JAKARTA - Ben Shelton sukses mengamankan titel juara lapangan rumput perdana miliknya pada turnamen BOSS Open, setelah menaklukkan rekan senegaranya, Taylor Fritz, dalam partai final di Stuttgart, Jerman.
Usai melewati tiga pertandingan awal di Stuttgart melalui babak penentuan set, Shelton kembali harus menempuh jalan serupa di final sebelum akhirnya memastikan kemenangan 6-4, 2-6, 6-4 atas jawara tahun 2025, Fritz.
"Ini sangat berarti bagi saya. Tentu saja ini minggu yang sulit, bukan minggu yang mudah untuk dilewati," kata Shelton dikutip dari ATP, Senin (15/6/2026).
"Saya senang bisa mendapatkan gelar pertama saya di Stuttgart," ujar dia menambahkan.
Berkat kemenangan ini, Shelton menjadi petenis Amerika pertama sejak Sam Querrey pada 2010 yang mampu meraih trofi di lapangan keras, tanah liat, serta rumput dalam satu musim yang sama.
Sebelumnya, ia telah menjuarai ajang ATP Tour di lapangan keras Dallas—di mana ia juga menumbangkan Fritz—serta lapangan tanah liat Munich.
Hingga saat ini, baru petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, yang mampu meraih tiga gelar tingkat tur pada 2026, dengan total lima gelar.
Berdasarkan statistik ATP, Shelton tampil krusial dengan menyelamatkan lima break point pada set pertama serta dua break point di set ketiga saat menghadapi Fritz.
Dengan keberhasilan ini, Shelton—yang sebelumnya selalu menang lewat pertarungan tiga set melawan Marcos Giron, Sho Shimabukuro, dan Jiri Lehecka—kini unggul 3-1 dalam rekor pertemuan melawan Fritz.
"Banyak tekanan. Saya tidak mempermudah diri sendiri, tetapi setiap pemain yang saya hadapi menurut saya bermain sangat baik dan membuat segalanya menjadi sangat sulit," kata Shelton.
Selanjutnya, Shelton akan tetap berada di Jerman untuk berkompetisi sebagai unggulan kedua dalam ajang Terra Wortmann Open di Halle.
Dalam debutnya di turnamen ATP 500 tersebut, petenis berusia 23 tahun itu langsung dihadapkan pada tantangan berat, yakni melawan mantan finalis Wimbledon, Nick Kyrgios, di babak pertama.