JAKARTA - Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, kembali menunjukkan kualitasnya saat Maung Bandung menaklukkan PSBS Biak 1-0.
Laga pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 25 Januari.
Penampilan cemerlang Teja membantu Persib memperpanjang rekor clean sheet atau tanpa kebobolan saat bermain di kandang sendiri. Dari sembilan laga kandang sejauh ini, delapan berakhir tanpa gol lawan masuk ke gawang.
Kiper berusia 31 tahun itu menekankan bahwa pencapaian ini bukan hasil individu semata. Kesuksesan bertahan juga berkat solidnya koordinasi seluruh pemain di atas lapangan.
“Perasaannya senang, tapi ini berkat semua pemain sehingga permainan berjalan dengan baik,” kata Teja usai laga. Ia menekankan pentingnya kerja tim untuk hasil maksimal.
Catatan Clean Sheet Terbanyak di BRI Super League
Teja Paku Alam kini tercatat sebagai kiper dengan clean sheet terbanyak di BRI Super League 2025/2026. Dari 16 penampilan, ia berhasil mengoleksi 10 kali clean sheet, membuktikan konsistensi permainannya.
Meski torehan pribadi mengesankan, Teja tetap merendah. Ia menilai keberhasilan bertahan tim tidak bisa dilepaskan dari kontribusi lini belakang. Semua pemain memiliki peran penting menjaga gawang Persib tetap aman.
“Alhamdulillah senang, tapi ini berkat pemain lain juga. Jadi tidak bisa karena saya sendiri,” ucap kiper kelahiran Painan, Sumatera Barat itu. Sikap rendah hati Teja mendapat apresiasi dari penggemar.
Keandalan Teja menjadi pondasi Persib untuk bersaing di papan atas klasemen. Clean sheet yang konsisten menambah kepercayaan diri tim menghadapi putaran kedua kompetisi.
Kehadiran Layvin Kurzawa dan Dion Markx
Persib Bandung memperkenalkan Layvin Kurzawa dan Dion Markx sebagai bagian dari skuad putaran kedua BRI Super League. Keduanya langsung diperkenalkan di hadapan Bobotoh selepas laga melawan PSBS Biak.
Teja menyambut kedatangan dua pemain baru ini dengan optimistis. Ia berharap adaptasi mereka cepat dan lini belakang Persib semakin solid menghadapi laga-laga selanjutnya.
“Harapannya semoga kita bisa cepat beradaptasi dan semakin kompak ke depannya,” ujar Teja. Kehadiran Kurzawa dan Markx diharapkan menambah kualitas pertahanan Maung Bandung.
Kedua pemain baru ini juga memberi dimensi berbeda pada skema bertahan tim. Pengalaman Kurzawa di kompetisi Eropa dipandang bisa membawa perspektif baru bagi lini belakang Persib.
Pengalaman Internasional Layvin Kurzawa
Layvin Kurzawa menjadi sorotan publik karena rekam jejaknya di Eropa. Bek berusia 33 tahun itu pernah membela Paris Saint-Germain dan AS Monaco, meraih berbagai gelar domestik dan tampil di Liga Champions.
Pengalaman bermain di level tinggi membuat Kurzawa dianggap mampu meningkatkan kualitas pertahanan Persib. Teja menyatakan, belajar dari sosok senior seperti Kurzawa akan menguntungkan seluruh lini belakang tim.
“Kehadiran pemain seperti dia membawa pengalaman internasional yang penting bagi tim,” ujar Teja. Selain kemampuan bertahan, kehadiran Kurzawa juga diyakini bisa menambah leadership di lapangan.
Adaptasi cepat akan menjadi kunci keberhasilan kedua pemain baru agar langsung memberikan dampak positif bagi performa tim.
Kerja Sama Tim Kunci Keberhasilan Persib
Teja menekankan bahwa rekor clean sheet bukan hanya soal kemampuan individu kiper. Soliditas lini belakang, komunikasi di lapangan, dan strategi pelatih menjadi faktor utama kesuksesan Persib menjaga gawang aman.
Kiper senior ini menegaskan bahwa tim akan terus berusaha menjaga konsistensi. Setiap pemain diharapkan tetap fokus dan disiplin agar performa di putaran kedua BRI Super League tetap maksimal.
Selain itu, kehadiran pemain berpengalaman seperti Kurzawa dan Dion Markx diprediksi akan menambah kualitas komunikasi dan koordinasi di lini belakang. Teja berharap sinergi tim makin kuat.
“Semua pemain harus saling mendukung. Clean sheet adalah hasil kerja tim, bukan individu,” tegas Teja. Filosofi ini menjadi kunci Persib menghadapi jadwal padat putaran kedua.
Target Persib di Putaran Kedua BRI Super League
Persib Bandung menatap putaran kedua dengan optimistis. Target tim adalah tetap kompetitif di papan atas klasemen, menjaga rekor clean sheet, dan memaksimalkan kehadiran pemain baru untuk meningkatkan kualitas permainan.
Teja Paku Alam menjadi simbol konsistensi dan mental bertahan. Bersama pemain senior dan baru, tim bertekad menjaga performa tinggi hingga akhir kompetisi.
Konsistensi kiper dan soliditas lini belakang diyakini akan menjadi faktor penentu Persib bersaing meraih gelar juara musim ini. Semua elemen tim diharapkan tetap kompak, disiplin, dan fokus menghadapi setiap laga.
Dengan kombinasi pengalaman Teja, kualitas Kurzawa, serta kerja sama tim, Persib Bandung menatap sisa musim dengan keyakinan tinggi. Target clean sheet dan pertahanan tangguh menjadi salah satu prioritas utama tim Maung Bandung.