Harga Perak Hari Ini 9 Februari 2026 Terbaru Lengkap Analisis Tren Global

Senin, 09 Februari 2026 | 10:21:55 WIB
Harga Perak Hari Ini 9 Februari 2026 Terbaru Lengkap Analisis Tren Global

JAKARTA - Pergerakan harga perak kerap luput dari perhatian, padahal logam ini sering memberi sinyal lebih cepat dibanding emas. 

Di tengah dinamika pasar 2026 yang serba fluktuatif, perak justru menjadi komoditas yang banyak dilirik karena karakternya yang agresif. Dari sudut pandang pembeli ritel, memahami harga perak bukan hanya soal angka, tetapi juga konteks di balik pergerakannya.

Artikel ini menyajikan informasi yang sama dengan sumber aslinya, namun dengan sudut penyampaian berbeda. Fokusnya membantu pembaca memahami harga perak hari ini, alasan naik-turun, serta panduan membeli secara aman tanpa mengubah isi maupun kutipan penting.

Harga Perak Hari Ini dalam Rupiah Terbaru

Mengacu pada harga spot yang ditampilkan dalam mata uang rupiah, nilai perak pada 9 Februari 2026 berada di kisaran berikut. Data ini berasal dari pembaruan terakhir sumber spot yang tercatat pada, 8 Ferbruari 2026 (UTC), yang dalam WIB sudah masuk 9 Februari 2026 pagi hari.

Harga spot perak saat ini:

Per gram: Rp 43.207

Per ons troy (oz): Rp 1.343.900

Per kilogram: Rp 43.207.374

Perlu dicatat bahwa harga spot merupakan acuan pasar global. Nilai yang dibayarkan konsumen di toko atau marketplace bisa berbeda karena adanya biaya tambahan seperti cetak, distribusi, dan margin penjual.

Perbedaan Harga Per Gram dan Per Ons Perak

Di pasar internasional, perak diperdagangkan menggunakan satuan troy ounce. Sementara itu, di Indonesia masyarakat lebih familiar dengan harga per gram. Perbedaan ini sering menimbulkan kebingungan saat membandingkan data dari berbagai sumber.

Sebagai patokan, satu troy ounce setara dengan 31,1035 gram. Karena itu, harga per ons terlihat jauh lebih besar dibanding harga per gram. Saat membaca referensi harga, penting memastikan satuan yang digunakan agar perbandingan tetap akurat dan tidak menyesatkan.

Faktor Utama Penyebab Harga Perak Naik Turun

Perak memiliki karakter unik karena berfungsi sebagai logam mulia sekaligus logam industri. Dua peran ini membuatnya sensitif terhadap banyak faktor sekaligus, mulai dari sentimen pasar keuangan hingga permintaan manufaktur global.

Pada awal 2026, volatilitas pasar perak tergolong ekstrem. Harga sempat bergerak cepat naik dan turun, mencerminkan ketidakpastian global. Dibanding emas, perak memang dikenal lebih “liar”, sehingga pergerakannya sering terasa lebih tajam dalam waktu singkat.

Pengaruh Dolar AS dan Kurs Rupiah

Harga perak dunia sangat dipengaruhi oleh pergerakan dolar AS dan ekspektasi suku bunga. Ketika dolar menguat atau suku bunga diperkirakan naik, komoditas seperti perak cenderung tertekan karena investor beralih ke instrumen berbunga.

Di Indonesia, nilai tukar USD/IDR memiliki dampak langsung. Bank Indonesia menjelaskan JISDOR sebagai referensi spot antarbank yang menjadi rujukan pasar. Jika rupiah melemah terhadap dolar, harga perak dalam rupiah cenderung naik meskipun harga global relatif stabil.

Permintaan Industri dan Selisih Harga Ritel

Selain faktor keuangan, permintaan industri turut menopang harga perak. Logam ini banyak digunakan dalam panel surya, elektronik, perangkat medis, hingga komponen otomotif. Saat ekonomi global tumbuh, permintaan industri dapat mendorong harga perak tetap kuat.

Perbedaan antara harga spot dan harga ritel juga sering menjadi sumber kebingungan. Harga ritel mencerminkan produk jadi yang sudah melalui proses produksi dan distribusi. Karena itu, perak batangan kemasan atau perhiasan hampir selalu dijual di atas harga spot.

Harga Perak Berdasarkan Kadar dan Produk

Dalam transaksi ritel, perak jarang dijual murni tanpa campuran. Kadar yang umum ditemui antara lain 925 (sterling), 900, dan 999. Nilai bahan per gram sangat bergantung pada kadar tersebut.

Sebagai ilustrasi, dengan harga spot perak murni Rp 43.207 per gram:

Kadar 925: sekitar Rp 39.966 per gram (nilai bahan)

Kadar 900: sekitar Rp 38.886 per gram (nilai bahan)

Angka ini belum termasuk ongkos produksi, desain, maupun margin penjual. Untuk perhiasan, faktor estetika sering kali membuat harga jual jauh di atas nilai bahan.

Perak untuk Pembeli Perhiasan dan Investor

Tujuan pembelian sangat menentukan jenis perak yang paling sesuai. Untuk pemakaian harian, perhiasan perak 925 dengan finishing baik dan reputasi penjual yang jelas biasanya lebih relevan dibanding mengejar harga spot.

Bagi investor atau penyimpan nilai, perak batangan atau koin berkadar tinggi lebih disukai karena spread beli-jual yang relatif lebih terkontrol. Sementara itu, kolektor numismatik biasanya fokus pada edisi terbatas dan kelangkaan, bukan harga bahan semata.

Cara Aman Membeli Perak di Indonesia

Keamanan transaksi menjadi isu penting karena perak murah sering dimanfaatkan untuk menjual produk campuran atau hanya berlapis perak. Memilih bentuk perak sesuai tujuan, memeriksa cap kadar seperti 925 atau 999, serta meminta nota dan detail produk adalah langkah dasar yang tidak boleh diabaikan.

Harga yang terlalu jauh di bawah spot patut dicurigai. Selain itu, memahami selisih harga beli dan jual kembali membantu pembeli menghindari kejutan saat ingin melepas perak di kemudian hari.

Memahami harga perak hari ini 9 Februari 2026 tidak cukup hanya melihat angka per gram. Konteks global, pengaruh kurs, serta perbedaan harga spot dan ritel memainkan peran besar dalam menentukan nilai sebenarnya yang dibayar konsumen.

Dengan pendekatan yang tepat—menentukan tujuan, memilih produk sesuai kebutuhan, dan membeli secara bertahap—perak bisa menjadi pelengkap yang masuk akal, baik untuk pemakaian maupun diversifikasi aset di tengah pasar yang terus bergerak dinamis.

Terkini

Cara Bayar FIF Lewat DANA Praktis dan Cepat

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:01:33 WIB

Memahami Apa Itu Kartu Debit Jenius: Bunga, Biaya, Valas

Selasa, 10 Februari 2026 | 10:01:33 WIB

Modal Usaha Cuci Motor dan Estimasi Keuntungannya

Senin, 09 Februari 2026 | 16:26:34 WIB