JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memperpanjang periode pendaftaran calon peserta pengadaan tas dan koper jemaah haji 2026 hingga Kamis, 22 Januari 2026 pukul 17.00 WIB.
Perpanjangan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi. Langkah ini diambil untuk memastikan proses pengadaan berskala nasional berjalan transparan dan sesuai prinsip Good Corporate Governance.
Proyek pengadaan ini menargetkan perusahaan yang memiliki kemampuan produksi tinggi serta reputasi terpercaya di bidang manufaktur tas dan koper. Garuda Indonesia ingin menjaring mitra yang bisa memenuhi kebutuhan logistik perjalanan haji secara efisien. Pengadaan ini menjadi salah satu proyek strategis nasional yang melibatkan standar kualitas internasional.
Calon peserta diharuskan memenuhi sejumlah persyaratan umum. Perusahaan harus berbadan hukum dan memiliki izin usaha di Indonesia di bidang produksi tas koper. Selain itu, perusahaan diutamakan memiliki peralatan, fasilitas, dan kapasitas produksi yang memadai, mampu memproduksi minimal 35.000 set tas koper per bulan.
Peserta juga diwajibkan bersedia mengikuti seluruh prosedur pengadaan yang berlaku di Garuda Indonesia. Tidak sedang terlibat sengketa hukum, pailit, atau kondisi lain yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan. Setiap perusahaan harus menandatangani surat pernyataan integritas untuk memastikan komitmen terhadap prinsip etika dan profesionalisme.
Dokumen Administrasi Prakualifikasi
Dokumen administrasi yang wajib dilampirkan meliputi akta pendirian perusahaan atau perubahan terakhir, Nomor Induk Berusaha (NIB) terbaru, NPWP perusahaan, serta E-SPT dan surat PKP. Selain itu, peserta harus menyertakan laporan keuangan satu tahun terakhir berupa neraca dan laba rugi yang telah ditandatangani.
Dokumen lain yang perlu disiapkan antara lain surat pernyataan TKDN, surat pernyataan perusahaan, surat pernyataan pengelolaan informasi pribadi, dan surat pernyataan conflict of interest (COI). Dokumen ini dapat diunduh melalui laman e-procurement Garuda Indonesia. Sertifikat TKDN dan sertifikat bahan tas koper bersifat opsional.
Penyampaian dokumen administrasi dapat dilakukan secara hybrid. Peserta bisa mengunggah dokumen melalui laman e-procurement Garuda Indonesia, mengirimkan melalui email resmi, atau menyerahkan dokumen hardcopy langsung ke Gedung Manajemen Garuda City. Langkah ini fleksibel untuk mempermudah calon peserta.
Alamat dan Pengiriman Dokumen
Dokumen hardcopy diserahkan ke Gedung Manajemen PT Garuda Indonesia, Ruang Sulawesi Lantai Dasar, Garuda City, Area Perkantoran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang 15111. Alternatifnya, dokumen bisa dikirim melalui P.O. BOX 1004 TNG BUSH. Semua dokumen harus ditujukan kepada Panitia Pengadaan Tas Koper Jemaah Haji Tahun Haji 2026.
Batas akhir penerimaan dokumen administrasi adalah Kamis, 22 Januari 2026 pukul 17.00 WIB. Garuda Indonesia menegaskan ketepatan waktu pengiriman menjadi salah satu faktor penilaian. Peserta yang mengirimkan dokumen terlambat tidak akan diproses, sehingga calon mitra disarankan merencanakan pengiriman dengan matang.
Tahap Selanjutnya Setelah Prakualifikasi
Perusahaan yang lolos tahap prakualifikasi akan menerima dokumen Request for Proposal (RFP) melalui email resmi. RFP ini menjadi dasar untuk pengajuan penawaran resmi dalam pengadaan tas dan koper jemaah haji. Tahapan ini memastikan seluruh proses berjalan transparan dan profesional.
Garuda Indonesia menekankan seluruh proses pengadaan tidak memungut biaya apa pun. Setiap peserta wajib berhati-hati terhadap penipuan atau praktik ilegal yang mengatasnamakan Garuda. Transparansi ini bertujuan menjaring perusahaan yang berkualitas dan kompeten di bidang produksi tas koper.
Manfaat Bagi Peserta dan Proyek Nasional
Proyek pengadaan ini memberikan peluang bisnis berskala besar bagi perusahaan manufaktur tas dan koper di Indonesia. Selain itu, pengadaan ini mendukung kebutuhan logistik haji nasional yang memerlukan kualitas dan kuantitas produk tinggi. Perusahaan yang lolos akan mendapatkan pengalaman dalam proyek nasional strategis.
Selain manfaat bisnis, partisipasi dalam proyek ini memperkuat reputasi perusahaan di industri manufaktur. Standar produksi yang tinggi dan kepatuhan pada prosedur Garuda Indonesia menjadi nilai tambah. Proyek ini juga mendorong inovasi dan peningkatan kapasitas produksi perusahaan lokal.
Tips Sukses Mengikuti Pengadaan Garuda Indonesia
Peserta disarankan menyiapkan seluruh dokumen administrasi dengan lengkap dan sesuai persyaratan. Memastikan integritas dokumen dan kepatuhan terhadap prosedur pengadaan akan meningkatkan peluang lolos prakualifikasi. Perusahaan juga dianjurkan memanfaatkan opsi pengiriman hybrid agar lebih fleksibel dan tepat waktu.
Selain itu, calon peserta perlu menandatangani surat pernyataan integritas, COI, dan TKDN untuk memperkuat posisi sebagai peserta serius. Mengikuti semua ketentuan dan prosedur dengan disiplin menjadi kunci kesuksesan. Garuda Indonesia mengutamakan transparansi, profesionalisme, dan prinsip Good Corporate Governance.
Proses pengadaan ini menjadi kesempatan langka bagi perusahaan lokal untuk berkontribusi dalam proyek nasional. Dengan kapasitas produksi yang memadai dan prosedur administrasi yang lengkap, perusahaan dapat memperoleh kontrak berskala besar. Keseluruhan proses menekankan kualitas, transparansi, dan profesionalisme peserta.