JAKARTA - Pemerintah Kota Batam menyiapkan operasi pasar murah sebagai langkah strategis untuk menjaga keterjangkauan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Inisiatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar, meski permintaan meningkat selama Ramadan dan menjelang hari raya.
Langkah Pemko Batam ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Nasional. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa operasi pasar murah merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus pengendalian inflasi di tingkat daerah.
Operasi Pasar Murah Diperluas di Beberapa Wilayah
Menurut Amsakar, operasi pasar murah akan dilakukan secara intensif di sejumlah titik strategis di Batam. Hal ini bertujuan agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula dengan harga terjangkau. Pemerintah daerah juga menyiapkan koordinasi dengan distributor dan pedagang agar pasokan tetap lancar.
“Berbagai arahan dalam rapat koordinasi akan kami tindaklanjuti segera. Sinergi dengan Forkopimda dan pihak terkait lain terus diperkuat agar pengendalian inflasi berjalan optimal,” ujar Amsakar. Ia menekankan bahwa operasi pasar bukan hanya soal harga, tetapi juga soal memastikan ketersediaan barang di tengah lonjakan permintaan.
Inflasi Nasional dan Regional Tetap Terkendali
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa inflasi nasional hingga Februari 2026 tercatat sebesar 4,76 persen. Sementara itu, Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Batam, mencatat inflasi sebesar 3,45 persen, menjadikannya salah satu provinsi dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia.
Tito menekankan bahwa meskipun angka inflasi relatif rendah, langkah konkret pemerintah daerah tetap dibutuhkan, terutama menjelang hari besar keagamaan. Operasi pasar, inspeksi pasar, serta koordinasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar harga kebutuhan pokok tidak melonjak.
Koordinasi Lintas Sektor untuk Stabilitas Harga
Selain melibatkan Forkopimda, Pemko Batam juga memperkuat kerja sama dengan asosiasi pengusaha, pengelola pasar, dan distributor. Koordinasi ini dimaksudkan untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap lancar, sehingga intervensi seperti operasi pasar murah dapat berjalan efektif bila terjadi kenaikan harga.
“Inflasi harus dikendalikan bersama. Pemerintah daerah perlu bergerak cepat dan tepat agar harga kebutuhan pokok tetap stabil, terutama menjelang Idulfitri,” jelas Tito. Intervensi melalui gerakan pasar murah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal.
Menjaga Kesiapan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat
Selain pengendalian harga, Pemko Batam juga mempersiapkan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idulfitri. Amsakar menyebut koordinasi lintas sektor ditingkatkan agar pengamanan berjalan optimal dan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan aman dan tertib.
“Pengamanan yang baik tidak hanya soal aparat, tetapi juga keterlibatan seluruh pihak agar masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman selama Idulfitri,” kata Amsakar. Langkah ini sekaligus mendukung kelancaran distribusi kebutuhan pokok yang menjadi fokus utama operasi pasar murah.
Antisipasi Lonjakan Permintaan Menjelang Hari Raya
Berdasarkan survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan, sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik pada Idulfitri tahun ini. Lonjakan mobilitas ini biasanya diikuti dengan meningkatnya permintaan kebutuhan pokok, sehingga operasi pasar murah menjadi langkah penting untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga.
Pemko Batam menekankan bahwa langkah pengendalian inflasi bukan hanya untuk menjaga harga, tetapi juga untuk memastikan masyarakat dari berbagai kalangan tetap dapat merayakan Idulfitri dengan tenang. Operasi pasar murah menjadi strategi nyata untuk menyeimbangkan pasokan dan harga, serta memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat.
Dengan berbagai upaya ini, Batam diharapkan mampu mempertahankan stabilitas harga pangan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Kombinasi koordinasi lintas sektor, operasi pasar, dan pengawasan distribusi menjadi kunci keberhasilan pengendalian inflasi daerah.