AC Milan

AC Milan Tetap Aktif Cari Bek Tengah Jelang Penutupan Bursa Transfer

AC Milan Tetap Aktif Cari Bek Tengah Jelang Penutupan Bursa Transfer
AC Milan Tetap Aktif Cari Bek Tengah Jelang Penutupan Bursa Transfer

JAKARTA - Performa impresif AC Milan sepanjang musim 2025/2026 tidak membuat manajemen berpuas diri. 

Di balik konsistensi hasil dan catatan belum terkalahkan di Serie A, Rossoneri masih memandang perlunya tambahan kekuatan di sektor bek tengah. Bursa transfer musim dingin 2026 pun dimanfaatkan untuk terus memantau opsi terbaik yang tersedia di pasar.

Stabilitas permainan memang menjadi modal utama Milan sejauh ini. Namun, padatnya jadwal dan tuntutan persaingan di paruh kedua musim membuat kedalaman skuad menjadi isu penting. Manajemen menilai kehadiran satu bek berpengalaman akan sangat membantu menjaga keseimbangan tim dalam situasi krusial.

Konsistensi Milan Tak Menghilangkan Kebutuhan Perkuatan

AC Milan tampil solid sepanjang kompetisi domestik dengan torehan 20 laga tanpa kekalahan. Catatan tersebut menunjukkan struktur permainan yang rapi serta kerja sama lini belakang yang berjalan efektif. Meski demikian, evaluasi internal tetap dilakukan secara rutin oleh jajaran manajemen dan tim pelatih.

Konsistensi tidak selalu menjamin keamanan jangka panjang. Risiko cedera, akumulasi kartu, hingga rotasi pemain menjadi pertimbangan utama. Oleh karena itu, Milan memilih bersikap antisipatif agar performa stabil bisa dipertahankan hingga akhir musim tanpa penurunan kualitas permainan.

Pendekatan Tenang Tanpa Kepanikan di Bursa Januari

Laporan Calciomercato menyebutkan bahwa Milan menjalankan proses pencarian bek tengah dengan pendekatan yang terukur. Tidak ada langkah tergesa-gesa, namun komunikasi dengan berbagai pihak tetap berjalan aktif. Manajemen hanya akan bergerak jika peluang yang muncul benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.

Strategi ini mencerminkan kehati-hatian Rossoneri dalam menjaga keseimbangan finansial dan teknis. Milan ingin memastikan setiap rekrutan membawa dampak positif, bukan sekadar menambah jumlah pemain. Karena itu, nama-nama yang masuk radar harus melewati proses evaluasi mendalam.

Sejumlah Nama Ditawarkan Namun Belum Sepenuhnya Meyakinkan

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah bek tengah telah ditawarkan kepada Milan. Axel Disasi dari Chelsea dan Diogo Leite milik Union Berlin menjadi dua nama yang sempat dibahas serius. Keduanya dinilai memiliki kualitas mumpuni, namun belum sepenuhnya meyakinkan manajemen.

Federico Gatti juga sempat muncul sebagai opsi setelah Juventus membuka peluang negosiasi. Sayangnya, banderol transfer di kisaran €25–30 juta dinilai terlalu tinggi untuk bursa Januari. Milan memilih menahan diri dan tidak melangkah lebih jauh dalam situasi tersebut.

Murillo Masuk Rencana Jangka Menengah Rossoneri

Nama Murillo dari Nottingham Forest turut masuk dalam daftar pantauan. Bek asal Brasil itu menarik perhatian karena konsistensi dan potensinya untuk berkembang lebih jauh. Igli Tare dan Geoffrey Moncada disebut sama-sama mengagumi profil sang pemain.

Meski demikian, peluang merekrut Murillo pada Januari dianggap kurang realistis. Milan lebih memproyeksikan transfer tersebut untuk bursa musim panas mendatang, ketika negosiasi bisa dilakukan dengan waktu yang lebih longgar dan opsi finansial yang lebih fleksibel.

Joe Gomez Prioritas Utama, Opsi Lain Terus Dipantau

Joe Gomez masih menjadi target teratas dalam daftar incaran AC Milan. Rossoneri berencana menjajaki peluang dengan Liverpool guna mengetahui kemungkinan transfer bek internasional Inggris tersebut. Pengalaman dan fleksibilitas Gomez dinilai cocok dengan kebutuhan Milan saat ini.

Selain Gomez, Milan juga memantau Tiago Gabriel dari Lecce yang tampil impresif, termasuk saat bermain di San Siro. Bek muda internasional U-21 Portugal itu diperkirakan baru bisa dilepas pada Juni dengan tawaran besar. Sementara itu, Mario Gila dari Lazio juga mendapat penilaian tinggi, meski peluang kepindahannya lebih terbuka pada bursa musim panas.

Dengan berbagai opsi yang terus dipantau, AC Milan menunjukkan keseriusan dalam menjaga kualitas skuad. Langkah hati-hati namun aktif ini menjadi sinyal bahwa Rossoneri ingin memastikan stabilitas tim tetap terjaga hingga akhir musim, tanpa mengorbankan visi jangka panjang klub.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index