Jasa Marga Siapkan Empat Ruas Tol Gratis dan Diskon Saat Lebaran 2026

Senin, 09 Februari 2026 | 15:55:53 WIB
Jasa Marga Siapkan Empat Ruas Tol Gratis dan Diskon Saat Lebaran 2026

JAKARTA - Pemerintah mempersiapkan kebijakan diskon tarif tol sebagai bagian dari paket insentif transportasi menjelang mudik Lebaran 2026. 

Langkah ini diharapkan meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik di seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan diskon tarif tol masuk dalam program stimulus transportasi yang lebih luas. Selain tol, pemerintah juga menyiapkan insentif untuk pesawat, kereta api, dan angkutan laut selama periode mudik.

Airlangga menyebut, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk berbagai insentif transportasi. Namun, mekanisme detail, seperti ruas tol yang mendapat diskon, besaran potongan, dan durasi pemberlakuan, belum diumumkan secara resmi.

“Detail pelaksanaan akan diumumkan terintegrasi dengan sistem pemesanan daring masing-masing moda transportasi, termasuk pesawat, kereta api, kapal laut, dan jalan tol,” jelas Airlangga dalam acara Indonesia Economic Summit 2026.

Diskon Tol Bukan Sekadar Potongan Harga

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan pemberian diskon tol Lebaran bukan sekadar soal potongan harga. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan program ini juga bertujuan mendistribusikan waktu perjalanan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di hari-hari tertentu.

“Diskon ini bukan sekadar diskon, tetapi untuk melakukan distribusi waktu perjalanan masyarakat agar tidak terjadi kepadatan di hari tertentu,” ujar Rivan. Hal ini menjadi bagian dari strategi pengelolaan lalu lintas yang lebih efektif selama mudik.

Hingga saat ini, Jasa Marga masih menunggu arahan resmi pemerintah terkait implementasi diskon tarif tol. Perseroan memastikan akan menyesuaikan operasionalnya begitu petunjuk resmi diterima.

Empat Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis

Selain kebijakan diskon, Jasa Marga menyiapkan empat ruas tol fungsional yang dapat dilewati secara gratis selama periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini dimaksudkan untuk membantu mengurai kepadatan di titik-titik rawan macet dan mendukung kelancaran arus lalu lintas.

Keempat ruas tol tersebut memiliki total panjang 121,64 kilometer. Ruas yang dibuka antara lain Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), Tol Yogyakarta–Bawen segmen Ambarawa–Bawen, Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani, serta Tol Probolinggo–Banyuwangi tahap awal Probolinggo–Besuki.

Rivan menekankan, keberadaan tol fungsional gratis ini menjadi solusi sementara hingga seluruh ruas tol tersebut beroperasi penuh secara komersial. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaatnya saat arus mudik puncak tiba.

Manfaat Kebijakan untuk Kelancaran Arus Mudik

Pemerintah dan Jasa Marga berharap kombinasi antara diskon tarif tol dan pembukaan tol fungsional gratis dapat menekan potensi kemacetan di jalur utama. Strategi ini dianggap efektif untuk mendukung mobilitas masyarakat, sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan akibat kepadatan kendaraan.

Selain itu, program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan. Dengan distribusi arus yang lebih merata, titik-titik rawan macet dapat dikendalikan secara optimal, sehingga perjalanan mudik lebih aman dan nyaman.

Keberadaan tol fungsional juga mendorong pengujian operasional tol baru sebelum resmi dibuka secara penuh. Hal ini memberikan pengalaman praktis bagi operator tol dalam menangani lalu lintas tinggi.

Integrasi dengan Moda Transportasi Lain

Diskon tarif tol dirancang menjadi bagian dari paket stimulus transportasi yang terintegrasi. Masyarakat yang memanfaatkan pesawat, kereta api, kapal laut, maupun tol dapat merencanakan perjalanan secara lebih efisien melalui sistem pemesanan daring.

Airlangga menekankan pentingnya integrasi antar moda transportasi agar insentif memberikan dampak maksimal. Dengan begitu, arus mudik dapat tersalur lebih baik dan biaya perjalanan masyarakat bisa ditekan secara signifikan.

Paket stimulus transportasi ini diharapkan menjadi inovasi yang tidak hanya meringankan biaya perjalanan, tetapi juga memperbaiki manajemen lalu lintas nasional selama puncak mudik Lebaran 2026.

Harapan Pemerintah dan Jasa Marga

Pemerintah dan Jasa Marga berharap kombinasi insentif tarif tol dan pembukaan ruas tol fungsional gratis dapat mendukung mobilitas masyarakat dengan lancar dan aman. Kebijakan ini juga diharapkan meminimalkan kemacetan parah yang kerap terjadi saat musim mudik.

Rivan menambahkan, pengalaman pembukaan tol fungsional gratis menjadi evaluasi penting untuk pengoperasian tol baru secara penuh di masa mendatang. Hal ini sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah dan operator tol dalam menjaga kelancaran arus kendaraan.

Dengan langkah-langkah ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan mudik yang lebih nyaman, biaya terjangkau, dan aman dari risiko kepadatan di jalur tol utama.

Terkini