JAKARTA - Layanan bus DAMRI Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) kembali beroperasi sejak Minggu, memberikan kemudahan transportasi langsung ke Kota Yogyakarta dan Sleman.
Tarif per penumpang ditetapkan Rp80.000 dengan jadwal keberangkatan rutin setiap 60 menit.
Pengoperasian ini ditujukan untuk mendukung mobilitas masyarakat, wisatawan, serta pelaku perjalanan dinas yang membutuhkan akses cepat dan nyaman dari dan menuju bandara. Rute DAMRI dirancang menjangkau berbagai titik strategis di perkotaan dan simpul transportasi utama.
Dengan kembalinya layanan ini, masyarakat memiliki alternatif angkutan umum yang efisien. Selain mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, DAMRI Bandara YIA juga mendukung kelancaran arus lalu lintas di kawasan sekitar bandara.
Rute Strategis Menuju Sleman dan Yogyakarta
Rute DAMRI Bandara YIA mencakup perjalanan ke Sleman City Hall, Pool DAMRI Yogyakarta, Terminal Condongcatur, Halte Trans Jogja Gamping, serta Stasiun DAMRI Yogyakarta. Jalur ini menghubungkan permukiman, pusat ekonomi, dan fasilitas transportasi lanjutan, sehingga memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan.
Pengaturan rute mempertimbangkan lokasi strategis yang sering dikunjungi wisatawan maupun pekerja. Dengan titik keberangkatan dan tujuan yang tersebar, DAMRI meningkatkan aksesibilitas ke pusat aktivitas perkotaan secara merata.
Selain itu, rute yang menghubungkan Sleman dan Yogyakarta mempermudah pelaku perjalanan bisnis, mahasiswa, serta wisatawan domestik maupun internasional yang menggunakan Bandara YIA.
Jadwal Operasional Menyesuaikan Penerbangan
Layanan DAMRI tersedia mulai pagi hingga malam hari untuk menyesuaikan pola pergerakan penerbangan di Bandara YIA. Keberangkatan setiap 60 menit memberikan fleksibilitas waktu bagi berbagai segmen penumpang.
Wisatawan yang tiba pagi dapat langsung melanjutkan perjalanan ke pusat kota atau hotel. Sementara penumpang penerbangan malam tetap memiliki opsi transportasi publik yang aman dan nyaman.
Penyesuaian jadwal ini juga memastikan bahwa bus DAMRI selalu tersedia saat jam sibuk, sehingga mengurangi antrean dan potensi keterlambatan bagi penumpang bandara.
Konektivitas Antarmoda Transportasi yang Ditingkatkan
DAMRI Bandara YIA menguatkan konektivitas antarmoda dengan layanan Trans Jogja dan Kereta Bandara YIA Xpress. Penumpang dapat berpindah moda transportasi dengan mudah untuk menjangkau tujuan akhir di Sleman maupun Kota Yogyakarta.
Integrasi transportasi ini meningkatkan efisiensi perjalanan dan kenyamanan pengguna. Penumpang tidak perlu lagi mencari kendaraan tambahan atau menunggu lama untuk mencapai destinasi akhir.
Selain itu, sistem konektivitas ini mendorong penggunaan transportasi publik sebagai alternatif ramah lingkungan, mengurangi kemacetan, dan mempercepat pergerakan wisatawan serta masyarakat lokal.
Jadwal Detail DAMRI Bandara YIA
Jadwal operasional pada Minggu, 8 Februari 2026, untuk masing-masing rute sebagai berikut: Bandara YIA – Sleman City Hall: 07.00–19.00 WIB setiap 60 menit; Bandara YIA – Pool DAMRI Yogyakarta: 08.00–19.00 WIB setiap 60 menit.
Rute Bandara YIA – Terminal Condongcatur beroperasi 06.00–19.00 WIB, Bandara YIA – Halte Trans Jogja Gamping 04.30–15.30 WIB, dan Bandara YIA – Stasiun DAMRI Yogyakarta 08.00–21.00 WIB setiap 60 menit.
Penjadwalan ini memastikan setiap penumpang memiliki banyak opsi keberangkatan sepanjang hari, sehingga memudahkan perencanaan perjalanan baik untuk wisata maupun urusan bisnis.
DAMRI Jadi Pilihan Utama Transportasi Bandara
Dengan tarif kompetitif Rp80.000 dan jadwal teratur, DAMRI Bandara YIA kembali menjadi moda transportasi publik andalan dari dan menuju bandara. Layanan ini mendukung kebutuhan perjalanan udara yang terus meningkat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
DAMRI menegaskan fokus pada keamanan, kenyamanan, dan efisiensi transportasi. Kehadiran bus ini juga mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar bandara serta mempermudah mobilitas wisatawan.
Keberadaan layanan DAMRI Bandara YIA yang terintegrasi dengan moda transportasi lain menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih lancar dan menyenangkan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dan operator transportasi untuk meningkatkan layanan publik di Yogyakarta.