Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit sebelum Menggunakannya

Rabu, 25 Februari 2026 | 12:31:38 WIB
kelebihan dan kekurangan kartu kredit

Jakarta - Kelebihan dan kekurangan kartu kredit menjadi hal penting yang sebaiknya dipahami sebelum memutuskan untuk menggunakannya dalam aktivitas keuangan sehari-hari. 

Setiap produk keuangan tentu memiliki sisi positif sekaligus risiko yang perlu dipertimbangkan secara matang.

Merujuk pada data Bank Indonesia yang pernah diberitakan media Bisnis, pertumbuhan penggunaan kartu kredit di Indonesia memang melambat sejak tahun 2015. 

Hingga penghujung 2018, jumlah kartu kredit yang beredar tercatat sekitar 17,28 juta kartu, dengan kenaikan yang sangat tipis dibandingkan tahun sebelumnya, yakni sekitar 0,2 persen saja.

Salah satu faktor yang memengaruhi perlambatan tersebut adalah pesatnya perkembangan sistem pembayaran digital dan layanan financial technology. 

Kehadiran dompet digital serta metode pembayaran berbasis aplikasi membuat masyarakat memiliki lebih banyak alternatif selain kartu kredit.

Walaupun demikian, kartu kredit tetap diminati oleh sebagian masyarakat karena menawarkan berbagai keuntungan. 

Fasilitas pembayaran yang praktis, kemudahan transaksi tanpa uang tunai, hingga beragam promo dan program cicilan menjadi daya tarik tersendiri. 

Tak sedikit orang memandang kartu kredit sebagai solusi cepat ketika membutuhkan metode pembayaran instan saat dana tunai belum tersedia.

Namun, penggunaan yang kurang terkontrol dapat menimbulkan masalah finansial. Bunga yang tinggi, potensi denda keterlambatan, serta godaan belanja berlebihan bisa berdampak buruk pada kondisi keuangan apabila tidak dikelola dengan disiplin. 

Karena itu, memahami secara menyeluruh kelebihan dan kekurangan kartu kredit sangat penting agar Anda dapat memanfaatkannya secara bijak tanpa menimbulkan risiko di kemudian hari.

Kelebihan dan Kekurangan Kartu Kredit

Sebelum memutuskan untuk menggunakannya, ada baiknya Anda memahami berbagai kelebihan dan kekurangan kartu kredit sebagai bahan pertimbangan agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi keuangan.

Kelebihan Kartu Kredit

1. Instrumen Pembayaran Tanpa Uang Tunai

Kartu kredit termasuk metode pembayaran resmi yang diakui di Indonesia. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia, kartu kredit masuk dalam kategori Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), bersama dengan kartu ATM dan kartu debit.

Bank Indonesia mendefinisikan kartu kredit sebagai sarana pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu aktivitas ekonomi, baik untuk transaksi pembelian barang dan jasa maupun penarikan tunai.

Dalam mekanismenya, pihak penerbit atau acquirer terlebih dahulu membayarkan kewajiban tersebut kepada merchant. 

Selanjutnya, pemegang kartu wajib melunasi tagihan sesuai waktu yang telah disepakati, baik secara penuh dalam satu kali pembayaran (charge card) maupun melalui cicilan.

Ada beberapa ciri khas kartu kredit yang membedakannya dari metode pembayaran lain:

  • Tanpa uang tunai (cashless). Transaksi dilakukan melalui jaringan merchant tanpa perlu membawa uang fisik.
  • Fasilitas kredit. Pemegang kartu memperoleh tenggat waktu sebelum melakukan pembayaran tagihan.
  • Batas penggunaan (limit). Setiap kartu memiliki plafon kredit yang ditentukan bank, sehingga transaksi tidak bisa melebihi jumlah tersebut.

2. Mengumpulkan Mileage untuk Perjalanan Udara

Salah satu keuntungan yang banyak diminati, terutama oleh penggemar perjalanan, adalah program pengumpulan mileage. 

Melalui sistem ini, setiap transaksi akan menghasilkan poin yang dapat ditukar dengan tiket pesawat.

Mileage pada dasarnya adalah poin loyalitas yang dikonversi menjadi airline mile. Semakin besar nilai transaksi, semakin banyak poin yang terkumpul, sehingga potensi potongan harga atau bahkan tiket gratis menjadi lebih besar.

