JAKARTA - Kehadiran wajah-wajah baru selalu menjadi cerita menarik setiap kali Timnas Indonesia mempersiapkan agenda internasional.
Menjelang FIFA Series 2026, skuad Garuda kembali mengalami penyegaran dengan pemanggilan sejumlah pemain baru yang berpotensi menjalani debut. Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Tim Geypens.
Bek kiri yang saat ini bermain untuk FC Emmen tersebut masuk dalam daftar pemain yang dipanggil oleh pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman. Kehadirannya di skuad Garuda tentu menjadi sorotan karena ia selama ini tampil di kompetisi Eropa. Banyak penggemar sepak bola nasional penasaran dengan kontribusi yang bisa diberikan pemain berdarah Indonesia tersebut.
Geypens dikenal sebagai pemain yang memiliki fleksibilitas di lapangan. Meski posisi utamanya adalah bek kiri, ia juga dapat dimainkan sebagai winger kiri. Kemampuan tersebut membuatnya berpotensi menjadi opsi tambahan yang menarik bagi tim pelatih dalam menyusun strategi permainan.
Dengan pengalaman bermain di kasta kedua Liga Belanda, kehadiran Tim Geypens di Timnas Indonesia diharapkan mampu memberikan warna baru. Apalagi persaingan di posisi bek kiri cukup ketat sehingga setiap pemain harus menunjukkan performa terbaik untuk mendapatkan tempat utama.
Perjalanan Karier Tim Geypens di FC Emmen
Pada ajang Eerste Divisie musim ini, Tim Geypens sudah mencatat 23 penampilan dengan menit bermain mencapai 1.012. Catatan tersebut menunjukkan bahwa ia cukup dipercaya untuk tampil bersama FC Emmen sepanjang kompetisi berlangsung. Meski begitu, sebagian besar penampilannya datang dari bangku cadangan.
Rinciannya Tim Geypens bermain sebanyak sembilan sekali sebagai starter plus 14 kali dengan status pemain pengganti. Situasi ini menunjukkan bahwa ia sering dimanfaatkan sebagai pemain yang memberikan energi baru saat pertandingan berlangsung. Peran tersebut tetap penting dalam dinamika tim sepanjang musim.
Selain kontribusi defensif, Geypens juga mampu memberikan sumbangan dalam aspek menyerang. Ia tercatat menyumbangkan dua gol dan satu assist bagi FC Emmen musim ini. Statistik tersebut menjadi bukti bahwa dirinya memiliki kemampuan membantu serangan dari sisi sayap.
Dengan tinggi badan mencapai 182 cm, Geypens juga memiliki keunggulan fisik yang cukup ideal untuk seorang bek. Kombinasi kekuatan fisik dan mobilitas di sisi kiri lapangan membuatnya berpotensi menjadi aset berharga bagi Timnas Indonesia di masa depan.
Persaingan Ketat di Posisi Bek Kiri Timnas Indonesia
Meski memiliki potensi besar, Tim Geypens tetap harus menghadapi persaingan yang tidak mudah di Timnas Indonesia. Posisi bek kiri saat ini sudah dihuni beberapa pemain yang cukup konsisten dalam beberapa waktu terakhir. Persaingan tersebut membuat setiap pemain harus tampil maksimal.
Nama seperti Calvin Verdonk dan Dean James sudah lebih dulu dikenal sebagai pilihan utama di posisi tersebut. Kedua pemain tersebut memiliki pengalaman serta kontribusi penting dalam skuad Garuda. Karena itu, Geypens harus menunjukkan kualitasnya jika ingin merebut tempat di tim utama.
Namun, persaingan seperti ini justru dapat memberikan dampak positif bagi tim secara keseluruhan. Kehadiran banyak pemain berkualitas akan meningkatkan kedalaman skuad. Pelatih juga memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan strategi pertandingan.
Situasi ini membuat debut Tim Geypens semakin menarik untuk dinantikan. Para pendukung Timnas Indonesia tentu ingin melihat bagaimana ia beradaptasi dengan gaya permainan tim. Apalagi setiap pemain baru selalu membawa harapan akan peningkatan performa tim.
