JAKARTA - Laga semifinal Copa del Rey 2025/2026 menghadirkan ketegangan tinggi hingga detik-detik terakhir sebelum satu eksekusi menentukan mengakhiri perlawanan sengit Athletic Club.
Real Sociedad tampil dengan kepercayaan diri berbekal kemenangan leg pertama, namun tetap menghadapi tekanan besar dari rival regionalnya. Atmosfer Estadio Municipal de Anoeta terasa bergelora sepanjang pertandingan. Pada akhirnya, ketenangan di momen krusial menjadi pembeda yang mengantar tuan rumah ke partai puncak.
Real Sociedad memastikan langkah ke babak final Copa del Rey 2025/2026 setelah menundukkan Athletic Club dengan skor 1-0 pada leg kedua semifinal. Laga digelar di Estadio Municipal de Anoeta pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 03.00 WIB. Gol penentu kemenangan dicetak Mikel Oyarzabal melalui eksekusi penalti pada menit ke-87. Dengan hasil ini, tim besutan Pellegrino Matarazzo melaju ke final dengan keunggulan agregat meyakinkan 2-0.
Sebelumnya, Sociedad telah lebih dulu mengantongi kemenangan 1-0 pada leg pertama di kandang Athletic Club lewat gol Benat Turrientes. Keunggulan agregat itu membuat mereka tampil relatif tenang sepanjang pertandingan di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, Athletic tetap berusaha membalikkan keadaan dengan bermain agresif sejak awal laga. Tekanan demi tekanan dilancarkan demi mengejar defisit gol.
Di partai puncak nanti, Real Sociedad akan berhadapan dengan Atletico Madrid yang lebih dulu menyingkirkan Barcelona dengan agregat 4-3. Final Copa del Rey musim ini dijadwalkan bergulir pada April 2026. Pertemuan tersebut diprediksi berlangsung menarik mengingat kualitas kedua tim. Sociedad kini bersiap menghadapi tantangan terakhir demi meraih trofi bergengsi.
Babak Pertama
Athletic Club langsung mengambil inisiatif menyerang sejak peluit kickoff. Peluang pertama mereka hadir di menit ketiga melalui sundulan Alex Berenguer yang memanfaatkan umpan silang Inaki Williams, namun bola meleset dari gawang. Tim tamu sempat mendominasi jalannya laga dalam lima menit pertama. Namun perlahan, Real Sociedad berhasil merebut kendali dan menekan balik Athletic Club.
Sociedad menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-14 lewat tendangan bebas Carlos Soler. Sepakannya yang mengarah ke sudut atas gawang berhasil dihalau gemilang oleh kiper Alex Padilla. Dominasi tuan rumah terus meningkat memasuki pertengahan babak pertama. Goncalo Guedes dan rekan-rekannya berulang kali menembus lini pertahanan Athletic, meski belum mampu menyelesaikannya menjadi gol.
Peluang paling emas tiba pada menit ke-38. Umpan mendatar Guedes ke depan gawang tak mampu diselesaikan Soler, sementara Ander Barrenetxea terpeleset saat mencoba menuntaskan bola ke gawang kosong. Kesempatan itu membuat publik tuan rumah sempat terdiam. Sociedad sebenarnya sudah berada di posisi sangat menguntungkan untuk menggandakan keunggulan agregat.
Di sisi lain, Athletic Club kesulitan mengembangkan permainan setelah awal yang menjanjikan. Mereka bahkan baru mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama menjelang turun minum melalui Berenguer. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-0, sementara Sociedad masih memimpin agregat 1-0. Situasi tersebut membuat tekanan beralih sepenuhnya kepada tim tamu.
Babak Kedua
Real Sociedad tetap mendominasi jalannya permainan di babak kedua. Mereka berulang kali mengancam lewat situasi bola mati dan serangan dari sisi sayap, namun penyelesaian akhir masih belum menemukan ketajamannya. Athletic mencoba merespons dengan meningkatkan tempo permainan. Namun rapatnya lini belakang tuan rumah membuat peluang bersih sulit tercipta.
Pertandingan berjalan semakin menegangkan memasuki menit-menit akhir. Athletic membutuhkan gol untuk menjaga asa, sementara Sociedad berupaya mempertahankan keunggulan agregat. Intensitas duel meningkat dan pelanggaran tak terhindarkan. Situasi inilah yang kemudian memunculkan momen penentuan.
Pada menit ke-87, wasit menunjuk titik penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Mikel Oyarzabal maju sebagai algojo dengan penuh ketenangan. Eksekusinya sukses mengecoh Alex Padilla dan mengubah skor menjadi 1-0. Gol tersebut sekaligus memastikan agregat 2-0 untuk keunggulan Sociedad.
Sisa waktu pertandingan tak mampu dimanfaatkan Athletic untuk bangkit. Sociedad menjaga fokus hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan tipis itu terasa sangat berarti karena memastikan satu tempat di partai final. Stadion pun bergemuruh merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.
Sociedad Ke Final Dengan Percaya Diri
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi Real Sociedad sepanjang dua leg semifinal. Mereka mampu memanfaatkan keunggulan leg pertama dan tampil disiplin di kandang sendiri. Ketajaman di momen penting menjadi faktor kunci yang menentukan hasil akhir. Penalti Oyarzabal menjadi simbol ketenangan di bawah tekanan.
Kini, fokus Sociedad tertuju pada duel melawan Atletico Madrid di partai puncak. Final yang akan digelar pada April 2026 menjadi kesempatan besar untuk mengukir prestasi. Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi tim. Setelah melewati perlawanan sengit Athletic Club, Real Sociedad selangkah lagi menuju trofi Copa del Rey musim ini.