AC Milan

Adrien Rabiot Nilai AC Milan Seharusnya Menang Lebih Besar Lawan Bologna

Adrien Rabiot Nilai AC Milan Seharusnya Menang Lebih Besar Lawan Bologna
Adrien Rabiot Nilai AC Milan Seharusnya Menang Lebih Besar Lawan Bologna

JAKARTA - Kemenangan telak AC Milan di markas Bologna tak sepenuhnya membuat Adrien Rabiot merasa puas. 

Meski Rossoneri sukses membawa pulang tiga poin penting, gelandang asal Prancis itu menilai performa timnya masih menyisakan catatan yang seharusnya bisa diperbaiki. Menurut Rabiot, skor akhir belum sepenuhnya mencerminkan peluang yang diciptakan Milan sepanjang pertandingan.

Pada lanjutan Serie A 2025/2026 dini hari WIB, AC Milan bertandang ke Stadion Renato Dall’Ara untuk menghadapi Bologna. Bermain sebagai tim tamu, Milan tampil cukup dominan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Hasil tersebut memperpanjang tren positif Rossoneri di kompetisi domestik.

Meski demikian, Rabiot menegaskan bahwa pertandingan berjalan tidak semudah yang terlihat di papan skor. Ia mengungkapkan bahwa Bologna sempat memberikan tekanan dan membuat Milan kehilangan kendali di beberapa fase permainan. Situasi itulah yang menurutnya harus menjadi bahan evaluasi tim.

Pertandingan Tidak Semudah Skor Akhir

Adrien Rabiot mengakui bahwa Bologna memberikan perlawanan yang cukup merepotkan, terutama pada awal pertandingan. AC Milan sempat kesulitan mengontrol bola dan menjaga ritme permainan. Hal tersebut membuat Rossoneri tidak langsung mendominasi laga seperti yang diharapkan.

“Sebenarnya pertandingan ini tidak semudah yang terlihat,” buka Rabiot kepada DAZN. Ia menilai Bologna bermain cukup disiplin dan berani menekan, sehingga Milan perlu waktu untuk menemukan permainan terbaiknya.

Namun seiring berjalannya laga, Milan perlahan mulai menguasai jalannya pertandingan. Setelah gol pertama tercipta, kepercayaan diri para pemain meningkat dan permainan pun menjadi lebih terkontrol. Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Rossoneri untuk menjauh dari kejaran tuan rumah.

Sempat Kehilangan Kontrol Permainan

Rabiot secara terbuka mengakui bahwa Milan sempat kehilangan kontrol di beberapa momen krusial. Ia menyoroti kesulitan timnya dalam menjaga penguasaan bola, terutama pada fase awal pertandingan. Kondisi itu membuat Bologna sempat leluasa mengembangkan permainan.

“Pada awal laga, kami kesulitan untuk menjaga bola yang kami bawa,” ujar Rabiot. Situasi tersebut membuat Milan tidak langsung bisa mendikte tempo permainan sesuai keinginan mereka.

Meski begitu, ia memuji respons tim yang mampu bangkit dengan cepat. Setelah berhasil mencetak gol, Milan tampil lebih tenang dan efektif. Transisi permainan menjadi lebih rapi, dan lini tengah mulai berfungsi dengan baik dalam mengalirkan bola ke lini depan.

Kepercayaan Diri Meningkat Setelah Gol

Gol pertama menjadi titik balik bagi AC Milan dalam pertandingan ini. Rabiot menilai momen tersebut sangat krusial karena mengubah dinamika permainan secara signifikan. Setelah unggul, Milan bermain dengan lebih percaya diri dan berani mengambil inisiatif menyerang.

Kepercayaan diri yang meningkat membuat Rossoneri mampu memanfaatkan celah di pertahanan Bologna. Aliran bola menjadi lebih lancar, sementara tekanan yang diberikan kepada tuan rumah semakin intens. Hal ini berujung pada terciptanya dua gol tambahan yang memastikan kemenangan Milan.

Rabiot menyebut bahwa secara keseluruhan Milan memang layak menang. Namun ia tetap menilai bahwa performa tim masih bisa ditingkatkan, terutama dalam hal konsistensi sepanjang 90 menit pertandingan.

Harusnya Bisa Menang Lebih Besar

Meski menang tiga gol tanpa balas, Rabiot merasa Milan seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Ia menilai timnya sempat menurunkan intensitas permainan setelah unggul, sehingga peluang-peluang tambahan tidak dimaksimalkan dengan baik.

“Kami seharusnya bisa menambah gol kami, namun kami seakan sudah puas dengan keunggulan kami saat itu,” sambung Rabiot. Menurutnya, sikap tersebut membuat Milan tidak tampil seagresif sebelumnya.

Ia juga menyoroti performa di babak kedua yang dinilainya sedikit menurun. Milan tetap mengontrol pertandingan, namun tidak setajam di paruh pertama. Rabiot menegaskan bahwa aspek tersebut harus diperbaiki jika Milan ingin tampil lebih dominan di laga-laga berikutnya.

Evaluasi Untuk Laga Selanjutnya

Rabiot menilai kemenangan atas Bologna tetap merupakan hasil yang sangat positif. Tiga poin dari laga tandang selalu bernilai penting, terlebih dalam persaingan ketat papan atas Serie A. Namun ia menekankan bahwa Milan tidak boleh cepat berpuas diri.

“Kami harusnya bisa mencetak lebih banyak gol dan bermain dengan lebih baik di babak kedua,” ujar Rabiot. Ia menilai evaluasi diperlukan agar Milan bisa tampil lebih konsisten dari awal hingga akhir pertandingan.

Sebagai tim dengan ambisi besar, Milan dituntut untuk terus meningkatkan kualitas permainan. Rabiot percaya bahwa dengan perbaikan di beberapa aspek, Rossoneri bisa tampil lebih efektif dan mengamankan kemenangan dengan margin yang lebih meyakinkan.

Posisi Milan Di Klasemen Serie A

Berkat kemenangan ini, AC Milan kini mengoleksi 50 poin dari 23 pertandingan Serie A musim 2025/2026. Hasil tersebut membuat mereka bertengger di peringkat kedua klasemen sementara. Milan kini terpaut lima poin dari rival sekota mereka, Inter Milan, yang masih kokoh di puncak.

Persaingan di papan atas Serie A diprediksi akan semakin ketat. Setiap poin menjadi sangat berharga, dan Milan dituntut menjaga konsistensi performa hingga akhir musim. Kemenangan atas Bologna menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

Dengan evaluasi yang disampaikan Rabiot, Milan diharapkan mampu tampil lebih tajam dan dominan. Fokus utama kini adalah menjaga momentum positif sembari terus memperbaiki detail permainan demi menjaga peluang bersaing di jalur juara.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index