Kripto

Harga Kripto 3 Maret 2026 Bitcoin Menguat Pasar Masih Fear

Harga Kripto 3 Maret 2026 Bitcoin Menguat Pasar Masih Fear
Harga Kripto 3 Maret 2026 Bitcoin Menguat Pasar Masih Fear

JAKARTA - Pergerakan aset kripto kembali mencuri perhatian pelaku pasar pada awal Maret 2026. 

Setelah sempat bergerak fluktuatif dalam beberapa hari terakhir, mayoritas koin berkapitalisasi besar menunjukkan tanda pemulihan. Meski demikian, bayang-bayang kekhawatiran investor masih terasa di tengah sentimen global yang belum sepenuhnya stabil.

Data terbaru menunjukkan dinamika harga yang cukup beragam di antara aset kripto papan atas. Ada yang mencatat penguatan signifikan dalam 24 jam terakhir, namun sebagian lainnya masih mengalami tekanan. Kondisi ini menggambarkan bahwa pasar belum sepenuhnya lepas dari fase ketidakpastian.

Berdasarkan data CoinMarketCap sekitar pukul 09.00 WIB, mayoritas kripto kapitalisasi besar mencatatkan penguatan dalam 24 jam terakhir. Tren ini menjadi angin segar setelah sebelumnya pasar sempat bergerak cenderung melemah.

Bitcoin Kembali Menguat Dalam 24 Jam

Bitcoin (BTC) naik 3,03% dalam 24 jam terakhir ke level USD 68.516,09 atau sekitar Rp1,16 miliar (asumsi kurs Rp16.869,00 per dolar AS). Dalam sepekan, BTC masih menguat 6,73%.

Penguatan tersebut memperlihatkan bahwa minat beli terhadap aset kripto terbesar di dunia ini masih cukup solid. Kenaikan mingguan yang mencapai lebih dari enam persen turut memperkuat posisi Bitcoin sebagai penopang utama kapitalisasi pasar kripto global.

Meski demikian, fluktuasi harga tetap menjadi perhatian utama investor. Pergerakan yang cepat dalam waktu singkat menuntut pelaku pasar untuk lebih cermat membaca momentum dan sentimen yang berkembang.

Ethereum Dan Stablecoin Bergerak Stabil

Ethereum (ETH) menguat 2,36% dalam 24 jam ke harga USD 2.008,88 atau setara Rp33,88 juta. Secara mingguan, ETH melonjak 8,98%.

Kinerja Ethereum yang hampir menyentuh kenaikan sembilan persen dalam sepekan menunjukkan optimisme yang cukup kuat terhadap ekosistemnya. Aktivitas jaringan serta minat pada proyek berbasis Ethereum turut mendukung pergerakan positif ini.

Untuk kelompok stablecoin, Tether (USDT) turun tipis 0,02% ke posisi USD 0,9999 atau sekitar Rp16.867, dengan kenaikan mingguan 0,03%. USD Coin (USDC) stabil di level USD 1,00 atau sekitar Rp16.869, naik 0,01% dalam sepekan.

Pergerakan stablecoin yang relatif datar mencerminkan fungsinya sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas. Stabilitas harga di kisaran satu dolar AS menjadi penyeimbang saat aset kripto lain mengalami lonjakan maupun koreksi.

Altcoin Besar Ikut Menghijau

Binance Coin (BNB) menguat 2,10% dalam 24 jam menjadi USD 635,16 atau sekitar Rp10,71 juta. Dalam tujuh hari terakhir, BNB naik 6,17%. XRP terapresiasi 0,78% dalam 24 jam ke harga USD 1,38 atau sekitar Rp23.279, dengan kenaikan mingguan 2,29%.

Kenaikan pada BNB dan XRP menandakan bahwa minat terhadap altcoin besar masih terjaga. Walaupun persentase penguatannya tidak sebesar Ethereum, tren positif ini memperlihatkan distribusi kenaikan yang cukup merata.

Solana (SOL) naik 1,26% dalam 24 jam ke level USD 85,74 atau sekitar Rp1,45 juta. Secara mingguan, SOL melesat 10,26%. TRON (TRX) menguat 0,38% dalam 24 jam ke posisi USD 0,2829 atau sekitar Rp4.772. Dalam tujuh hari terakhir, TRX naik 0,35%.

Lonjakan mingguan Solana yang menembus dua digit menjadi salah satu yang paling menonjol. Sementara itu, TRON mencatat kenaikan yang lebih moderat, namun tetap berada di jalur positif dalam periode tujuh hari.

Sebagian Aset Masih Mengalami Koreksi

Tidak semua kripto berada di zona hijau. Dogecoin (DOGE) justru melemah 0,96% dalam 24 jam ke harga USD 0,09254 atau sekitar Rp1.561, dan terkoreksi 0,21% secara mingguan. Cardano (ADA) turun 1,21% dalam 24 jam ke level USD 0,2736 atau setara Rp4.615, namun masih menguat 4,83% dalam sepekan.

Koreksi pada DOGE dan ADA menunjukkan bahwa tekanan jual masih terjadi pada sejumlah aset. Walau secara mingguan ADA masih mencatatkan penguatan, penurunan harian menjadi sinyal bahwa pasar belum sepenuhnya stabil.

Perbedaan arah pergerakan ini menegaskan karakter pasar kripto yang sangat dinamis. Investor cenderung melakukan rotasi aset, memindahkan dana ke koin yang dinilai memiliki potensi kenaikan lebih besar dalam jangka pendek.

Kapitalisasi Pasar Dan Sentimen Fear

Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto global berada di kisaran USD 2,35 triliun, naik 2,55% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini sejalan dengan menguatnya sebagian besar aset berkapitalisasi besar.

Meski nilai pasar meningkat, indikator sentimen menunjukkan kehati-hatian. Crypto Fear & Greed Index berada di angka 20, yang menunjukkan sentimen pasar masih berada pada level Fear.

Angka tersebut mengindikasikan bahwa pelaku pasar masih diliputi rasa cemas. Kekhawatiran terhadap volatilitas, faktor makroekonomi, serta potensi tekanan regulasi menjadi latar belakang sentimen tersebut.

Dengan kombinasi antara kenaikan harga dan sentimen Fear, pasar kripto saat ini berada dalam fase yang menarik. Di satu sisi, terdapat peluang dari penguatan sejumlah aset utama. Namun di sisi lain, tingkat kehati-hatian tetap tinggi karena risiko koreksi sewaktu-waktu masih terbuka lebar.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index