Sepanjang perjalanan, bus DAMRI melewati kawasan ikonik, mulai dari Malioboro, Candi Borobudur, kawasan wisata Magelang, hingga Kota Lama Semarang. Hal ini memungkinkan penumpang menikmati pemandangan sekaligus mengakses destinasi bersejarah.
Informasi resmi dari akun @damriindonesia menekankan bahwa rute ini tidak sekadar menghubungkan dua kota besar. Penumpang dapat turun langsung di titik-titik strategis, seperti Stasiun DAMRI Kota Lama Semarang, sehingga lebih mudah menjelajahi kawasan bersejarah tanpa repot berganti transportasi.
Rute dan Jadwal Keberangkatan DAMRI dari Jogja
Dari Stasiun DAMRI di Jalan Ring Road Timur, Sorowajan, Banguntapan, Bantul, keberangkatan tersedia pukul 06.00, 12.00, dan 18.00 WIB. Bus melanjutkan perjalanan menuju Malioboro dengan jadwal pukul 06.15, 12.15, dan 18.15 WIB.
Terminal Jombor menjadi pemberhentian berikutnya pukul 06.45, 12.45, dan 18.45 WIB, sebelum lanjut ke Terminal Borobudur pada pukul 07.15, 13.15, dan 19.15 WIB. Hotel Wisata Magelang menjadi titik terakhir pukul 07.45, 13.45, dan 19.45 WIB, memudahkan wisatawan menginap di kawasan wisata.
Tarif satu kali perjalanan ditetapkan Rp70.000 untuk semua rute, baik Jogja–Semarang maupun Semarang–Jogja. Armada yang digunakan berupa Toyota Hiace, dirancang untuk kenyamanan perjalanan jarak menengah, dengan fasilitas yang mendukung mobilitas wisatawan maupun pelaku bisnis.
Layanan ini diharapkan mampu mendorong pemanfaatan transportasi darat yang lebih efisien sekaligus mempromosikan kawasan wisata yang dilalui rute tersebut.
Rute dan Jadwal Keberangkatan DAMRI dari Semarang
Dari Stasiun DAMRI Kota Lama Semarang, keberangkatan tersedia pukul 06.00, 12.00, dan 18.00 WIB. Titik pemberhentian berikutnya SPBU A. Yani pada pukul 06.15, 12.15, dan 18.15 WIB, kemudian Pelabuhan Tanjung Mas pukul 06.45, 12.45, dan 18.45 WIB.
Bus melanjutkan perjalanan menuju Hotel Wisata Magelang pukul 08.45, 14.45, dan 20.45 WIB, sebelum berhenti di Terminal Borobudur pada pukul 09.15, 15.15, dan 21.15 WIB. Jalur ini memungkinkan akses yang nyaman dan tepat waktu bagi wisatawan maupun penumpang reguler.
Penyusunan jadwal yang teratur bertujuan meningkatkan efisiensi perjalanan serta memaksimalkan pemanfaatan armada yang tersedia. Hal ini sekaligus mendukung mobilitas masyarakat lintas daerah dengan layanan yang konsisten.
DAMRI Sebagai Alternatif Transportasi Wisata dan Bisnis
Rute Jogja–Semarang tidak hanya melayani perjalanan harian, tetapi juga dirancang untuk memaksimalkan potensi wisata sepanjang perjalanan. Penumpang dapat menikmati panorama Malioboro, Candi Borobudur, Magelang, hingga Kota Lama Semarang tanpa perlu berpindah transportasi.
DAMRI menekankan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman. Armada Toyota Hiace dilengkapi fasilitas untuk menunjang perjalanan jarak menengah, termasuk ruang penumpang yang lega dan layanan yang ramah.
Dengan tarif terjangkau Rp70.000, layanan ini diharapkan menarik wisatawan domestik maupun pelaku bisnis yang membutuhkan mobilitas rutin. Ketersediaan jadwal pulang pergi memudahkan perencanaan perjalanan dan meningkatkan daya tarik rute ini.
Dukungan Konektivitas dan Peningkatan Pariwisata
Pembukaan layanan ini diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di DIY dan Jawa Tengah. Jalur yang menghubungkan berbagai destinasi unggulan diyakini mampu meningkatkan arus wisatawan regional.
Selain itu, DAMRI Jogja–Semarang diharapkan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata lintas daerah. Keberadaan rute yang melewati kawasan wisata memberikan nilai tambah bagi promosi destinasi lokal sekaligus mendorong kunjungan wisatawan ke berbagai titik strategis.
Pemanfaatan rute ini oleh masyarakat dan wisatawan diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal, khususnya di sektor transportasi, perhotelan, dan kuliner sepanjang jalur perjalanan.
Optimasi Layanan DAMRI untuk Masa Depan
DAMRI menekankan evaluasi berkala terhadap layanan ini untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang, efisiensi armada, dan ketersediaan fasilitas. Upaya ini dilakukan agar layanan tetap berkelanjutan dan memberikan pengalaman optimal bagi masyarakat.
Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pengelola destinasi wisata juga menjadi fokus untuk memastikan rute dapat dimanfaatkan maksimal, baik oleh wisatawan maupun penduduk lokal.
Dengan pendekatan ini, DAMRI berharap layanan Jogja–Semarang PP tidak hanya menjadi transportasi reguler, tetapi juga bagian dari strategi pengembangan wisata regional yang berkelanjutan.