Harga Kripto Tertekan Jumat Ini Bitcoin Ethereum Dan Dogecoin Kompak Melemah

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:12:23 WIB
Harga Kripto Tertekan Jumat Ini Bitcoin Ethereum Dan Dogecoin Kompak Melemah

JAKARTA - Tekanan kembali menyelimuti pasar aset digital pada perdagangan Jumat pagi. 

Pergerakan harga kripto cenderung seragam dengan mayoritas koin papan atas bertahan di zona merah. Situasi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar yang masih mencermati sentimen global serta dinamika ekonomi internasional yang memengaruhi aset berisiko, termasuk kripto.

Pada Jumat sekitar pukul 07.10 WIB, data menunjukkan pergerakan harga kripto utama belum menunjukkan tanda pemulihan signifikan. Investor terlihat menahan diri sembari menunggu kepastian arah pasar, seiring munculnya berbagai faktor eksternal yang memberi tekanan tambahan terhadap kinerja aset digital secara keseluruhan.

Bitcoin Kembali Melemah Di Tengah Tekanan Pasar

Bitcoin sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kembali mencatat pelemahan. Berdasarkan data Coinmarketcap, Bitcoin turun 0,11 persen dalam 24 jam terakhir dan terkoreksi 6,48 persen dalam sepekan. Kondisi ini memperlihatkan bahwa tekanan jual masih cukup dominan di pasar.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 89.463 per koin atau setara sekitar Rp 1,50 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.927 per dolar AS. Meski penurunan tergolong tipis secara harian, tren mingguan yang negatif menandakan sentimen investor terhadap Bitcoin masih belum sepenuhnya pulih.

Ethereum Dan Altcoin Ikut Bertahan Di Zona Merah

Tidak hanya Bitcoin, Ethereum juga mengalami pelemahan yang relatif lebih dalam. ETH tercatat turun 1,68 persen dalam sehari terakhir dan terkoreksi 11,35 persen secara mingguan. Dengan kondisi tersebut, harga Ethereum kini berada di kisaran Rp 49,6 juta per koin.

Altcoin lain juga menunjukkan pola serupa. Binance Coin terkoreksi 0,01 persen dalam 24 jam dan melemah 4,81 persen dalam sepekan, sehingga diperdagangkan di level Rp 14,9 juta per koin. Cardano turut berada di zona merah dengan koreksi 2,35 persen harian dan 8,94 persen mingguan ke level Rp 6.050 per koin.

Solana XRP Dan Dogecoin Belum Bangkit

Tekanan jual juga terasa pada Solana yang turun 1,53 persen dalam sehari dan melemah 10,33 persen selama sepekan. Harga SOL kini berada di kisaran Rp 2,15 juta per koin. Kondisi ini menunjukkan minat beli terhadap aset berisiko masih terbatas di tengah ketidakpastian global.

XRP tercatat melemah 1,88 persen dalam 24 jam terakhir dan turun 7,78 persen dalam sepekan, sehingga diperdagangkan di level Rp 32.364 per koin. Sementara itu, Dogecoin sebagai koin meme populer ikut terkoreksi 2,36 persen harian dan 11,51 persen mingguan ke posisi Rp 2.092 per token.

Stablecoin Relatif Stabil Di Tengah Volatilitas

Berbeda dengan kripto volatil, stablecoin cenderung bergerak stabil. Tether dan USD Coin masih diperdagangkan di kisaran USD 1,00. Keduanya tercatat melemah tipis masing-masing sekitar 0,48 persen, namun pergerakan ini masih tergolong wajar dan mencerminkan fungsi stablecoin sebagai aset penyeimbang di tengah gejolak pasar.

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global pada hari ini berada di level USD 3,02 triliun atau setara Rp 50.817 triliun. Angka tersebut melemah sekitar 0,40 persen dalam 24 jam terakhir, menandakan tekanan masih menyelimuti pasar kripto secara luas.

Sentimen Global Dan Ancaman Tarif Jadi Pemicu

Tekanan di pasar kripto tidak terlepas dari kondisi global. Pasar keuangan dan komoditas bergejolak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif tinggi terhadap delapan negara Eropa. Kebijakan ini menambah ketidakpastian ekonomi global dan berdampak pada aset berisiko, termasuk kripto.

Mengutip Yahoo Finance, harga emas justru melonjak ke rekor tertinggi di tengah kondisi tersebut. Sementara itu, Bitcoin sempat anjlok ke level USD 90.000 dan bahkan menyentuh USD 87.000 pada sesi perdagangan tertentu. Hal ini memperkuat pandangan bahwa kripto masih diperlakukan sebagai aset spekulatif oleh sebagian besar pelaku pasar.

Likuidasi Besar Perlihatkan Risiko Pasar Kripto

Kapitalisasi pasar kripto dilaporkan menyusut hampir USD 150 miliar akibat terurainya posisi leverage secara drastis. Data CoinGlass menunjukkan posisi long senilai USD 998,33 juta dilikuidasi dalam 24 jam terakhir, dengan Bitcoin menyumbang sekitar USD 440,19 juta.

Lonjakan likuidasi ini dipicu oleh margin call yang meningkat cepat, khususnya pada jam perdagangan Asia. Kondisi tersebut menegaskan bahwa volatilitas kripto masih tinggi dan berisiko, terutama bagi investor yang menggunakan leverage besar dalam transaksi mereka.

Pandangan Analis Soal Peran Bitcoin Ke Depan

Analis Bitunix Dian Chen menilai bahwa di kalangan investor kripto, Bitcoin semakin dipandang sebagai lindung nilai geopolitik dan penyimpan nilai non-negara. Namun, untuk pasar yang lebih luas, Bitcoin masih diperdagangkan sebagai aset berisiko dengan sensitivitas tinggi terhadap sentimen global.

Situasi ini menunjukkan bahwa peran Bitcoin sebagai emas digital belum sepenuhnya diterima pasar. Selama ketidakpastian global masih berlangsung, pergerakan harga kripto diperkirakan tetap fluktuatif dan rawan koreksi lanjutan.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis secara mendalam sebelum membeli atau menjual kripto. Media tidak bertanggung jawab atas keuntungan maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Terkini