JAKARTA - Kegagalan melangkah ke partai puncak tidak membuat pelatih Timnas Futsal Jepang, Kensuke Takahashi, kehilangan pandangan objektifnya.
Seusai laga semifinal Piala Asia Futsal 2026, ia justru menyoroti potensi besar yang dimiliki Timnas Futsal Indonesia. Dari sudut pandang tim yang baru saja disingkirkan, Kensuke menilai final melawan Iran akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad Garuda.
Timnas Futsal Indonesia memastikan tiket ke final setelah menundukkan Jepang dengan skor 5-3 di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis malam WIB. Kekalahan tersebut mengakhiri langkah Jepang, namun membuka ruang respek dari sang pelatih terhadap perkembangan futsal Indonesia yang dinilainya sangat signifikan.
Partai final sendiri akan mempertemukan Indonesia dengan Iran pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini diprediksi berlangsung ketat karena mempertemukan kekuatan baru yang tengah menanjak dengan raksasa futsal Asia yang sarat pengalaman.
Pandangan Kensuke Usai Kekalahan Jepang
Meski timnya tersingkir, Kensuke Takahashi menegaskan bahwa Indonesia layak berada di final. Ia melihat bagaimana Indonesia tampil berani, disiplin, dan mampu menjaga fokus hingga laga harus diselesaikan lewat perpanjangan waktu. Menurutnya, hasil pertandingan mencerminkan kualitas permainan, bukan sekadar keberuntungan.
Jepang sempat memberi perlawanan sengit sepanjang laga semifinal. Namun, efektivitas Indonesia dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda. Kensuke menilai aspek tersebut menunjukkan kematangan permainan Timnas Futsal Indonesia.
Sebagai pelatih, Kensuke mengakui tanggung jawab penuh atas kegagalan timnya. Ia menilai Jepang sudah berjuang maksimal, tetapi harus menerima kenyataan bahwa lawan tampil lebih siap di momen krusial pertandingan.
Prediksi Duel Indonesia Kontra Iran
Menatap laga final, Kensuke memprediksi pertandingan akan berjalan seimbang. Ia melihat Indonesia memiliki modal penting untuk menandingi Iran, terutama dengan dukungan penuh publik tuan rumah di Indonesia Arena. Faktor nonteknis ini disebutnya bisa memberi dampak besar.
“Itu akan jadi permainan berimbang antara Indonesia dan Iran di babak final. Indonesia punya suporter yang luar biasa, permainan mereka juga bagus sehingga Indonesia punya kans besar menyaingi Iran, apalagi dengan suporter yang ada," ujar Kensuke.
Menurutnya, Iran tetap tim yang sangat kuat dengan tradisi panjang di futsal Asia. Namun, Indonesia dinilai memiliki momentum dan kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Jepang di semifinal.
Perkembangan Pesat Futsal Indonesia
Kensuke Takahashi juga mengungkapkan kekagumannya terhadap perkembangan futsal Indonesia. Sebagai mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia, ia merasa tidak terkejut melihat performa solid yang ditunjukkan Garuda di Piala Asia Futsal 2026.
"Saya pernah ada di Indonesia. Saya sangat mengapresiasi semua fans karena semua orang bilang ke saya bahwa pekerjaan saya di Indonesia sangat besar dan kinerja saya sangat efektif dalam meningkatkan level Indonesia," katanya.
"Tetapi saya tidak merasa begitu karena Indonesia memang sangat kuat, disupport oleh PSSI dan setiap klub. Pelatih Hector Souto juga sangat bagus."
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kemajuan futsal Indonesia merupakan hasil kerja kolektif. Dukungan federasi, klub, serta kualitas pelatih menjadi fondasi yang membuat tim nasional mampu bersaing di level Asia.
Hubungan Emosional dengan Pemain Indonesia
Laga semifinal juga menghadirkan sisi emosional bagi Kensuke. Ia mengakui masih mengenal sejumlah pemain Indonesia yang pernah bekerja bersamanya di masa lalu. Namun, ia menegaskan profesionalisme tetap menjadi prioritas saat pertandingan berlangsung.
"Hari ini kami menghadapi tim kuat di semifinal. Tentu di Timnas Indonesia saya tahu beberapa pemain yang pernah bersama saya, tetapi soal momen di laga ini saya hanya fokus pada match ini meski akhirnya kami kalah," imbuh Kensuke.
Ia menilai para pemain Indonesia kini jauh lebih matang dibandingkan periode sebelumnya. Perkembangan fisik, mental, dan profesionalisme menjadi aspek yang paling terasa dari generasi pemain saat ini.
Atmosfer Jakarta Jadi Faktor Penentu
Menurut Kensuke, atmosfer pertandingan di Jakarta akan kembali menjadi faktor penting pada laga final. Dukungan suporter yang masif dinilai mampu memberikan tekanan tambahan bagi lawan, sekaligus meningkatkan motivasi pemain Indonesia.
"Saya sangat menantikan bagaimana permainan Indonesia di final dengan performa yang baik," ucap mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia periode 2018-2021 itu.
"Tentu saya sangat senang bisa ada di Jakarta. Saya beruntung saat menjadi pelatih Timnas Indonseia. Ketika saya di Indonesia para pemain masih sangat muda, sekarang mereka lebih profesional dan kuat."
Atmosfer tersebut, menurutnya, menjadi keunggulan tersendiri yang jarang dimiliki tim lain. Bermain di kandang dengan dukungan penuh publik memberi energi tambahan yang sulit diukur secara statistik.
Tanggung Jawab dan Penutup dari Kensuke
Sebagai penutup, Kensuke Takahashi menyampaikan sikap sportif atas hasil semifinal. Ia mengakui kegagalannya membawa Jepang ke final dan menyatakan tanggung jawab penuh sebagai pelatih kepala tim.
"Sebagai pelatih Timnas Jepang tugas saya adalah berkompetisi dengan Indonesia sekarang. Tapi saya gagal, jadi saya bertanggungjawab besar sebagai pelatih," pungkasnya.
Kini, sorotan beralih sepenuhnya ke laga final antara Indonesia dan Iran. Dengan dukungan publik, momentum kemenangan, serta respek dari lawan yang baru saja disingkirkan, Timnas Futsal Indonesia diharapkan mampu menampilkan performa terbaik dalam laga puncak Piala Asia Futsal 2026.