Manchester United Lepas Jadon Sancho Gratis Transfer Musim Panas Ini

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:34:10 WIB
Manchester United Lepas Jadon Sancho Gratis Transfer Musim Panas Ini

JAKARTA - Restrukturisasi skuad menjadi agenda besar di tubuh Manchester United menjelang bursa transfer musim panas. 

Sejumlah nama dikabarkan masuk dalam daftar evaluasi, termasuk pemain yang sebelumnya didatangkan dengan ekspektasi tinggi. Salah satu keputusan paling menyita perhatian adalah terkait masa depan Jadon Sancho. Klub disebut telah menentukan arah yang tegas untuk sang penyerang.

Manchester United dilaporkan telah membuat keputusan final terkait masa depan Jadon Sancho, dengan rencana untuk melepas sang penyerang Inggris secara bebas transfer pada musim panas ini. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa manajemen ingin menutup lembaran lama. Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi panjang mengenai statusnya.

Langkah ini diambil setelah perjalanan karier Sancho yang penuh tantangan di Old Trafford sejak kedatangannya. Klub berharap dapat mengurangi beban gaji signifikan sebesar 200 ribu pounds per pekan dari anggaran dengan kepergiannya. Penghematan tersebut dinilai penting untuk memberi ruang finansial dalam menyusun ulang komposisi tim.

Keputusan ini menandai berakhirnya saga transfer yang panjang bagi pemain yang didatangkan dengan nilai fantastis. Sancho, yang ditebus seharga 71 juta pounds dari Borussia Dortmund pada musim panas 2021, gagal menunjukkan sinarnya secara konsisten bersama Manchester United. Harapan besar yang menyertai kedatangannya tak pernah sepenuhnya terwujud di lapangan.

Perjalanan Penuh Tantangan di Old Trafford

Jadon Sancho tiba di Manchester United pada musim panas 2021 dengan ekspektasi tinggi, setelah ditebus dari Borussia Dortmund dengan mahar 71 juta pounds. Transfer ini kala itu disebut-sebut sebagai salah satu pembelian terbesar klub. Banyak pihak meyakini ia akan menjadi motor serangan baru Setan Merah.

Namun, performa Sancho di lapangan tidak pernah mencapai level yang diharapkan oleh para penggemar dan manajemen. Inkonsistensi penampilan membuat kontribusinya sulit memberikan dampak signifikan. Ia kerap kesulitan beradaptasi dengan intensitas kompetisi Liga Inggris.

Selama 83 penampilannya bersama Setan Merah di semua kompetisi, Sancho hanya mampu mencatatkan 12 gol dan enam assist. Angka ini jauh di bawah kontribusinya saat masih berseragam Dortmund. Statistik tersebut menjadi sorotan karena tidak sebanding dengan nilai transfernya.

Ia juga hanya tampil tiga kali untuk klub sejak akhir musim 2022-23, menunjukkan minimnya peran yang dimainkannya dalam beberapa waktu terakhir. Situasi ini semakin memperjelas bahwa posisinya di tim utama semakin terpinggirkan. Kesempatan bermain yang terbatas mempersempit ruangnya untuk membuktikan diri.

Konflik dan Dampak terhadap Karier

Salah satu faktor utama yang memperburuk situasinya adalah perselisihan publiknya dengan pelatih Erik ten Hag. Konflik ini semakin memperkeruh suasana dan membuat posisinya di skuad utama Manchester United semakin terpinggirkan. Hubungan yang tidak harmonis berdampak langsung pada menit bermainnya.

Ketegangan tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai masa depannya di klub. Situasi internal yang kurang kondusif membuat peluangnya untuk kembali ke performa terbaik semakin kecil. Dalam atmosfer kompetitif seperti Liga Inggris, stabilitas hubungan dengan pelatih menjadi faktor krusial.

Akibatnya, Sancho kini sering disebut sebagai salah satu kegagalan transfer terbesar dalam sejarah modern klub. Label tersebut muncul karena besarnya ekspektasi dan nilai transfer yang menyertainya. Realitas di lapangan justru menunjukkan hasil yang tidak sepadan.

Masa Peminjaman dan Upaya Bangkit

Dalam upaya untuk mendapatkan kembali menit bermain dan performanya, Jadon Sancho telah menjalani beberapa masa peminjaman. Ia sempat kembali ke Borussia Dortmund dan juga menghabiskan waktu di Chelsea. Langkah ini diambil sebagai solusi sementara untuk memberinya ruang berkembang.

Periode peminjaman ini diharapkan dapat memberinya kesempatan untuk menemukan kembali sentuhan terbaiknya di lapangan hijau. Bermain di lingkungan yang lebih familiar atau dengan sistem berbeda dinilai bisa membantu memulihkan kepercayaan dirinya. Namun, dampaknya belum mampu mengubah arah kebijakan klub.

Situasi ini juga menjadi penegas bahwa klub ingin melakukan restrukturisasi skuad secara menyeluruh. Kepergiannya diharapkan dapat memberikan ruang bagi Manchester United untuk mendatangkan pemain baru yang lebih sesuai dengan visi dan strategi tim, sekaligus memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar. Fokus kini tertuju pada pembangunan tim yang lebih efektif.

Dengan rencana melepasnya secara bebas transfer, Manchester United tampak siap merelakan kerugian finansial demi stabilitas jangka panjang. Beban gaji besar yang selama ini ditanggung klub menjadi salah satu pertimbangan utama. Keputusan ini mencerminkan langkah realistis dalam menghadapi dinamika sepak bola modern.

Saga panjang Jadon Sancho di Old Trafford pun mendekati akhir. Dari transfer bernilai tinggi hingga status bebas transfer, perjalanannya menjadi pelajaran penting dalam dunia rekrutmen pemain. Kini, baik klub maupun pemain bersiap membuka babak baru di musim panas mendatang.

Terkini