JAKARTA - Keterlibatan industri material konstruksi dalam proyek energi strategis nasional menjadi bagian penting dari upaya memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang Indonesia.
Salah satu peran tersebut ditunjukkan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk yang berkontribusi dalam pembangunan Refinery Development Master Plan Balikpapan. Proyek ini menjadi simbol penguatan infrastruktur energi terintegrasi yang diharapkan mampu menopang ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, yang juga dikenal sebagai Semen Indonesia Group atau SIG, memasok total 115.609 ton semen untuk pembangunan kilang minyak terbesar dan termodern di Indonesia tersebut. RDMP Balikpapan sendiri termasuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional dan memiliki peran krusial dalam mendukung agenda pengembangan energi nasional. Proyek ini diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (12/1/2026).
Kontribusi Industri Semen Dalam Proyek Strategis
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa partisipasi perusahaan dalam RDMP Balikpapan merupakan bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan ekosistem energi terintegrasi nasional. Keterlibatan ini mencerminkan dukungan sektor industri terhadap agenda besar pemerintah dalam memperkuat fondasi energi Indonesia. Pasokan semen dalam jumlah besar menjadi elemen vital untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai standar kualitas.
Menurut Vita, keikutsertaan SIG dalam proyek RDMP juga sejalan dengan visi pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah. “Keterlibatan Semen Indonesia dalam pembangunan RDMP juga merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada energi, serta melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri,” kata dia dalam keterangan resmi, Minggu (25/1/2026).
Produk Khusus Untuk Kebutuhan Kilang Energi
Dalam proyek RDMP Balikpapan, SIG memasok semen tipe V DuPro+ HSR dari SMGR yang digunakan untuk upgrading kilang-kilang eksisting satu. Produk ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan konstruksi pada lingkungan dengan risiko korosi tinggi. Karakteristik tersebut menjadi penting mengingat kilang minyak beroperasi dengan paparan zat kimia tertentu.
Vita menjelaskan bahwa DuPro+ HSR memiliki ketahanan tinggi terhadap asam sulfat serta kemampuan optimal dalam menahan penetrasi klorida. Selain itu, semen ini memiliki kuat tekan awal dan akhir yang lebih baik dibandingkan produk konvensional. Daya tahan jangka panjang yang dimiliki menjadikannya pilihan utama untuk proyek infrastruktur energi berskala besar.
Rekam Jejak Penggunaan Di Proyek Nasional
Semen tipe V DuPro+ HSR bukanlah produk baru dalam proyek strategis nasional. Produk ini telah digunakan pada berbagai pembangunan infrastruktur penting di Indonesia. Beberapa di antaranya meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Uap Karangkandri, PLTU Pacitan, PLTU Suralaya, PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Adipala Cilacap, serta PLTU Indramayu.
Selain sektor kelistrikan, produk tersebut juga diaplikasikan pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap Tenayan Riau, Dermaga Kalibaru, hingga Jembatan Youtefa. Penggunaan yang luas ini menunjukkan keandalan produk SIG dalam mendukung proyek-proyek berskala nasional. Konsistensi kualitas menjadi faktor utama yang mendasari kepercayaan tersebut.
Keandalan Distribusi Dan Kapasitas Produksi
SIG menegaskan bahwa kemampuan memenuhi kebutuhan proyek besar tidak terlepas dari jaringan fasilitas produksi dan distribusi yang luas. Dengan sebaran pabrik dan jaringan logistik yang terintegrasi, perusahaan mampu menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil. Hal ini memastikan pasokan semen tetap terjaga sesuai jadwal proyek.
“Dengan jaringan fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang luas, SIG mampu memenuhi kebutuhan beragam proyek pembangunan hingga wilayah terpencil dengan keandalan pasokan serta kualitas dan mutu produk yang terjaga,” imbuh Vita. Keandalan ini menjadi nilai strategis dalam mendukung proyek energi yang memiliki standar tinggi dan tenggat waktu ketat.
RDMP Balikpapan Sebagai Tonggak Energi Nasional
Proyek RDMP Balikpapan telah dibangun sejak 2019 dan menjadi salah satu tonggak penting pengembangan infrastruktur energi nasional. Proyek ini dirancang sebagai modernisasi kilang eksisting yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah. Selain itu, RDMP juga memperkuat sistem penerimaan minyak, proses pengolahan, serta keandalan rantai pasok energi nasional.
Pengembangan RDMP Balikpapan mencakup integrasi berbagai sistem untuk memastikan efisiensi operasional. Kilang ini diharapkan mampu menghasilkan bahan bakar minyak berkualitas tinggi dan lebih ramah lingkungan. Dengan teknologi modern, proyek ini juga mendorong hilirisasi industri petrokimia yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian dalam negeri.
Peran SIG Dalam Mendukung Kemandirian Energi
Melalui kontribusi pasokan semen pada RDMP Balikpapan, SIG menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional. Keterlibatan ini bukan sekadar pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap visi kemandirian energi Indonesia. Sinergi antara industri semen dan sektor energi menjadi elemen penting dalam mewujudkan ketahanan energi jangka panjang.
Ke depan, proyek RDMP Balikpapan diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energi domestik secara mandiri. Dengan dukungan material berkualitas dari SIG, pembangunan infrastruktur energi nasional dapat berjalan optimal. Langkah ini sekaligus mencerminkan kontribusi sektor industri dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan berdaya saing.