JAKARTA - Pergerakan aset digital kembali menunjukkan geliat positif setelah sempat mengalami tekanan tajam pada perdagangan sebelumnya.
Pelaku pasar mulai melihat adanya peluang pemulihan seiring menguatnya minat beli. Momentum ini mendorong kapitalisasi pasar kripto bergerak lebih tinggi. Optimisme perlahan kembali terbentuk.
Dalam 24 jam terakhir, BTC menguat +4,20% bergerak di di level $69.200 (IDR 1.168.995.600), kembali membangun momentum pemulihan setelah sempat turun kebawah $66.000 kemarin. Dominasi pasar BTC (BTC.D) kini berada di level 59,45%, sementara total kapitalisasi pasar aset kripto juga melonjak +3,33% menjadi ke level $2,34 triliun.
Pergerakan Aset Dengan Kenaikan Dan Penurunan Signifikan
Berikut data Top Gainers dan Top Losers dalam 24 jam*
Top Gainer Top Losers
Aria AI ARIA +32,50% The Root Chain ROOT -22,55%
Dogs DOGS +27,50% Unifai Network UAI -21,55%
Flow FLOW +24,30% Jelly-My-Jelly JELLYJELLY -16,40%
*Data di atas diambil pada pukul 08:00 WIB
Data tersebut menunjukkan dinamika volatilitas yang tinggi pada sejumlah aset kripto. Lonjakan harga tajam terjadi pada beberapa token. Di sisi lain tekanan jual juga masih kuat. Fluktuasi ini mencerminkan pasar yang aktif.
Bitcoin Kembali Menguat Di Tengah Tekanan Geopolitik
Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan volatilitas tinggi dengan berhasil merangkak naik kembali ke atas level $69.000 pagi ini, setelah sempat terkoreksi hingga menyentuh level di bawah $66.000 pada perdagangan kemarin. Sentimen pasar saat ini dibayangi oleh eskalasi perang AS Iran. Kondisi tersebut memicu gejolak pasar energi global.
Ledakan harga minyak mentah WTI sebesar 20% ke level $110 per barel menandai level tertinggi dalam empat tahun terakhir dan menggandakan harga sejak awal 2026. Kenaikan energi memicu kekhawatiran inflasi. Tekanan makro ikut membentuk arah pasar kripto. Investor mencermati risiko lanjutan.
Akumulasi Korporasi Dan Arus Dana ETF
Di tengah ketegangan makro tersebut, akumulasi korporasi justru semakin masif di mana “Strategy” baru saja melaporkan akuisisi 17.994 BTC senilai $1,28 miliar dengan harga rata-rata $70.946 per koin sepanjang minggu lalu. Aksi ini menunjukkan kepercayaan institusi tetap kuat. Pembelian besar memberi sentimen positif.
Aksi ini membawa total kepemilikan mereka menjadi 738.731 BTC dan mendorong total kepemilikan perusahaan publik mendekati ambang 5% dari seluruh suplai Bitcoin. Sejalan dengan agresivitas korporasi, pasar ETF Bitcoin Spot juga mencatatkan net inflow mingguan sebesar $568,45 juta per 6 Maret.
Arus dana tersebut menandai dua pekan hijau berturut turut setelah periode buruk di tiga pekan awal Februari. Aliran modal institusi menjadi penopang penting pasar. Likuiditas meningkat secara bertahap. Kepercayaan investor mulai pulih.
Fokus Pasar Pada Data Inflasi Amerika Serikat
Fokus pasar kini tertuju pada rilis data CPI AS besok (11/3) dengan ekspektasi inflasi di angka 2,5%, yang jika tetap “lengket” di atas target 2% The Fed akibat kenaikan harga energi, berisiko menunda pemangkasan suku bunga. Data ini menjadi katalis utama pasar global.
Skenarionya cukup kontras: angka di bawah ekspektasi akan menjadi katalis risk on untuk mendorong BTC menuju resistansi $72.000, sementara data yang lebih tinggi dari perkiraan akan memicu sikap hawkish The Fed yang berpotensi menekan harga kembali ke bawah $66.000.
Hari ini, Bitcoin berpotensi bergerak di rentang harga $67.000 hingga $71.000. Ethereum berpotensi bergerak di sekitar $1.900 hingga $2.200. Rentang ini menjadi acuan trader jangka pendek. Pergerakan cepat masih mungkin terjadi.
Rekomendasi Altcoin Potensial Hari Ini
Rekomendasi Altcoin
DOT Layer 0
Entry: IDR25,000
Take Profit: IDR30,000
Stop Loss: IDR22,900
Beli DOT
VIRTUAL AI Agents
Entry: IDR11,000
Take Profit: IDR13,500
Stop Loss: IDR10,200
Beli VIRTUAL
CHZ Layer 1
Entry: IDR635
Take Profit: IDR760
Stop Loss: IDR590