JAKARTA - Waktu sahur sering dimanfaatkan sekadarnya karena tubuh masih mengantuk dan nafsu makan belum sepenuhnya muncul.
Padahal, asupan yang dikonsumsi saat sahur sangat menentukan daya tahan tubuh selama berpuasa. Kesalahan memilih makanan bisa membuat rasa lapar datang lebih cepat.
Salah satu sunnah Ramadan yang sangat dianjurkan kepada umat Islam adalah bangun sahur untuk makan. Kendati begitu, jangan asal makan saat sahur sebab ada beberapa jenis makanan yang justru bisa membuat Anda cepat lapar dan haus saat beribadah puasa.
Sebaliknya, ada jenis makanan yang bisa membuat perut Anda terasa kenyang lebih lama karena mengandung banyak protein dan serat sehingga cocok dijadikan sebagai menu sahur agar tahan puasa seharian. Pilihan makanan bernutrisi membantu tubuh menjaga energi tetap stabil.
Buah-buahan menjadi salah satu opsi yang praktis sekaligus menyehatkan untuk menu sahur. Kandungan serat, vitamin, mineral, serta air di dalamnya membantu menjaga hidrasi dan rasa kenyang lebih lama. Berikut adalah 7 buah terbaik untuk dikonsumsi saat sahur yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama, dikutip dari Eating Well:
Apel Kaya Serat Bantu Energi Tahan Lama Saat Berpuasa
Apel kaya akan serat, yang membantu gula alami dicerna secara perlahan untuk energi yang berkelanjutan. Satu apel ukuran sedang (sekitar 6,5 ons) menawarkan 95 kalori dan 4 gram serat.
Apel juga relatif rendah kalori tetapi bervolume tinggi karena kandungan airnya, yang dapat membuat perut terasa lebih kenyang. Kombinasi ini membuat apel cocok dikonsumsi saat sahur tanpa membuat perut terasa terlalu penuh.
Namun, apel cenderung membuat Anda kenyang lebih lama jika dipadukan dengan protein atau lemak sehat, seperti selai kacang, yogurt, atau kacang-kacangan, karena kombinasi ini memperlambat pencernaan dan mencegah rasa lapar yang cepat muncul kemudian.
Perpaduan apel dengan sumber protein juga membantu menjaga kestabilan gula darah. Energi yang dilepaskan secara perlahan membuat tubuh tidak mudah lemas saat menjalani aktivitas puasa sepanjang hari.
Jeruk Segar Sumber Energi Dan Vitamin Pendukung Daya Tahan
Gula alami dalam jeruk dapat menjadi sumber energi, sementara serat membantu memperlambat pencernaan sehingga energi Anda bertahan lebih lama dan tidak naik turun secara tiba-tiba. Buah ini juga terasa menyegarkan saat dikonsumsi dini hari.
Vitamin C dalam jeruk juga berperan mendukung dengan membantu tubuh Anda mengurangi stres oksidatif, yang membantu melawan kelelahan. Kandungan ini penting untuk menjaga stamina selama menjalankan ibadah puasa.
Vitamin C juga membantu tubuh Anda menyerap zat besi lebih efektif. Ini sangat membantu jika Anda kekurangan zat besi karena kekurangan zat besi dapat menyebabkan kelelahan.
Dengan kandungan air yang tinggi, jeruk turut membantu menjaga hidrasi tubuh. Kombinasi nutrisi tersebut membuat jeruk menjadi pilihan tepat untuk sahur yang ringan namun bertenaga.
Pisang Praktis Mengenyangkan Dan Jaga Keseimbangan Cairan Tubuh
Pisang cocok dijadikan menu sahur karena mengandung karbohidrat yang memberi energi, serat yang membantu rasa kenyang bertahan lebih lama, serta kalium yang mendukung fungsi otot dan membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh saat berpuasa.
Selain itu, pisang mudah dicerna sehingga nyaman dikonsumsi saat perut belum siap menerima makanan berat. Teksturnya yang lembut membuat buah ini ramah untuk lambung.
Buah ini juga praktis disajikan tanpa perlu proses pengolahan rumit. Cukup dikupas dan disantap langsung, pisang bisa menjadi pelengkap menu sahur yang efisien.
Pisang juga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah sehingga tubuh tidak cepat lemas selama menjalani puasa. Energi dilepaskan bertahap sehingga rasa lapar datang lebih lambat.
Alpukat Lemak Sehat Tinggi Bantu Kenyang Lebih Lama
Alpukat juga cocok dijadikan menu sahur karena kaya lemak sehat, serat, dan berbagai vitamin yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. Kandungan nutrisinya mendukung kebutuhan energi harian saat berpuasa.
Lemak tak jenuh dalam alpukat dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap, membantu menjaga kestabilan gula darah selama berpuasa. Hal ini penting untuk mencegah rasa lemas di siang hari.
Selain itu, kandungan kalium dan airnya juga mendukung keseimbangan cairan tubuh. Nutrisi tersebut membantu tubuh tetap terhidrasi lebih lama meski tidak minum berjam-jam.
Kombinasi lemak sehat dan serat membuat alpukat efektif menahan rasa lapar. Buah ini bisa dikonsumsi langsung atau diolah menjadi campuran menu sahur yang lebih variatif.