Harga Kripto 25 Februari 2026 Bitcoin Melemah Solana Menguat Terbatas

Rabu, 25 Februari 2026 | 10:42:09 WIB
Harga Kripto 25 Februari 2026 Bitcoin Melemah Solana Menguat Terbatas

JAKARTA - Tekanan kembali menyelimuti pasar aset digital pada perdagangan Rabu pagi, 25 Februari 2026. 

Sejak awal sesi Asia, pergerakan harga kripto utama terlihat belum mampu keluar dari tekanan jual. Pelaku pasar masih mencermati dinamika global yang memengaruhi sentimen terhadap aset berisiko.

Pada pukul 6.00 WIB, mayoritas kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar masih bergerak di zona merah. Koreksi yang terjadi menunjukkan bahwa volatilitas belum mereda sepenuhnya. Investor jangka pendek tampak lebih berhati-hati dalam mengambil posisi baru di tengah ketidakpastian.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) masih melemah. Bitcoin turun 1,19 persen dalam 24 jam dan 4,94 persen sepekan.

Pergerakan tersebut menandakan tekanan jual masih cukup dominan, terutama dalam rentang waktu mingguan. Meski demikian, level harga saat ini masih bertahan di kisaran psikologis penting. Dinamika ini menjadi perhatian utama pelaku pasar global.

Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 64.217 per koin atau setara Rp 1,08 miliar (asumsi kurs Rp 16.825 per dolar AS).

Koreksi Bitcoin turut memengaruhi sentimen pada aset kripto utama lainnya. Sebagai aset dengan kapitalisasi pasar terbesar, pergerakan BTC kerap menjadi penentu arah pasar secara keseluruhan. Ketika Bitcoin tertekan, altcoin cenderung ikut terkoreksi.

Ethereum (ETH) masih melemah. ETH terkoreksi 0,32 persen sehari terakhir dan 7,00 persen sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level Rp 31,3 juta per koin.

Pelemahan Ethereum mencerminkan tekanan yang merata pada sektor kripto berbasis smart contract. Investor tampak masih menanti katalis positif baru untuk mendorong kenaikan harga yang lebih solid. Dalam sepekan terakhir, tekanan jual terlihat cukup konsisten.

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) masih lesu. Dalam 24 jam terakhir BNB ambles 1,90 persen dan 5,28 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga Rp 9,8 juta per koin.

Pergerakan BNB yang masih berada di zona negatif menunjukkan bahwa sentimen pasar belum sepenuhnya pulih. Meski ekosistem Binance tetap aktif, faktor eksternal dan pergerakan pasar global tetap memberi pengaruh signifikan terhadap harga.

Kemudian Cardano (ADA) masih berada di zona merah. ADA melemah 1,54 persen dalam sehari dan 7,81 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level Rp 4.381 per koin.

Koreksi yang dialami Cardano menambah daftar altcoin besar yang belum mampu mencatatkan pemulihan berarti. Tekanan mingguan yang cukup dalam mencerminkan adanya aksi ambil untung maupun pengurangan eksposur risiko oleh investor.

Solana Jadi Pengecualian

Adapun Solana (SOL) kembali menguat. SOL naik tipis 0,44 persen dalam sehari, tetapi masih melemah 7,24 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level Rp 1,33 juta per koin.

Kenaikan tipis Solana menjadi pengecualian di tengah dominasi zona merah. Meski penguatan harian relatif terbatas, pergerakan ini memberi sinyal adanya minat beli selektif. Namun secara mingguan, SOL tetap belum sepenuhnya keluar dari tekanan.

XRP masih berada di zona merah. XRP melemah 0,79 persen dalam sehari terakhir dan 8,61 persen sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga Rp 22.802 per koin.

Tekanan terhadap XRP memperlihatkan bahwa sentimen pasar masih cenderung defensif. Penurunan mingguan yang cukup dalam menunjukkan investor belum agresif melakukan akumulasi pada aset ini dalam jangka pendek.

Pergerakan Meme Coin Dan Stablecoin

Koin Meme Dogecoin (DOGE) masih melemah. Dalam satu hari terakhir DOGE turun 1,35 persen 8,77 persen sepekan. Ini membuat DOGE diperdagangkan di level Rp 1.695 per token.

Penurunan Dogecoin menegaskan bahwa aset dengan volatilitas tinggi turut terdampak sentimen pasar yang kurang kondusif. Investor ritel yang biasanya aktif pada meme coin tampak lebih berhati-hati dalam kondisi saat ini.

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini masih stabil. Harga keduanya masih berada di kisaran level USD 1,00, keduanya sama-sama melemah masing-masing 0,03 dan 0,05 persen.

Stabilitas USDT dan USDC menunjukkan fungsi keduanya sebagai lindung nilai sementara di tengah gejolak pasar. Ketika aset kripto utama terkoreksi, sebagian dana biasanya berpindah ke stablecoin untuk menjaga likuiditas.

Kapitalisasi Pasar Kripto Global

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 2,21 triliun atau setara Rp 37.183 triliun, melemah sekitar 0,61 persen dalam sehari terakhir.

Pelemahan kapitalisasi pasar mencerminkan tekanan yang terjadi secara luas di berbagai aset digital. Meski penurunannya tidak terlalu dalam, kondisi ini memperlihatkan bahwa momentum penguatan masih terbatas.

Secara umum, pergerakan hari ini menegaskan bahwa pasar kripto masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan melemah. Bitcoin sebagai aset utama belum menunjukkan sinyal pembalikan arah yang kuat. Altcoin pun sebagian besar mengikuti pola yang sama.

Namun, adanya penguatan terbatas pada Solana memperlihatkan bahwa peluang tetap terbuka bagi aset tertentu untuk bergerak berbeda. Investor kini cenderung lebih selektif dalam memilih aset, sambil menunggu sentimen global yang lebih mendukung untuk mendorong reli berikutnya.

Terkini