BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang di Surabaya dan Sejumlah Kota Rabu

Rabu, 28 Januari 2026 | 13:49:00 WIB
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang di Surabaya dan Sejumlah Kota Rabu

JAKARTA - Perubahan pola cuaca kembali menjadi perhatian masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah perkotaan yang aktivitasnya sangat bergantung pada kondisi alam. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan bahwa Rabu ini sejumlah daerah di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas bervariasi. Surabaya termasuk salah satu kota yang diprakirakan diguyur hujan sedang.

Peringatan ini disampaikan agar masyarakat lebih siap menghadapi kemungkinan dampak yang dapat muncul. Hujan yang turun secara merata di banyak wilayah berpotensi memengaruhi mobilitas, aktivitas ekonomi, hingga keselamatan warga. Karena itu, kewaspadaan sejak dini menjadi langkah penting.

BMKG menegaskan bahwa prakiraan cuaca disusun berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini. Informasi ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk menyesuaikan rencana kegiatan harian secara lebih bijak dan aman.

Sebaran hujan ringan di berbagai kota Indonesia

Prakirawan cuaca BMKG, Afif Setiawan, dalam siaran daring yang diikuti di Jakarta menyampaikan bahwa hujan berintensitas ringan diprakirakan mengguyur sejumlah kota. Wilayah tersebut meliputi Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Tanjung Selor, Denpasar, Mamuju, Kendari, Ambon, Jayawijaya, dan Merauke.

Hujan ringan umumnya tidak menimbulkan dampak besar dalam waktu singkat. Namun, apabila berlangsung terus-menerus, kondisi ini tetap dapat menyebabkan genangan air, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap memantau perkembangan cuaca. Kesadaran terhadap perubahan kondisi alam dapat membantu mengurangi risiko yang mungkin timbul.

Wilayah berawan tebal hingga berkabut

Selain hujan, sejumlah daerah diperkirakan mengalami kondisi berawan tebal hingga berkabut. Kota Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Palembang, Pontianak, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayawijaya, dan Nabire termasuk dalam wilayah dengan potensi cuaca tersebut.

Kondisi berawan tebal dan kabut dapat mengganggu jarak pandang. Hal ini perlu diantisipasi terutama oleh pengguna jalan, nelayan, serta operator transportasi udara dan laut yang sangat bergantung pada visibilitas.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan. Penyesuaian waktu perjalanan dan kehati-hatian ekstra menjadi langkah yang disarankan.

Surabaya dan kota besar diprakirakan hujan sedang

Untuk Rabu ini, BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang akan terjadi di Kota Serang, Jakarta, Surabaya, Mataram, dan Makassar. Hujan sedang berpotensi menimbulkan genangan di titik-titik rawan, khususnya di kawasan perkotaan yang padat.

Di Surabaya, hujan sedang dapat memengaruhi arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat. Warga diimbau untuk mempersiapkan perlengkapan pendukung seperti jas hujan dan mengatur waktu perjalanan agar terhindar dari keterlambatan.

Sementara itu, beberapa daerah lain diprakirakan mengalami hujan disertai petir, yakni Samarinda, Banjarmasin, Padang, dan Kupang. Kondisi ini dinilai memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan hujan biasa.

Dinamika atmosfer pengaruhi kondisi cuaca nasional

Menurut BMKG, kombinasi dinamika atmosfer menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi cuaca tersebut. Hasil pantauan meteorologi menunjukkan adanya sirkulasi siklonik dari Samudera Hindia barat Sumatera hingga Samudera Pasifik utara Papua Barat Daya.

Sirkulasi siklonik ini berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap pembentukan awan hujan di berbagai wilayah Indonesia. Pergerakan massa udara yang intens memicu peningkatan curah hujan di sejumlah daerah.

BMKG menjelaskan bahwa fenomena atmosfer seperti ini perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan perubahan cuaca yang relatif cepat. Oleh sebab itu, pemantauan rutin menjadi hal yang sangat penting.

Peringatan dini dampak hujan lebat dan ekstrem

BMKG memberikan peringatan dini siaga terhadap dampak hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat. Peringatan ini berlaku untuk mayoritas wilayah di Pulau Jawa serta Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat setidaknya dalam 24 jam ke depan.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, angin puting beliung, dan tanah longsor. Dampak ini dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah rawan bencana.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama yang tinggal di daerah aliran sungai, lereng perbukitan, dan kawasan rawan genangan. Kesiapan sejak dini dapat mengurangi risiko kerugian.

Imbauan BMKG untuk masyarakat

Menghadapi kondisi cuaca yang dinamis, BMKG mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti informasi cuaca dari sumber resmi. Pembaruan prakiraan cuaca dapat membantu warga menyesuaikan aktivitas sehari-hari dengan lebih aman.

Selain itu, langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air dapat membantu meminimalkan dampak hujan. Kesadaran kolektif sangat dibutuhkan untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem.

Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, masyarakat diharapkan dapat menjalani aktivitas dengan lebih aman meskipun cuaca kurang bersahabat. Informasi cuaca yang akurat menjadi kunci dalam menghadapi perubahan alam yang terus berlangsung.

Terkini