JAKARTA - Yogyakarta selalu punya cara menghadirkan pengalaman kuliner yang membekas, bukan hanya lewat makanan modern, tetapi juga sajian tradisional yang bertahan lintas generasi.
Salah satu kuliner yang konsisten dicari wisatawan dan warga lokal adalah jenang, bubur manis khas Jawa dengan tekstur lembut dan rasa yang menenangkan. Jenang kerap menjadi menu sarapan, teman minum teh, hingga pengganjal perut di sela aktivitas.
Keistimewaan jenang di Yogyakarta tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada nilai budaya yang melekat di setiap mangkuknya. Banyak penjual jenang masih mempertahankan resep turun-temurun, teknik memasak tradisional, hingga cara penyajian sederhana yang sarat makna. Inilah yang membuat jenang selalu dirindukan.
Memasuki tahun 2026, sejumlah tempat makan jenang tetap bertahan sebagai favorit karena konsistensi rasa dan kualitasnya.Berikut rekomendasi tempat makan jenang di Yogyakarta yang layak masuk daftar kunjungan Anda.
Jenang Legendaris Dengan Aroma Tradisional Khas
Jenang Gempol Bu Yah dikenal luas berkat aroma tradisional yang khas dari penggunaan daun pisang sebagai alas saji. Bahan gempol dan jenang dipilih dari beras khusus, menghasilkan tekstur pulen dan lembut. Selain jenang gempol, tersedia bubur sumsum dan bubur mutiara dengan rasa yang tak kalah autentik.
Lokasinya berada di Pasar Pujokusuman, Jalan Kol. Sugiyono Nomor 9, Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta. Warung ini buka sejak pukul 06.00 WIB dan kerap habis dalam waktu singkat. Harga jenang mulai dari Rp5.000 per porsi, menjadikannya favorit banyak kalangan.
Jenang Turun Temurun Tiga Generasi
Jenang Bu Gesti Lempuyangan merupakan ikon kuliner yang telah beroperasi sejak tahun 1950-an. Dikelola oleh tiga generasi, warung ini dikenal dengan konsistensi rasa dan pilihan jenang yang beragam. Tekstur lembut dan rasa manis gurih menjadi ciri khasnya.
Berlokasi di Pasar Lempuyangan, Jalan Tegal Kemuning Nomor 183, Danurejan, Yogyakarta, tempat ini buka pukul 08.00 hingga 11.30 WIB. Varian seperti bubur sumsum, candil, mutiara, hingga jenang campur menjadi favorit pelanggan setia.
Antrean Panjang Di Pusat Kota
Jenang Pasar Bringharjo Bu Darmini menjadi destinasi wajib bagi pencinta jenang yang berkunjung ke pusat kota. Letaknya yang strategis di pintu selatan Pasar Bringharjo membuat warung ini selalu ramai pembeli.
Pilihan menunya meliputi jenang candil, jenang monte, bubur sumsum, dan jenang campur. Harga per cup sekitar Rp10.000 dengan porsi mengenyangkan. Warung ini buka pukul 08.30 hingga 15.00 WIB di Jalan Pabringan Nomor 16, Gondomanan, Yogyakarta.
Eksplorasi Banyak Rasa Dalam Satu Sajian
Jenang 8 Rasa Bu Jum menawarkan pengalaman berbeda dengan menghadirkan delapan varian jenang dalam satu mangkuk. Pengunjung bebas memilih kombinasi rasa sesuai selera, mulai dari sumsum, kacang hijau, ketan hitam, candil, hingga mutiara.
Berlokasi di Pasar Kranggan, tempat ini buka pukul 07.00 hingga 13.00 WIB. Harga jenang mulai Rp5.000 untuk cup gelas dan Rp10.000 hingga Rp14.000 untuk mangkuk, menjadikannya pilihan fleksibel untuk sarapan maupun camilan.
Cita Rasa Klasik Yang Konsisten
Jenang Gempol Bu Atik dikenal dengan cita rasa klasik yang tetap terjaga. Resep tradisional dan bahan berkualitas menjadi kunci kelezatan jenang gempol yang disajikan setiap hari.
Warung ini berada di Pasar Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Buka pukul 06.00 hingga 10.00 WIB dengan harga sekitar Rp9.000 per cup. Datang lebih pagi sangat disarankan agar tidak kehabisan.
Manis Legit Favorit Camilan Sore
Jenang Papringan Mbah Sastro menawarkan jenang candil dan ketan hitam dengan rasa manis legit yang kuat. Tekstur kenyal dan porsi pas membuatnya cocok sebagai camilan sore hari.
Lokasinya di Jalan Petung, Demangan Baru, Caturtunggal, Sleman. Warung ini mulai buka pukul 16.00 WIB dengan harga jenang mulai Rp4.000 per porsi, menjadikannya salah satu pilihan jenang paling terjangkau.
Ikon Kuliner Pagi Pasar Ngasem
Jenang Yu Jumilah Pasar Ngasem menjadi langganan pengunjung pasar sejak pagi hari. Tempat ini menawarkan berbagai varian jenang tradisional dengan tekstur kental dan rasa autentik.
Berlokasi di Pasar Ngasem, Patehan, Kraton, Yogyakarta, warung ini telah berjualan lebih dari 25 tahun. Harga jenang dikenal ramah di kantong, membuatnya selalu ramai pembeli setiap pagi.
Jenang Tradisional Kawasan Kotagede
Jenang Yu Mar menjadi salah satu destinasi kuliner legendaris di Kotagede. Menu andalannya adalah jenang campur dengan berbagai varian dalam satu wadah, menghadirkan rasa manis dan gurih yang seimbang.
Lokasinya berada di Jalan Kebun Raya Nomor 11, Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta, tepat di depan gerbang timur Gembira Loka Zoo. Buka pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kecuali Selasa, dengan harga mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi.
Poin Rekomendasi Tempat Makan Jenang di Yogyakarta
• Jenang Gempol Bu Yah – Pasar Pujokusuman
• Jenang Bu Gesti Lempuyangan – Pasar Lempuyangan
• Jenang Bu Darmini – Pasar Bringharjo
• Jenang 8 Rasa Bu Jum – Pasar Kranggan
• Jenang Gempol Bu Atik – Pasar Caturtunggal
• Jenang Papringan Mbah Sastro – Demangan Baru
• Jenang Yu Jumilah – Pasar Ngasem
• Jenang Yu Mar – Kotagede
Deretan tempat ini membuktikan bahwa jenang tetap menjadi bagian penting dari denyut kuliner Yogyakarta. Setiap mangkuknya menghadirkan rasa, cerita, dan tradisi yang terus hidup hingga kini.