JAKARTA - Kemenangan tipis diraih Timnas Argentina saat menghadapi Timnas Mauritania dalam laga uji coba internasional.
Pertandingan berlangsung di Estadio Alberto José Armando pada Sabtu pagi WIB. Tim Tango sukses mengamankan kemenangan dengan skor 2-1 setelah pertandingan berlangsung cukup ketat.
Laga ini menarik perhatian karena Argentina tidak langsung menurunkan Lionel Messi sejak awal pertandingan. Pelatih memberi kesempatan kepada pemain muda untuk tampil sebagai starter. Keputusan tersebut membuka peluang bagi talenta baru untuk menunjukkan kualitasnya. Hasilnya, permainan Argentina tetap terlihat dominan sejak menit awal.
Peran penting diberikan kepada Nico Paz yang dipercaya mengisi lini serang. Pemain muda tersebut tampil percaya diri dan aktif dalam membangun serangan. Dominasi Argentina terlihat jelas dalam penguasaan bola. Namun, Mauritania tetap berusaha menjaga pertahanan mereka.
Meski unggul secara kualitas, Argentina tidak langsung mencetak gol cepat. Mauritania mencoba bertahan dengan disiplin. Pertandingan pun berjalan cukup seimbang di awal. Atmosfer stadion yang meriah turut mewarnai jalannya laga.
Argentina dominan sejak menit awal
Sejak menit ketujuh, Argentina mulai meningkatkan intensitas serangan. Tekanan dilakukan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan cepat. Beberapa peluang tercipta dari lini depan. Salah satunya datang dari Julián Álvarez yang nyaris mencetak gol.
Upaya tersebut menunjukkan dominasi Argentina di babak pertama. Mauritania lebih banyak bertahan dan menunggu peluang serangan balik. Meski begitu, mereka tetap berusaha menjaga struktur permainan. Argentina terus mencari celah di lini pertahanan lawan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-17. Enzo Fernández berhasil membuka keunggulan. Ia menyambut umpan dari sisi kanan dengan sentuhan tenang. Bola tidak mampu dihentikan kiper Mauritania.
Gol tersebut membuat Argentina semakin percaya diri. Serangan terus dilancarkan untuk menambah keunggulan. Mauritania berusaha merespons, tetapi tekanan Argentina cukup kuat. Tempo permainan meningkat setelah gol pertama.
Gol kedua memperkuat keunggulan Argentina
Mauritania sempat memberikan ancaman melalui tendangan jarak jauh. Upaya dari Abdallahi Mahmoud Keita hampir mengejutkan Argentina. Namun, bola hanya meluncur tipis di sisi gawang. Kedudukan pun tetap tidak berubah.
Argentina kembali mengontrol permainan setelah peluang tersebut. Mereka mencoba mempercepat tempo serangan. Beberapa peluang tercipta dari lini tengah. Tekanan terus dilakukan hingga menit-menit berikutnya.
Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-32. Nico Paz sukses mengeksekusi tendangan bebas dengan akurat. Bola meluncur ke gawang tanpa bisa dihentikan. Argentina unggul 2-0 hingga jeda pertandingan.
Keunggulan dua gol membuat Argentina lebih nyaman. Mereka tetap menjaga dominasi hingga babak pertama berakhir. Mauritania mencoba bertahan sambil mencari momentum. Namun, skor tidak berubah hingga turun minum.
Messi masuk di babak kedua
Memasuki babak kedua, pelatih melakukan perubahan penting. Lionel Messi masuk menggantikan Nico Paz. Kehadirannya langsung memberikan dampak terhadap permainan. Argentina kembali meningkatkan kreativitas serangan.
Messi hampir mencetak gol spektakuler pada menit ke-55. Aksinya memancing sorakan penonton. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Mauritania juga mulai tampil lebih berani.
Beberapa peluang balasan muncul dari lini serang Mauritania. Serangan mereka membuat Argentina harus lebih waspada. Permainan menjadi lebih terbuka dibanding babak pertama. Kedua tim saling menciptakan peluang.
Meski begitu, Argentina masih mampu menjaga keunggulan. Mereka kembali mengontrol permainan di pertengahan babak kedua. Tempo pertandingan sedikit menurun. Fokus tim Tango adalah mempertahankan keunggulan.
Gol Mauritania di akhir pertandingan
Menjelang akhir laga, Argentina tidak lagi terlalu dominan. Mauritania mencoba memanfaatkan situasi tersebut. Mereka meningkatkan intensitas serangan di menit-menit terakhir. Tekanan ini akhirnya membuahkan hasil.
Gol balasan tercipta di masa injury time. Souleymane Lefort berhasil memperkecil ketertinggalan. Gol tersebut membuat skor menjadi 2-1. Pertandingan pun semakin menegangkan.
Namun, waktu yang tersisa tidak cukup bagi Mauritania. Argentina berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Tim Tango pun keluar sebagai pemenang. Kemenangan ini menjadi hasil positif dalam laga uji coba.
Pertandingan juga menunjukkan kedalaman skuad Argentina. Pemain muda mampu tampil baik saat diberi kesempatan. Masuknya Messi di babak kedua menambah variasi serangan. Kombinasi ini menjadi modal penting ke depan.
Susunan pemain kedua tim
Argentina tampil dengan formasi 4-3-3. Emiliano Martínez mengawal gawang. Lini belakang diisi Nahuel Molina, Cristian Romero, Marcos Senesi, dan Marcos Acuña.
Lini tengah dihuni Enzo Fernández, Nicolás González, dan Alexis Mac Allister. Sementara lini depan ditempati Nico Paz, Julián Álvarez, dan Thiago Almada. Tim ini dipimpin pelatih Lionel Scaloni.
Mauritania juga menggunakan formasi 4-3-3. Mamadou Diop menjaga gawang. Lini belakang diisi Aly Abeid, Jordan Lefort, Lamine Ba, dan Ibrahima Keita.
Di lini tengah bermain Maata Magassa, Oumar Ngom, dan Beyatt Lekoueiry. Lini depan diisi Aboubakary Koïta, Djeidi Gassama, dan Mamadou Diallo. Susunan pemain tersebut menghasilkan pertandingan kompetitif. Argentina akhirnya menang tipis 2-1.