Pemprov Jateng Pastikan Stok BBM Aman Selama Arus Mudik Dan Balik Lebaran

Senin, 09 Maret 2026 | 12:48:44 WIB
Pemprov Jateng Pastikan Stok BBM Aman Selama Arus Mudik Dan Balik Lebaran

JAKARTA - Menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah, kesiapan pasokan bahan bakar minyak menjadi perhatian penting bagi pemerintah daerah. 

Mobilitas masyarakat yang meningkat selama periode tersebut membuat kebutuhan BBM diperkirakan melonjak dibandingkan hari biasa. Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait melakukan berbagai langkah untuk memastikan ketersediaan bahan bakar tetap aman.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang melakukan pemantauan langsung terhadap distribusi dan ketersediaan BBM. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun balik Lebaran tidak mengalami kendala terkait pasokan bahan bakar di sepanjang jalur transportasi.

Selain memeriksa stok BBM di sejumlah lokasi strategis, pemerintah daerah juga memastikan layanan SPBU berjalan dengan baik. Pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah.

Pemprov Jateng Pastikan Ketersediaan BBM Selama Mudik

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan bahwa stok bahan bakar minyak di wilayah tersebut terjamin mencukupi selama arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah. Kepastian ini diperoleh setelah dilakukan pengecekan langsung ke beberapa titik distribusi bahan bakar di wilayah tersebut.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan seluruh kebutuhan masyarakat selama periode mudik dapat terpenuhi dengan baik. Salah satu aspek penting yang diperhatikan adalah ketersediaan bahan bakar bagi para pemudik.

Ia menilai keberadaan BBM yang cukup menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi berjalan lancar.

Pengecekan SPBU Dilakukan Bersama Berbagai Komunitas

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, kepastian stok itu setelah dilakukan pengecekan bersama ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum. Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan pelayanan selama masa mudik.

"Pelayanan harus maksimal. Bukan hanya di jalannya saja, akan tetapi juga pos-pos yang lain. Salah satunya adalah bagaimana Pertamina memberikan pasokan BBM yang memadai dan mencukupi," kata Gus Yasin, sapaan akrabnya di Semarang, melansir Antara, Minggu 8 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut, ia tidak hanya melakukan pengecekan secara langsung, tetapi juga melibatkan berbagai komunitas masyarakat. Keterlibatan komunitas dinilai penting karena mereka sering berada di jalan dan memiliki pengalaman langsung terkait kondisi pelayanan di lapangan.

Kehadiran berbagai komunitas juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah, perusahaan energi, dan masyarakat.

Pantauan Stok BBM Di Terminal BBM Pengapon

Bersama komunitas Vespa dan komunitas ojek daring Kota Semarang, Taj Yasin juga melakukan pengecekan langsung terhadap stok BBM di Terminal BBM Pengapon. Selain itu, ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar bagi pemudik yang melintas di jalur tol.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi distribusi bahan bakar di salah satu titik penting penyimpanan BBM di wilayah Jawa Tengah. Terminal BBM menjadi salah satu pusat distribusi yang menentukan kelancaran pasokan ke berbagai SPBU.

"Berdasarkan pantauan di Terminal BBM Pengapon, Pertamina memastikan bahwa stok selama 20 hari mendatang masih aman," ucap Gus Yasin.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan BBM di wilayah Jawa Tengah diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode arus mudik dan balik Lebaran.

Layanan Motor Pengantar BBM Untuk Antisipasi Kemacetan

Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan kemacetan panjang di jalur mudik, Pertamina juga menyiapkan layanan tambahan untuk membantu para pemudik. Salah satu layanan yang disiapkan adalah pengantaran BBM menggunakan sepeda motor dari SPBU.

Layanan tersebut dirancang untuk membantu kendaraan yang terjebak kemacetan dan mengalami kehabisan bahan bakar. Dengan adanya layanan ini, pengendara tidak perlu meninggalkan kendaraan mereka di tengah kemacetan untuk mencari SPBU terdekat.

"Semoga saja tidak terjadi di Jateng. Tetapi, kalau itu terjadi kendaraan stagnan dan kemacetan yang benar-benar membutuhkan waktu lama, Pertamina sudah memastikan pelayanan motor untuk pengantaran pembelian SPBU di area-area kemacetan," terang Yasin.

Langkah tersebut menjadi salah satu bentuk kesiapan dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Pertamina Pastikan Pelayanan SPBU Berjalan Baik

Sementara itu, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Fanda Chrismianto mengatakan bahwa kunjungan Wakil Gubernur ke sejumlah SPBU bertujuan untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik. Pengecekan tersebut mencakup berbagai aspek penting dalam operasional SPBU.

Menurutnya, pelayanan yang diperiksa meliputi kepastian takaran BBM, kualitas bahan bakar, kebersihan fasilitas, hingga pelayanan kepada konsumen. Semua aspek tersebut harus dipastikan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama periode Ramadan dan Idulfitri yang biasanya diikuti dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

"Alhamdulillah hasil pengecekan semua prosedur dijalankan dengan baik dan tidak ada isu terkait dengan takaran dan kualitas," jelas Fanda.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah daerah dan Pertamina berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih nyaman. Ketersediaan bahan bakar yang terjaga diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas selama masa Lebaran.

Terkini