Sebagai ilustrasi, terdapat kartu kredit yang memiliki skema sebagai berikut:

  • 1 Citi Premier Miles setara dengan 1 airline mile.
  • Transaksi dalam negeri sebesar Rp8.750 menghasilkan 1 Citi Premier Miles.
  • Transaksi luar negeri sebesar Rp5.000 menghasilkan 1 Citi Premier Miles (berlaku untuk kategori hotel, restoran, penerbangan, department store, dan butik).
  • Memiliki 11 mitra maskapai, yaitu Singapore Airlines, Cathay Pacific, British Airways, Malaysia Airlines, Eva Air, Air France, KLM, Qantas, Qatar Airways, dan Thai Airways.

Setiap maskapai yang bekerja sama memiliki ketentuan jumlah mile tertentu untuk penukaran tiket. 

Calon penumpang dapat melihat kebutuhan mileage tersebut melalui situs atau aplikasi resmi maskapai sebelum menukarkan poinnya.

3. Pengajuan dan Pengelolaan Secara Daring

Perkembangan layanan digital perbankan memungkinkan pengajuan kartu kredit dilakukan secara online. 

Dengan koneksi internet, calon nasabah dapat mengisi formulir dan mengunggah dokumen tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang.

Kemudahan ini membuat proses menjadi lebih praktis karena tidak terikat lokasi maupun jam operasional. 

Setelah kartu aktif, berbagai pengelolaan juga dapat dilakukan secara digital melalui situs atau aplikasi, antara lain:

  • Aktivasi PIN, guna meningkatkan keamanan transaksi.
  • Pendaftaran e-statement, agar riwayat transaksi dapat dipantau secara elektronik.
  • Penghentian sementara penggunaan kartu, misalnya saat terjadi dugaan penyalahgunaan.
  • Pengajuan kenaikan limit, yang bisa dilakukan langsung melalui aplikasi resmi bank.

Kemampuan mengakses layanan secara online memberi fleksibilitas dan efisiensi bagi pemegang kartu.

4. Promo Potongan Harga dan Program Cashback

Penawaran diskon merupakan salah satu daya tarik utama kartu kredit. Banyak bank rutin bekerja sama dengan restoran, hotel, maupun pusat perbelanjaan untuk memberikan potongan harga khusus bagi pemegang kartu.

Tujuan program promosi ini adalah mendorong penggunaan kartu dalam berbagai transaksi. 

Selama pengguna mampu mengelola pengeluaran secara bijak, promo diskon dapat memberikan keuntungan signifikan karena potongan yang ditawarkan sering kali cukup besar.

Selain diskon, terdapat pula program cashback, yaitu pengembalian sejumlah persentase dari nilai transaksi. 

Sebagai contoh, ada kartu kredit yang memberikan cashback sebesar 1% untuk seluruh transaksi ritel tanpa syarat minimum pembelanjaan. 

Nilai yang terkumpul bisa digunakan untuk mengurangi tagihan bulan berikutnya, dan sisa yang belum dipakai tetap tersimpan tanpa batas waktu.

Cashback pada dasarnya merupakan bentuk insentif atau potongan yang diberikan bank kepada pemegang kartu. 

Namun, kebijakan tiap bank berbeda-beda. Ada penerbit yang memilih memberikan reward dalam bentuk poin atau manfaat lain sehingga tidak menyediakan program cashback.

5. Akses Ruang Tunggu Bandara Tanpa Biaya Tambahan

Pemilik kartu kredit umumnya memperoleh hak untuk menunggu jadwal keberangkatan di ruang tunggu khusus bandara dengan cukup memperlihatkan kartu yang dimiliki. 

Fasilitas ini dikenal sebagai airport lounge dan biasanya dapat dinikmati tanpa pungutan biaya, meskipun pada beberapa kartu aksesnya bisa diperoleh dengan menukarkan poin yang telah terkumpul.

Layanan ini sangat berguna bagi mereka yang sering bepergian menggunakan pesawat karena:
• Penumpang dapat beristirahat dengan lebih nyaman sambil memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia di dalam lounge.
• Biaya masuk relatif gratis atau jauh lebih terjangkau dibandingkan membayar langsung tanpa kartu kredit, yang tarifnya cenderung mahal.

Hak masuk ke lounge bergantung pada jenis dan tingkatan kartu. Semakin tinggi level kartu yang dimiliki, umumnya semakin lengkap pula fasilitas yang bisa dinikmati di dalamnya.

6. Penarikan Dana Tunai Saat Kondisi Mendesak

Dalam keadaan darurat, kartu kredit dapat menjadi solusi cepat untuk memperoleh dana.

Misalnya ketika membutuhkan biaya besar secara tiba-tiba untuk membayar tagihan rumah sakit yang tidak seluruhnya ditanggung asuransi, sementara dana tunai yang tersedia belum dapat dicairkan dalam waktu singkat.

Melalui kartu kredit dengan limit yang mencukupi, pembayaran dapat langsung dilakukan. 

Jika tagihan dilunasi sebelum jatuh tempo, pemegang kartu tidak perlu menanggung bunga maupun biaya tambahan lainnya.

Beberapa keuntungan kartu kredit dalam situasi darurat antara lain:
• Dapat menarik uang tunai dengan cepat tanpa harus mengajukan pinjaman tanpa agunan yang memerlukan proses persetujuan beberapa hari.
• Tagihan bisa langsung dilunasi sekaligus saat jatuh tempo, berbeda dengan pinjaman pribadi yang umumnya dibayar dengan sistem cicilan selama jangka waktu tertentu.

Kartu kredit pada dasarnya menyediakan fasilitas pinjaman tunai yang dapat diakses kapan saja, sehingga berfungsi seperti dana siaga pribadi. 

Proses penarikannya pun sederhana, cukup melalui mesin ATM dengan memasukkan kartu kredit. 

Dibandingkan pinjaman tanpa agunan yang membutuhkan tahapan administrasi hingga pencairan dana, penggunaan kartu kredit terasa lebih ringkas dan cepat, terutama ketika kebutuhan dana bersifat mendesak. 

Selain itu, suku bunga penarikan tunai bersaing dengan pinjaman pribadi, dan terkadang tersedia promosi bunga ringan apabila nominal tersebut diubah menjadi cicilan.

7. Perlindungan Asuransi Perjalanan Tanpa Biaya Tambahan

Pemegang kartu kredit yang membeli tiket transportasi umum—baik darat, laut, maupun udara—untuk perjalanan domestik maupun internasional biasanya otomatis memperoleh perlindungan asuransi perjalanan. 

Jaminan yang diberikan mencakup:
• Santunan akibat kecelakaan selama perjalanan.
• Penggantian biaya perawatan medis ketika berada di luar negeri.

Perlindungan ini berlaku bagi pemegang kartu utama maupun kartu tambahan, termasuk pasangan sah dan maksimal tiga anak kandung berusia antara tiga bulan hingga dua puluh tiga tahun. 

Syaratnya, perjalanan dilakukan menggunakan angkutan umum yang beroperasi secara komersial.

8. Mempermudah Transaksi di Luar Negeri

Saat bepergian ke luar negeri, kartu kredit menjadi alat pembayaran yang praktis. Pengguna tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar yang berisiko hilang atau tidak aman. 

Dengan limit kredit yang cukup tinggi, transaksi dapat dilakukan dengan lebih leluasa tanpa harus menyiapkan banyak uang fisik.

Selain itu, berbagai pembayaran di luar negeri—seperti pembelian tiket kereta, transportasi umum, maupun transaksi di tempat-tempat publik—umumnya lebih mudah dilakukan menggunakan kartu kredit. 

Metode ini diterima secara luas di berbagai lokasi, sehingga memudahkan mobilitas dan aktivitas selama perjalanan.

9. Mendukung Pembayaran Belanja Daring

Belanja melalui platform online telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat perkotaan. 

Metode pembayarannya beragam, mulai dari transfer bank, pembayaran di tempat, layanan keuangan digital, hingga kartu kredit.

Dibandingkan opsi lain, kartu kredit menawarkan beberapa kelebihan dalam transaksi daring, antara lain:
• Tingkat bunga relatif lebih rendah dibandingkan fasilitas pinjaman instan di platform belanja, sehingga cocok bagi yang ingin mencicil pembelian.
• Batas kredit yang lebih besar memungkinkan transaksi bernilai tinggi dilakukan dengan lebih mudah.
• Setiap transaksi berpotensi menghasilkan poin yang dapat ditukar dengan berbagai keuntungan seperti potongan harga atau voucher.

