Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Minggu, 12 Juli 2026 | 14:20:01 WIB
Bangun 29 Bendungan, Waskita Karya Pacu Ekonomi Nasional [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Waskita Karya (Persero) Tbk terus memperkokoh perannya sebagai mitra pemerintah dalam pengembangan infrastruktur strategis nasional. Lebih dari sekadar aset fisik, perseroan memosisikan diri sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan serta kemunculan pusat ekonomi baru. 

Melalui pembangunan berbagai bendungan dan jaringan irigasi di seluruh pelosok negeri, Waskita menghadirkan manfaat yang melampaui fungsi dasar penyediaan air baku, irigasi, pengendali banjir, hingga pembangkit energi. Infrastruktur tersebut kini berfungsi sebagai katalis bagi sektor pariwisata, pengembangan UMKM lokal, daya tarik investasi daerah, dan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan sejumlah bendungan dengan total investasi mencapai Rp 9,79 triliun, yang diharapkan mampu mendukung produksi 1 juta ton beras melalui pemanfaatan teknologi dan benih unggul.

"Saudara-saudara, saya titip jaga bendungan-bendungan ini dengan baik. Kelola dengan baik, rawat dengan baik, pastikan bahwa air yang dibutuhkan sampai ke para petani," katanya dalam keterangan, Minggu (11/7/2026).

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, menyatakan bahwa pembangunan 29 bendungan selama satu dekade terakhir merupakan wujud komitmen perseroan dalam menciptakan nilai tambah ekonomi melalui infrastruktur sumber daya air. Menurut Waskita, keberhasilan proyek tidak hanya dinilai dari penyelesaian konstruksi, melainkan dari dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan jangka panjang.

“Infrastruktur tersebut menjadi fondasi ketahanan pangan dan ketahanan air nasional, sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru bagi sektor pariwisata, perikanan darat, ekonomi kreatif, UMKM, hingga investasi di daerah,” jelasnya.

Ermy berharap setiap bendungan mampu menghasilkan multiplier effect bagi perekonomian nasional. Saat ini, tujuh bendungan karya Waskita—di antaranya Jlantah, Bener, Leuwikeris, Karian, Margatiga, Tapin, dan Temef—telah bertransformasi menjadi destinasi wisata yang memberdayakan masyarakat lokal dan Pokdarwis. Hal ini mendorong aktivitas ekonomi baru dari sektor kuliner hingga jasa transportasi.

“Inilah wujud peran Waskita Karya sebagai economic value creator dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ucapnya.

Dengan pengalaman lebih dari 65 tahun, Waskita Karya terus melakukan transformasi dan seleksi ketat dalam portofolio proyek agar tetap selaras dengan manfaat ekonomi tinggi serta keberlanjutan bagi negara.

Terkini