Momen Naturalisasi Bersama Ole Romeny dan Dion Markx
Tim Geypens menjalani sumpah WNI bersama Ole Romeny dan Dion Markx di London, Inggris, 8 Februari 2025. Proses tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya sebagai pemain yang akan membela Timnas Indonesia. Sejak saat itu, namanya mulai sering dikaitkan dengan skuad Garuda.
Meski telah resmi menjadi WNI sejak awal 2025, ia memang belum pernah tampil untuk Timnas Indonesia senior. Hal tersebut membuat kemungkinan debutnya di FIFA Series 2026 menjadi semakin dinantikan oleh para penggemar sepak bola nasional.
"Saya senang sekali proses naturalisasi ini berjalan baik, saya bahagia akan bisa bermain untuk Timnas Indonesia," ujar Geypens kala itu.
Pernyataan tersebut menunjukkan antusiasme besar dari sang pemain untuk membela negara yang memiliki darah keturunan dengannya. Keinginan tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak pendukung berharap ia segera mendapatkan kesempatan bermain.
Sempat Fokus Bersama FC Emmen
Sejatinya Tim Geypens sempat dipanggil Timnas Indonesia U-22 yang bermain di SEA Games 2025. Pada saat itu, pemanggilan tersebut dilakukan oleh pelatih Indra Sjafri yang menangani tim muda Garuda. Namun situasinya berbeda dengan saat ini.
Kala itu, Geypens tidak dapat memenuhi panggilan tersebut karena memilih fokus bersama klubnya. Ia memprioritaskan komitmennya terhadap FC Emmen yang sedang menjalani kompetisi di Belanda. Keputusan tersebut diambil demi menjaga konsistensi kariernya di level klub.
Langkah tersebut sebenarnya cukup wajar bagi pemain yang sedang membangun karier di kompetisi Eropa. Fokus terhadap klub sering kali menjadi prioritas agar pemain dapat berkembang secara maksimal. Namun kini peluang untuk membela Timnas Indonesia kembali terbuka.
Dengan pemanggilan terbaru dari pelatih John Herdman, kesempatan debut Tim Geypens akhirnya semakin dekat. Banyak pihak berharap ia bisa menunjukkan kualitas yang dimiliki ketika mendapat kesempatan bermain nanti.
Daftar Skuad Sementara Timnas Indonesia
Kiper
Maarten Paes (Ajax)
Emil Audero (Cremonese)
Nadeo Argawinata (Borneo FC)
Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
Bek
Jay Idzes (Sassuolo)
Kevin Diks (Monchengladbach)
Dean James (Go Ahead Eagles)
Elkan Baggott (Ipswich Town)
Justin Hubner (Fortuna Sittard)
Nathan Tjoe-A-On (Willem II)
Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
Rizky Ridho (Persija Jakarta)
Sandy Walsh (Buriram United)
Fajar Fathurrahman (Persija Jakarta)
Muhammad Ferarri (Bhayangkara FC)
Yance Sayuri (Malut United)
Gelandang
Calvin Verdonk (Lille)
Joey Pelupessy (SK Lommel)
Eliano Reijnders (Persib Bandung)
Ivar Jenner (Dewa United)
Jordi Amat (Persija Jakarta)
Marc Klok (Persib Bandung)
Ricky Kambuaya (Dewa United)
Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
Egy Maulana Vikri (Dewa United)
Tim Geypens (FC Emmen)
Arkhan Fikri (Arema FC)
Ezra Walian (Persik Kediri)
Victor Dethan (PSM Makassar)
Penyerang
Miliano Jonathan (Excelsior)
Ole Romeny (Oxford United)
Ragnar Oratmangoen (Dender)
Beckham Putra (Persib Bandung)
Mauro Zijlstra (Persija Jakarta)
Ramadhan Sananta (DPMM FC)
Yakob Sayuri (Malut United)
Adrian Wibowo (LA FC)
Jens Raven (Bali United)
Stefano Lilipaly (Dewa United)
Kehadiran Tim Geypens dalam daftar tersebut semakin menambah variasi pemain yang dimiliki Timnas Indonesia. Kini para penggemar tinggal menunggu apakah ia akan benar-benar menjalani debutnya bersama skuad Garuda. Jika kesempatan itu datang, laga di FIFA Series 2026 bisa menjadi awal perjalanan barunya bersama Timnas Indonesia.