JAKARTA - Di tengah perubahan lanskap industri logistik dan jasa keuangan yang semakin kompetitif, PosIND memanfaatkan akhir tahun sebagai momen refleksi sekaligus penentuan arah strategis.
Melalui Rapat Pimpinan atau RAPIM Q4 2026, perusahaan menegaskan langkah konsolidasi internal untuk memastikan transformasi bisnis berjalan seiring dengan tuntutan pertumbuhan berkelanjutan. Forum ini menjadi ruang penting untuk menyelaraskan kinerja, strategi, dan visi jangka panjang perusahaan.
RAPIM Q4 2026 mengusung tema “Strengthening Logistics for Sustainable Growth” yang mencerminkan fokus PosIND dalam memperkuat peran logistik sebagai tulang punggung bisnis. Tidak hanya sebagai ajang evaluasi kinerja sepanjang tahun 2026, kegiatan ini juga menjadi landasan perumusan kebijakan dan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP 2026 agar lebih adaptif terhadap dinamika pasar.
Forum Strategis Evaluasi Dan Arah Kebijakan Perusahaan
RAPIM Q4 2026 dihadiri oleh Komisaris Utama PosIND Prof. Dr. Muhammad Budi Djatmiko, jajaran Direksi, Senior Leader, EVP Regional I hingga VI, serta pimpinan anak perusahaan dan afiliasi dari seluruh Indonesia. Kehadiran pimpinan lintas level ini menegaskan pentingnya RAPIM sebagai forum strategis yang menyatukan perspektif korporasi secara menyeluruh.
Dalam forum tersebut, seluruh capaian kinerja 2026 dibahas secara komprehensif untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dan penguatan di tahun mendatang. Evaluasi ini menjadi dasar perumusan kebijakan yang lebih terukur dan relevan dengan kebutuhan industri, sehingga PosIND dapat menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan yang semakin dinamis.
Momentum Konsolidasi Menuju Orkestrator Logistik Nasional
Plt Direktur Utama PosIND yang juga Direktur Bisnis Jasa Keuangan, Haris, menekankan bahwa RAPIM Q4 merupakan momentum konsolidasi strategis bagi seluruh insan perusahaan. Ia menilai tahun 2026 sebagai fase penting perubahan peran Pos Indonesia menuju orkestrator logistik nasional yang terintegrasi.
“Tahun 2026 menjadi momentum perubahan peran Pos Indonesia menuju orkestrator logistik nasional, dengan fokus pada penguatan core logistik serta optimalisasi ekosistem secara berkelanjutan, baik secara strategis maupun dalam eksekusi,” tegas Haris dalam sesi Townhall RAPIM Q4 2026. Pernyataan ini menegaskan komitmen manajemen dalam mendorong transformasi yang tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga operasional.
Penguatan Kemitraan Melalui Penandatanganan Kerja Sama
Sebagai bagian dari rangkaian RAPIM Q4 2026, PosIND melakukan penandatanganan tujuh Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama dengan mitra strategis nasional maupun internasional. Kerja sama tersebut mencakup pemanfaatan layanan jasa, penguatan middle mile dan last mile, pengembangan potensi bisnis, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Mitra yang menjalin kerja sama dengan PosIND antara lain Universitas Logistik dan Bisnis Internasional, PT Botani Seed Indonesia, PT Lalamove Logistik Indonesia, PT Pandu Siwi Sentosa, PT Perusahaan Bongkar Muat Sarana Bandar Nasional, PT Albatros Logistik Express, serta W Express Sdn. Bhd dari Malaysia. Kolaborasi ini diharapkan memperluas jaringan dan memperkuat daya saing PosIND di tingkat nasional maupun internasional.
Pertukaran Wawasan Dan Apresiasi Kinerja Insan Perusahaan
RAPIM Q4 2026 tidak hanya berfokus pada agenda formal, tetapi juga diisi dengan berbagai sesi pengayaan wawasan. Salah satunya adalah sharing session bersama DHL Express yang memberikan perspektif global terkait praktik terbaik di industri logistik internasional. Sesi ini menjadi sarana pembelajaran untuk memperkaya strategi dan inovasi PosIND ke depan.
Selain itu, agenda RAPIM juga mencakup paparan evaluasi kinerja 2026 dan RKAP 2026 oleh EVP Regional, pemberian Penghargaan Karya Jasa kepada insan PosIND berprestasi, serta PosIND Award. Rangkaian kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi perusahaan terhadap kontribusi sumber daya manusia yang berperan penting dalam pencapaian kinerja.
Komitmen Transformasi Dan Nilai Tambah Berkelanjutan
Melalui Town Hall Meeting dan arahan strategis RKAP 2026 oleh Plt Direktur Utama, PosIND menegaskan komitmennya untuk terus melakukan transformasi berkelanjutan. Penguatan ekosistem logistik nasional dipandang sebagai kunci untuk menciptakan pertumbuhan perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pemangku kepentingan.
RAPIM Q4 2026 menjadi simbol kesiapan PosIND dalam menghadapi tantangan masa depan dengan strategi yang terarah dan kolaboratif. Dengan fondasi logistik yang semakin kuat dan kemitraan yang luas, PosIND optimistis dapat memainkan peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional serta menghadirkan layanan yang semakin relevan bagi kebutuhan pelanggan di era transformasi industri.