Lexus Hentikan Penjualan Mobil Listrik UX 300e Setelah Beberapa Tahun Dipasarkan Global

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:30:22 WIB
Lexus Hentikan Penjualan Mobil Listrik UX 300e Setelah Beberapa Tahun Dipasarkan Global

JAKARTA - Perjalanan mobil listrik pertama dari Lexus akhirnya mencapai titik akhir di sejumlah pasar global. 

Model SUV listrik yang sebelumnya menjadi pionir elektrifikasi Lexus kini tidak lagi diproduksi dan telah dihapus dari situs resmi perusahaan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Kendaraan yang dimaksud adalah Lexus UX 300e, sebuah crossover listrik yang sempat menjadi langkah awal Lexus dalam memasuki era kendaraan listrik murni. Mobil ini pertama kali diperkenalkan sebagai bagian dari strategi elektrifikasi merek premium tersebut.

Namun setelah beberapa tahun dipasarkan, UX 300e kini tidak lagi tersedia di berbagai situs resmi Lexus. Keputusan ini menandai berakhirnya perjalanan model listrik pertama Lexus di sejumlah pasar otomotif dunia.

Meskipun demikian, beberapa varian lain dari keluarga UX yang menggunakan teknologi berbeda masih tetap dipertahankan oleh perusahaan di beberapa wilayah tertentu.

Model UX 300e Tak Lagi Tersedia di Berbagai Negara

Informasi mengenai penghentian produksi UX 300e pertama kali dilaporkan oleh media otomotif Inggris, Auto Express. Media tersebut menyebutkan bahwa model listrik ini sudah tidak lagi ditampilkan dalam daftar kendaraan pada situs resmi Lexus Inggris.

Sementara UX 300e tidak lagi tersedia, varian lain yang masih berada dalam keluarga model yang sama tetap dipasarkan. Salah satu model yang masih bertahan adalah Lexus UX 300h yang menggunakan teknologi hybrid.

Keberadaan model hybrid tersebut menunjukkan bahwa Lexus masih mempertahankan lini produk UX, meskipun varian listrik murninya telah dihentikan di sejumlah pasar.

Di Indonesia, situasi serupa juga terjadi. UX 300e yang sebelumnya dipasarkan sebagai kendaraan listrik pertama Lexus di kawasan Asia Tenggara kini sudah tidak ditemukan lagi di situs web resmi Lexus Indonesia.

Hal tersebut memperkuat indikasi bahwa model ini memang telah dihentikan penjualannya di berbagai wilayah.

Sejarah Kehadiran UX 300e di Indonesia

Di pasar Indonesia, UX 300e pertama kali diperkenalkan pada tahun 2020. Kehadirannya saat itu menjadi tonggak penting bagi Lexus dalam memperkenalkan teknologi kendaraan listrik murni kepada konsumen premium di Tanah Air.

Model ini hadir sebagai SUV listrik pertama Lexus yang dijual di kawasan Asia Tenggara. Kehadirannya juga menandai langkah awal merek tersebut dalam menghadirkan kendaraan berbasis baterai di pasar regional.

Sebagai model generasi awal kendaraan listrik Lexus, UX 300e memang membawa spesifikasi yang masih tergolong standar jika dibandingkan dengan kendaraan listrik terbaru saat ini.

Namun pada masanya, mobil ini menjadi simbol perubahan strategi Lexus menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan serta mendukung tren elektrifikasi global.

UX 300e juga menjadi salah satu upaya awal Lexus dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap teknologi kendaraan listrik.

Spesifikasi Motor dan Performa Kendaraan

Dari sisi spesifikasi, UX 300e dibekali motor listrik dengan kapasitas baterai sebesar 54,35 kWh. Motor tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 201 HP serta torsi maksimal sebesar 300 Nm.

Performa tersebut cukup memadai untuk sebuah kendaraan listrik crossover pada saat pertama kali diperkenalkan ke pasar.

Dalam hal jarak tempuh, kendaraan ini mampu menempuh perjalanan hingga sekitar 300 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP.

Angka tersebut memang masih lebih rendah dibandingkan kendaraan listrik generasi terbaru yang kini mulai menawarkan jarak tempuh yang jauh lebih panjang.

Sebagai perbandingan, model Lexus terbaru seperti Lexus RZ 300e mampu menempuh jarak hingga sekitar 450 kilometer berdasarkan standar WLTP.

Model tersebut juga menggunakan baterai dengan kapasitas lebih besar, yakni sekitar 72,8 kWh. Hal ini menunjukkan perkembangan teknologi baterai kendaraan listrik yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Keterbatasan Infrastruktur Pengisian Daya

Selain faktor teknologi, salah satu hal yang turut memengaruhi perjalanan UX 300e adalah sistem pengisian daya yang digunakan pada kendaraan tersebut.

UX 300e yang dipasarkan di Inggris diketahui menggunakan konektor pengisian tipe CHAdeMO yang merupakan standar dari Jepang.

Daya pengisian maksimal untuk konektor tersebut berada pada kisaran 50 kW. Dalam beberapa tahun terakhir, standar pengisian ini mulai jarang digunakan di berbagai wilayah seperti Eropa dan Amerika Utara.

Banyak produsen kendaraan listrik kini beralih menggunakan standar CCS atau bahkan protokol pengisian terbaru seperti NACS yang mulai berkembang di sejumlah pasar otomotif global.

Perubahan standar pengisian daya tersebut membuat fasilitas yang kompatibel dengan konektor CHAdeMO semakin sulit ditemukan di beberapa wilayah.

Hal ini secara tidak langsung dapat memengaruhi kenyamanan pengguna kendaraan listrik yang menggunakan sistem pengisian tersebut.

Penjualan Terbatas di Pasar Global

Data dari situs otomotif Inggris How Many Left menunjukkan bahwa jumlah UX 300e yang terdaftar di Inggris sejak Januari 2021 kurang dari 3.400 unit.

Angka tersebut tergolong cukup kecil jika dibandingkan dengan kendaraan lain di segmen otomotif yang sama.

Sebagai perbandingan, penjualan Ford Puma di Inggris pada Januari tahun ini saja bahkan lebih banyak dibandingkan total penjualan UX 300e dalam lima tahun terakhir.

Data tersebut menggambarkan bahwa permintaan terhadap UX 300e di beberapa pasar memang tidak terlalu besar.

Faktor jarak tempuh, teknologi pengisian daya, serta persaingan kendaraan listrik yang semakin ketat kemungkinan menjadi penyebab terbatasnya penjualan model tersebut.

Meski UX 300e telah dihentikan di sejumlah pasar, beberapa varian lain dari model UX masih tetap dipasarkan di wilayah Eropa maupun Amerika Serikat.

Sementara itu di Indonesia, seluruh varian UX saat ini sudah tidak lagi tercantum dalam situs resmi Lexus. Hingga saat ini perusahaan juga belum mengumumkan model pengganti untuk lini kendaraan tersebut di pasar nasional.

Terkini