10. Mengumpulkan dan Menukarkan Poin Rewards

Setiap transaksi kartu kredit biasanya menghasilkan poin berdasarkan nominal tertentu. Sebagai ilustrasi, setiap kelipatan tiga ribu rupiah dapat menghasilkan satu poin, sehingga semakin besar nilai belanja, semakin banyak poin yang terkumpul.

Penerbit kartu kerap menghadirkan promosi khusus yang memberikan kelipatan poin lebih besar untuk transaksi tertentu. 

Dengan begitu, jumlah poin yang diperoleh bisa meningkat signifikan dalam periode promo.

Poin yang telah dikumpulkan dapat ditukar melalui katalog penukaran yang disediakan oleh penerbit kartu, dengan beragam pilihan hadiah atau manfaat menarik.

11. Mempermudah Pembayaran Tagihan Rutin

Kartu kredit juga membantu menyederhanakan pembayaran berbagai tagihan bulanan tanpa harus mengingat banyak nomor pelanggan dan tanggal jatuh tempo yang berbeda, seperti listrik, telepon, ponsel, internet, asuransi, hingga televisi berlangganan.

Keuntungan membayar tagihan menggunakan kartu kredit meliputi:
• Lebih nyaman karena tidak perlu datang ke loket atau mengantre untuk melakukan transfer.
• Praktis dan terjadwal, cukup mengingat satu tanggal penagihan dengan opsi pembayaran otomatis melalui kartu.
• Tetap memperoleh poin dari transaksi pembayaran tagihan yang nantinya bisa ditukar dengan beragam penawaran menarik seperti voucher atau potongan harga.

Kekurangan Kartu Kredit

1. Adanya Beragam Biaya Tambahan

Pemakaian kartu kredit tidak lepas dari sejumlah biaya yang wajib dibayarkan kepada penerbit kartu. 

Total pengeluaran ini dalam kondisi tertentu dapat terasa lebih besar dibandingkan alternatif pinjaman lainnya.

Beberapa komponen biaya yang umum dikenakan meliputi persentase bunga tahunan (annual percentage rate/APR), biaya administrasi atau layanan, serta denda keterlambatan apabila pembayaran melewati jatuh tempo. 

Jika kewajiban tersebut tidak segera dilunasi, sisa tagihan akan terus berbunga sehingga nominal utang meningkat dan berpotensi menjadi beban finansial di masa mendatang.

2. Berkaitan Erat dengan Skor Kredit

Skor kredit berperan penting dalam menentukan apakah pengajuan pinjaman atau fasilitas keuangan lainnya dapat disetujui. 

Riwayat kredit yang baik membuka peluang lebih besar untuk memperoleh kartu tambahan maupun akses pembiayaan baru.

Aktivitas penggunaan kartu kredit sangat memengaruhi penilaian tersebut. Mengacu pada laporan yang dipublikasikan oleh The Balance, keterlambatan pembayaran dapat menurunkan skor kredit. 

Nilai skor yang rendah bisa menyulitkan ketika seseorang membutuhkan fasilitas pembiayaan, tetapi tidak lagi memiliki reputasi kredit yang memadai untuk menggunakannya.

3. Risiko Terbiasa Berutang

Kemudahan bertransaksi menjadi daya tarik utama kartu kredit. Namun, kenyamanan ini juga dapat mendorong kebiasaan berbelanja tanpa mempertimbangkan ketersediaan dana tunai. 

Tidak sedikit pengguna yang akhirnya kesulitan mengendalikan pengeluaran karena merasa pembayaran bisa dilakukan nanti.

Agar manfaat kartu kredit benar-benar optimal, diperlukan disiplin dalam mengatur keuangan dan membatasi penggunaan sesuai kemampuan bayar. 

Pertimbangan matang sebelum mengajukan dan memakai kartu kredit sangat penting. Bila kondisi finansial sudah stabil, fasilitas ini dapat mendukung perencanaan keuangan jangka panjang. 

Kunci utamanya adalah menggunakan kartu kredit secara bijaksana serta bertanggung jawab.

Sebagai penutup, memahami kelebihan dan kekurangan kartu kredit membantu Anda mengelola keuangan lebih bijak dan terhindar dari risiko utang berlebihan.

Terkini