Lelang Langka Tangga Menara Eiffel Paris Bikin Kolektor Dunia Berburu Aset Bersejarah

Rabu, 01 April 2026 | 11:33:04 WIB
Lelang Langka Tangga Menara Eiffel Paris Bikin Kolektor Dunia Berburu Aset Bersejarah

JAKARTA - Perhatian publik kembali tertuju pada salah satu ikon dunia, Menara Eiffel di Paris, setelah kabar mengenai pelelangan bagian langkanya mencuat. 

Bukan sekadar benda biasa, fragmen tangga spiral asli dari bangunan tersebut akan dilepas ke pasar setelah tersimpan selama puluhan tahun. Kisah ini membuka sisi lain dari sejarah panjang monumen legendaris yang selama ini lebih dikenal sebagai destinasi wisata.

Fragmen tersebut merupakan bagian dari tangga spiral yang dahulu menghubungkan lantai dua dan tiga Menara Eiffel. Tangga ini dilepas ketika pengelola memutuskan untuk menggantinya dengan lift demi kenyamanan pengunjung. Setelah dilepas, struktur tangga itu kemudian dibagi menjadi 24 bagian berbeda yang tersebar di berbagai lokasi, termasuk museum dan area publik di Paris.

sejarah panjang tangga spiral menara eiffel yang kini terpisah

Tangga spiral tersebut bukan hanya elemen struktural biasa, melainkan bagian penting dari sejarah konstruksi Menara Eiffel. Awalnya, tangga ini digunakan sebagai akses utama bagi pengunjung sebelum teknologi lift menjadi pilihan utama. Perubahan ini menandai evolusi fasilitas publik di menara tersebut.

Beberapa bagian dari tangga ini kini dapat ditemukan di lokasi terkenal seperti Museum Besi, Musée d’Orsay, dan La Villette. Satu bagian lainnya masih berada di lantai pertama Menara Eiffel, menjadi saksi bisu transformasi arsitektur dari masa ke masa. Hal ini menunjukkan bahwa setiap potongan memiliki nilai historis yang tinggi.

fragmen yang dilelang memiliki nilai historis dan material tinggi

Fragmen yang akan dilelang memiliki tinggi sekitar 8,5 kaki atau setara 2,5 meter. Struktur tersebut terdiri dari 14 anak tangga yang berasal dari dasar berbentuk salib. Materialnya terbuat dari baja dan lembaran logam yang dipaku, mencerminkan teknik konstruksi khas akhir abad ke-19.

Nilai estimasi dari potongan tangga ini berkisar antara £34.700 hingga £43.400. Jika dikonversikan, nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Harga ini mencerminkan kelangkaan serta nilai sejarah yang melekat pada benda tersebut, sehingga menarik minat kolektor dari berbagai negara.

pelelangan dijadwalkan berlangsung dengan minat tinggi kolektor global

Pelelangan dijadwalkan berlangsung pada 21 Mei 2026 dan akan diselenggarakan oleh Artcurial Auction yang berbasis di Paris. Rumah lelang ini dikenal sering menangani benda-benda seni dan sejarah bernilai tinggi. Proses lelang diperkirakan akan menarik perhatian luas dari kolektor internasional.

Sabrina Dolla, seorang spesialis dari Art Deco Artcurial, menjelaskan alasan pemilik melepas koleksi tersebut. "Dia telah menikmatinya cukup lama dan sekarang keadaannya membawanya ke tempat lain," katanya. Pernyataan ini memberikan gambaran bahwa keputusan menjual bukan semata karena nilai ekonomi.

rekam jejak penjualan sebelumnya menunjukkan nilai yang terus meningkat

Artcurial sebelumnya telah melelang beberapa bagian tangga Menara Eiffel dengan harga yang cukup fantastis. Pada 2013, satu bagian berhasil terjual seharga £184.000. Nilai ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dibanding estimasi awal.

Kemudian pada 2016, Seksi 13 bahkan terjual mencapai £454.800. Sementara itu, bagian keempat laku di angka £141.100, dan Seksi 17 mencapai £220.100. Data ini memperlihatkan bahwa minat terhadap benda bersejarah dari Menara Eiffel terus meningkat dari waktu ke waktu.

nilai simbolis menara eiffel juga hadir dalam ajang olahraga dunia

Selain tangga spiral, bagian lain dari Menara Eiffel juga pernah dimanfaatkan dalam konteks berbeda. Salah satunya adalah penggunaan potongan besi asli dalam medali emas Olimpiade Paris 2024. Elemen ini memberikan nilai simbolis yang kuat pada ajang olahraga tersebut.

Potongan besi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga menjadi representasi sejarah dan budaya Paris. Kehadirannya menjadikan medali tersebut memiliki makna lebih dalam dibanding sekadar nilai material. Hal ini menunjukkan bagaimana warisan budaya dapat diintegrasikan ke berbagai aspek kehidupan modern.

tantangan lingkungan sempat memengaruhi operasional menara eiffel sebelumnya

Menara Eiffel juga pernah menghadapi tantangan akibat kondisi lingkungan ekstrem. Pada Juli 2025, gelombang panas melanda Eropa dan memaksa pengelola menutup puncak menara lebih awal. Langkah ini diambil untuk menjaga keselamatan pengunjung.

Suhu di Paris saat itu dilaporkan mencapai lebih dari 38 derajat Celsius, bahkan mendekati 40 derajat Celsius menurut beberapa sumber. Pemerintah mengeluarkan peringatan gelombang panas tingkat tertinggi untuk sejumlah wilayah, termasuk Île-de-France.

Meskipun demikian, area lantai pertama dan kedua tetap dibuka untuk publik. Air mancur di sekitar menara juga difungsikan sebagai tempat berlindung dari panas. Pengunjung diimbau untuk menjaga hidrasi dan menghindari paparan sinar matahari secara langsung.

Kondisi tersebut mencerminkan bagaimana ikon dunia seperti Menara Eiffel tetap menghadapi tantangan modern. Dari perubahan struktur hingga dampak iklim, semuanya menjadi bagian dari perjalanan panjang monumen ini.

Dengan adanya pelelangan fragmen tangga spiral ini, publik kembali diingatkan bahwa Menara Eiffel bukan hanya sekadar objek wisata. Ia adalah simbol sejarah, inovasi, dan perubahan yang terus relevan hingga kini.

Terkini