Harga BBM Februari 2026 Turun Serentak di Pertamina Shell BP Vivo Indonesia

Senin, 09 Februari 2026 | 13:04:35 WIB
Harga BBM Februari 2026 Turun Serentak di Pertamina Shell BP Vivo Indonesia

JAKARTA - Memasuki Februari 2026, konsumen mendapatkan angin segar dari pergerakan harga bahan bakar minyak. 

Setelah relatif stabil sepanjang Januari, harga BBM di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum justru mengalami koreksi turun secara bersamaan. Penyesuaian ini terjadi di hampir seluruh jaringan besar, mulai dari SPBU Pertamina, Shell, bp, hingga Vivo, dan berlaku di banyak wilayah termasuk Jakarta.

Penurunan harga BBM ini menjadi perhatian karena dilakukan serentak oleh sejumlah operator utama. Kondisi tersebut menunjukkan adanya keselarasan kebijakan harga yang dipengaruhi dinamika energi global, sekaligus penyesuaian rutin yang dilakukan perusahaan migas dalam negeri dan swasta. Bagi masyarakat, perubahan ini tentu berdampak langsung terhadap biaya transportasi harian dan sektor logistik.

Pertamina sesuaikan Pertamax dan Dex Series

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina di Jakarta, Senin, sejumlah produk BBM nonsubsidi mengalami penurunan harga pada Februari 2026. Koreksi harga ini terutama terjadi pada produk Pertamax Series dan Pertamina Dex Series, yang selama ini menjadi pilihan utama kendaraan pribadi dan niaga.

Di wilayah Jakarta, harga Pertalite tetap dipatok Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi berada di angka Rp6.800 per liter. Untuk BBM nonsubsidi, Pertamax turun menjadi Rp11.800 per liter dari sebelumnya Rp12.350 per liter. Penurunan ini cukup terasa bagi pengguna rutin kendaraan roda empat.

Produk dengan oktan lebih tinggi juga mengalami penyesuaian. Pertamax Turbo kini dibanderol Rp12.700 per liter, turun dari Rp13.400 per liter. Pertamax Green tercatat Rp12.450 per liter, turun dari Rp13.150 per liter. Untuk segmen diesel, Dexlite berada di harga Rp13.250 per liter dari sebelumnya Rp13.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex turun tipis menjadi Rp13.500 per liter.

Shell ikut menurunkan harga sejak awal Februari

Penurunan harga BBM tidak hanya terjadi di SPBU Pertamina. SPBU Shell juga melakukan langkah serupa sejak awal Februari 2026. Meski demikian, ketersediaan stok di beberapa lokasi masih dilaporkan terbatas, sehingga konsumen diimbau memantau kondisi SPBU terdekat.

Mengacu pada laman resmi Shell, harga Shell Super kini ditetapkan Rp12.050 per liter, turun dari Rp12.700 per liter. Produk V-Power dijual Rp12.500 per liter, mengalami penurunan dari Rp13.190 per liter. Penyesuaian ini membuat selisih harga dengan BBM sekelas di SPBU lain menjadi semakin kompetitif.

Untuk jenis diesel, V-Power Diesel berada di harga Rp13.600 per liter, turun dari Rp13.860 per liter. Sementara itu, V-Power Nitro+ tercatat Rp12.720 per liter, turun cukup signifikan dari Rp13.480 per liter. Koreksi harga ini menunjukkan respons Shell terhadap kondisi pasar energi yang lebih longgar dibanding bulan sebelumnya.

SPBU bp samakan langkah penurunan harga

SPBU bp juga mengambil langkah penyesuaian harga BBM pada Februari 2026. Jika dibandingkan dengan Januari, hampir seluruh produk bp mengalami penurunan, sejalan dengan tren yang terjadi di SPBU lain.

BP Ultimate kini dijual Rp12.500 per liter, turun dari Rp13.190 per liter. BP 92 dibanderol Rp12.050 per liter, lebih rendah dibandingkan harga sebelumnya Rp12.500 per liter. Penurunan ini menempatkan BP 92 pada level yang sejajar dengan produk sejenis dari operator lain.

Untuk segmen diesel, BP Ultimate Diesel tercatat Rp13.600 per liter, turun dari Rp13.860 per liter. Penyesuaian harga ini memperlihatkan konsistensi bp dalam mengikuti perkembangan harga energi global sekaligus menjaga daya saing di pasar BBM ritel nasional.

Vivo umumkan harga baru dan kembalinya Revvo 95

Sementara itu, SPBU Vivo juga mengumumkan penurunan harga BBM pada Februari 2026. Tidak hanya itu, Vivo memastikan kembalinya pasokan Revvo 95 di sejumlah SPBU setelah sempat tidak tersedia pada Januari lalu.

Kembalinya Revvo 95 ini terjadi setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan izin impor BBM. Dengan demikian, pasokan kembali stabil dan memungkinkan Vivo melakukan penyesuaian harga yang lebih kompetitif.

Harga Revvo 92 kini dibanderol Rp12.050 per liter, turun dari Rp12.700 per liter. Revvo 95 dijual Rp12.500 per liter setelah sebelumnya tidak tersedia. Untuk jenis diesel, Diesel Primus Plus berada di harga Rp13.600 per liter, turun tipis dari Rp13.610 per liter. Penurunan ini mencerminkan stabilisasi pasokan dan kebijakan harga BBM nasional.

Dampak bagi konsumen dan arah kebijakan energi

Turunnya harga BBM di berbagai SPBU memberikan dampak langsung bagi konsumen, terutama pengguna kendaraan pribadi dan pelaku usaha transportasi. Penyesuaian ini berpotensi menekan biaya operasional, sekaligus membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi awal 2026.

Penurunan serentak ini juga menunjukkan bahwa mekanisme penyesuaian harga BBM berjalan relatif selaras antara operator BUMN dan swasta. Faktor harga minyak dunia, nilai tukar, serta kebijakan energi nasional menjadi penentu utama dalam pembentukan harga di tingkat ritel.

Ke depan, masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan harga BBM karena penyesuaian dapat kembali dilakukan secara berkala. Dengan kondisi pasar yang dinamis, Februari 2026 menjadi contoh bagaimana harga BBM dapat bergerak turun ketika tekanan global mereda dan pasokan terjaga.

Terkini