JAKARTA - Bulan Ramadan menjadi momentum berbagi bagi banyak pihak, termasuk PT PLN (Persero) yang kembali menyalakan harapan masyarakat melalui program sosialnya.
Melalui kegiatan Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 Hijriah, puluhan keluarga prasejahtera akhirnya dapat menikmati listrik secara mandiri. Program ini menjadi wujud kepedulian PLN untuk membantu masyarakat memperoleh akses energi yang aman dan layak.
Di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, program ini dilaksanakan oleh PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra). Melalui kegiatan tersebut, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik kini dapat merasakan manfaat penerangan di rumah mereka. Kehadiran listrik tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas hidup keluarga.
Program Light Up The Dream menjadi salah satu bentuk kontribusi sosial yang dilakukan PLN secara berkelanjutan. Dengan melibatkan pegawai perusahaan sebagai donatur, kegiatan ini menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan. Momentum Ramadan pun dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat semangat berbagi kepada sesama.
Penyalaan Listrik untuk Puluhan Rumah Warga
Dalam pelaksanaan program tersebut, PLN berhasil menyalakan listrik bagi 60 rumah keluarga prasejahtera pada Rabu, 4 Maret 2026. Penyalaan listrik ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat yang selama ini hidup tanpa akses listrik yang memadai. Program ini menjadi bukti nyata kepedulian insan PLN dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan penerangan di rumah warga, tetapi juga membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya listrik, masyarakat dapat melakukan berbagai aktivitas dengan lebih mudah dan nyaman. Hal ini menjadi salah satu dampak positif yang diharapkan dari program sosial tersebut.
Selain itu, penyalaan listrik secara langsung juga menjadi simbol komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi. Dengan semakin banyaknya rumah yang mendapatkan sambungan listrik, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat. Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak sosial yang lebih luas.
Program Nasional Sambungan Listrik Gratis
Program Light Up The Dream Ramadan 1447 Hijriah tidak hanya dilaksanakan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Secara nasional, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Melalui program tersebut, sekitar 2.500 rumah keluarga prasejahtera berhasil mendapatkan sambungan listrik gratis.
Program ini merupakan hasil dari donasi sukarela para pegawai PLN yang ingin membantu masyarakat memperoleh akses listrik. Bantuan tersebut memungkinkan warga untuk mendapatkan sambungan listrik secara legal dan aman. Selain itu, program ini juga memberikan jaminan keberlanjutan penggunaan listrik bagi masyarakat penerima manfaat.
Dengan adanya sambungan listrik resmi, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada sumber listrik tidak resmi. Hal ini tentu memberikan rasa aman sekaligus mengurangi risiko yang dapat terjadi akibat penggunaan listrik yang tidak sesuai standar. Program ini pun menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Warga Rasakan Manfaat Sambungan Listrik
Kehadiran listrik di rumah warga membawa kebahagiaan bagi para penerima manfaat program ini. Salah satunya dirasakan oleh Mely, warga Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia mengaku sangat bersyukur karena akhirnya rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri setelah sebelumnya harus menumpang listrik dari tetangga.
Sebelum mendapatkan bantuan ini, keluarganya harus mengeluarkan biaya sekitar Rp100 ribu setiap bulan untuk menumpang listrik. Kondisi tersebut tentu cukup memberatkan bagi keluarga mereka. Namun setelah adanya sambungan listrik gratis dari PLN, kini mereka dapat menikmati listrik secara mandiri dengan lebih aman.
“Alhamdulillah, terima kasih PLN. Akhirnya rumah kami memiliki listrik sendiri melalui sambungan gratis ini. Sekarang listrik sudah resmi tersambung sehingga lebih aman dan pengeluaran lebih pasti,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Rasa syukur yang sama juga disampaikan oleh warga lainnya yang menerima manfaat dari program tersebut. Bantuan sambungan listrik ini memberikan kemudahan bagi mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Harapan Warga Penerima Program
Kebahagiaan juga dirasakan oleh Fadhillah, warga Kelurahan Damai, Kota Balikpapan, yang turut menerima bantuan dari program tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur karena rumahnya kini telah memiliki sambungan listrik sendiri. Bantuan ini dianggap sangat membantu keluarganya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dengan adanya listrik, aktivitas di rumah menjadi lebih nyaman dan aman. Selain itu, listrik juga membantu memenuhi kebutuhan penerangan di malam hari. Hal ini sangat penting bagi keluarga yang sebelumnya belum memiliki akses listrik yang memadai.
“Terima kasih PLN. Saya sangat bersyukur atas bantuan ini. Semoga PLN terus sukses dan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Harapan tersebut menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap program sosial yang dijalankan PLN. Kehadiran listrik di rumah mereka menjadi awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Komitmen PLN Perluas Akses Energi
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, yang hadir dalam penyalaan simbolis di Desa Tengin Baru menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi masyarakat. Program ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membawa dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, listrik memiliki peran penting dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Kehadiran listrik memungkinkan anak-anak belajar dengan lebih nyaman, terutama pada malam hari. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan listrik untuk menjalankan usaha kecil yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
“Listrik bukan hanya penerang, tetapi juga energi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Anak-anak bisa belajar lebih nyaman dan masyarakat memiliki peluang ekonomi lebih baik,” jelasnya.
Sejak program Light Up The Dream berjalan, PLN UID Kaltimra telah menyalakan sambungan listrik bagi 1.162 rumah keluarga prasejahtera di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Melalui program ini, PLN berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat listrik sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan.