SMI Siapkan Kolaborasi Strategis Dengan Danantara Proyek Waste To Energy

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:43:08 WIB
SMI Siapkan Kolaborasi Strategis Dengan Danantara Proyek Waste To Energy

JAKARTA - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) membuka peluang kerja sama strategis dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Waste to Energy (WtE) di Indonesia. 

Inisiatif ini ditujukan untuk menjawab persoalan sampah perkotaan yang kian mendesak, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menekankan kolaborasi ini menjadi peluang penting untuk meningkatkan efisiensi penanganan sampah. “Saya rasa tidak menutup kemungkinan kita bisa berkolaborasi dengan Danantara dalam konteks untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Senin.

Meski peluang kolaborasi terbuka, Reynaldi menegaskan belum ada target waktu maupun proyek spesifik yang akan digarap bersama. Hal ini menunjukkan bahwa tahap awal pembahasan masih difokuskan pada identifikasi potensi kerja sama dan strategi implementasi.

Program WtE sebagai Solusi Sampah Perkotaan

Program Waste to Energy merupakan inisiatif nasional yang bertujuan mengolah sampah menjadi energi listrik, sekaligus mengurangi tekanan lingkungan dari volume sampah kota. WtE hadir sebagai jawaban terhadap kondisi darurat sampah di sejumlah daerah dan menjadi bagian dari strategi nasional untuk mendukung energi berkelanjutan.

Dengan teknologi WtE, sampah yang sebelumnya menjadi masalah dapat diubah menjadi sumber energi yang bisa dimanfaatkan, menciptakan siklus ekonomi baru sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Program ini diharapkan dapat mendorong pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Target Pembangunan Proyek di 33 Lokasi Strategis

Danantara menargetkan pembangunan proyek WtE di 33 lokasi di Indonesia. Tahap awal mencakup empat kota, yakni Denpasar, Bekasi, Bogor, dan Yogyakarta. CEO Danantara, Roesan Roeslani, menyatakan bahwa pengumuman perusahaan pemenang tender tahap pertama dijadwalkan pada Maret 2026.

Tahap berikutnya akan mencakup sembilan kota lainnya, dengan tender dibuka pada April 2026 atau setelah Lebaran. Strategi bertahap ini dirancang untuk memastikan proyek dapat berjalan dengan baik, serta memaksimalkan dampak positif bagi daerah yang membutuhkan solusi pengelolaan sampah cepat dan efektif.

Peran SMI dalam Pembiayaan Infrastruktur Strategis

PT SMI memiliki rekam jejak yang kuat dalam pembiayaan proyek infrastruktur. Hingga 2025, total nilai proyek yang dibiayai mencapai Rp1.183 triliun, dengan 129 proyek termasuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN). Keberhasilan ini menunjukkan kapabilitas SMI dalam mendukung proyek besar, termasuk sektor energi dan pengelolaan sampah.

Selain itu, SMI juga aktif menggalang pendanaan melalui Obligasi Ritel Infrastruktur PT SMI (ORIS) dengan target indikasi dana hingga Rp300 miliar. Instrumen ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Keberlanjutan I PT SMI Tahap II Tahun 2026, yang bertujuan mendukung proyek-proyek infrastruktur berkelanjutan, termasuk WtE.

Manfaat Kolaborasi Bagi Energi dan Lingkungan

Kolaborasi antara SMI dan Danantara diharapkan tidak hanya mendorong efisiensi pengelolaan sampah, tetapi juga meningkatkan pasokan energi listrik dari sumber terbarukan. Dengan memanfaatkan sampah kota sebagai bahan baku, proyek ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus meminimalkan dampak lingkungan.

Langkah ini selaras dengan strategi pemerintah untuk mencapai energi bersih dan berkelanjutan, serta mendukung pembangunan hijau di perkotaan. Sinergi antara pembiayaan strategis SMI dan kapasitas operasional Danantara diharapkan dapat mempercepat realisasi proyek WtE di berbagai kota.

Langkah Kedepan dan Potensi Ekspansi Proyek

Meski saat ini belum ada proyek spesifik yang diumumkan, peluang kolaborasi ini membuka jalan bagi pengembangan proyek WtE secara bertahap. Kedepannya, SMI dan Danantara dapat mengevaluasi lokasi potensial lain yang membutuhkan solusi pengelolaan sampah sekaligus memanfaatkan energi terbarukan.

Dengan strategi bertahap dan dukungan pembiayaan yang kuat, proyek WtE di Indonesia memiliki peluang untuk berkembang lebih luas, menciptakan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang signifikan bagi masyarakat perkotaan. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua pihak dalam menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan bagi tantangan lingkungan nasional.

Terkini