JAKARTA - Tekanan besar yang menyelimuti Persis Solo akhirnya terjawab di hadapan pendukung sendiri.
Dalam situasi yang tak mudah dan posisi klasemen yang mengkhawatirkan, Laskar Sambernyawa mampu menghadirkan momen kebangkitan yang sudah lama dinanti.
Laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 menjadi titik balik penting. Bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga suntikan moral untuk melanjutkan perjuangan keluar dari zona merah.
Sejumlah fakta menarik tersaji saat Persis Solo mencatatkan kemenangan dramatis atas Persik Kediri pada pertandingan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Ini menjadi kemenangan spesial bagi Laskar Sambernyawa.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Minggu, 1 Maret malam WIB itu, Persis Solo yang berjuang dengan 10 pemain sukses menumbangkan Persik Kediri dengan skor tipis 2-1.
Dua gol Laskar Sambernyawa pada laga ini dicetak oleh Bruno Gomes (23’) dan Roman Paparyga (86’). Sementara itu, satu-satunya gol balasan dari skuad Macan Putih dicatatkan oleh Jose Enrique Rodriguez (31’).
Bagi Persis Solo, kemenangan ini adalah catatan yang sangat berarti. Laskar Sambernyawa sempat tersendat sepanjang musim ini, dan akhirnya meraih hasil positif.
Kemenangan kandang yang akhirnya terwujud
Kemenangan atas Persik Kediri ini jelas terasa sangat spesial bagi Persis Solo. Sebab, ini menjadi kemenangan pertama untuk Laskar Sambernyawa di kandangnya sendiri sepanjang BRI Super League 2025/2026.
Sebelumnya, dari total 11 laga di kandang, Persis Solo tak pernah merasakan manisnya kemenangan. Mereka hanya mampu mengamankan empat hasil imbang, sedangkan tujuh laga lainnya berujung kekalahan.
Rekor tersebut membuat Stadion Manahan seakan kehilangan tuahnya. Tekanan demi tekanan terus mengiringi setiap laga kandang yang dijalani.
Hasil positif di kandang sendiri ini memang sudah sangat dinanti-nantikan oleh para pendukungnya. Pasalnya, tim asal Kota Bengawan itu tengah berada dalam situasi kritis untuk bisa lolos dari degradasi.
Kemenangan ini bukan hanya soal angka di papan skor. Ia menjadi simbol bangkitnya kepercayaan diri tim di momen genting.
Mengakhiri rangkaian hasil kurang memuaskan
Persis Solo juga sukses mengakhiri tren buruknya pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Sebab, selama mengarungi putaran kedua ini, skuad asuhan Milomir Seslija masih tersendat untuk meraih kemenangan.
Sebelumnya, Laskar Sambernyawa sempat tumbang dua laga beruntun menghadapi tim papan atas, yakni Borneo FC (0-1) dan Persib Bandung (0-1). Setelah itu, Persis melalui tiga laga berikutnya dengan imbang.
Catatan itu diukir saat bersua PSIM Yogyakarta (0-0), Madura United (2-2), dan PSBS Biak (1-1). Kemenangan ini memutus tren buruk Laskar Sambernyawa setelah terakhir kali meraih kemenangan pada pekan ke-17.
Rangkaian hasil tersebut sempat membuat posisi Persis semakin tertekan. Namun keberhasilan menaklukkan Persik memberi napas baru bagi tim.
Momentum ini diharapkan menjadi awal konsistensi pada sisa kompetisi. Tantangan ke depan tetap berat, tetapi setidaknya arah perbaikan sudah terlihat.
Tak lagi menghuni dasar klasemen
Dengan kemenangan ini, Persis Solo akhirnya meninggalkan posisinya sebagai juru kunci klasemen BRI Super League. Sebelumnya, Laskar Sambernyawa sempat cukup lama berada di peringkat terbawah.
Tambahan tiga poin ini mengatrol peringkat anak asuh Milomir Seslija ke peringkat 17 klasemen dengan koleksi 16 poin dari 23 pertandingan. Mereka sukses menggusur posisi Semen Padang yang juga mengoleksi jumlah setara.
Perubahan posisi ini memang belum sepenuhnya aman. Namun setidaknya, Persis kini tidak lagi berada di dasar klasemen.
Posisi ini semakin membuka harapan Persis untuk bisa lolos dari degradasi. Sekarang, mereka hanya terpaut tiga poin saja dari Persijap Jepara yang berada di peringkat ke-15 klasemen dengan koleksi 18 poin.
Selisih tipis tersebut membuat persaingan zona bawah semakin ketat. Setiap pertandingan ke depan akan bernilai seperti final bagi Laskar Sambernyawa.
Kemenangan dramatis atas Persik Kediri menjadi bukti bahwa semangat juang belum padam. Dengan dukungan suporter dan momentum yang mulai terbangun, Persis Solo memiliki alasan untuk tetap optimistis menatap sisa musim.