Saham

IHSG Diprediksi Koreksi Terbatas Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Diprediksi Koreksi Terbatas Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis
IHSG Diprediksi Koreksi Terbatas Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

JAKARTA - Pergerakan pasar saham Indonesia pada perdagangan Jumat, 6 Maret 2026 diperkirakan mengalami koreksi terbatas setelah sebelumnya mencatat penguatan cukup signifikan. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis berhasil ditutup naik 1,76 persen hingga berada di level 7.710. Kenaikan tersebut menunjukkan sentimen positif di pasar saham domestik.

Meski demikian, sejumlah analis memproyeksikan adanya potensi penurunan terbatas pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks diperkirakan masih berada dalam fase konsolidasi setelah reli yang terjadi pada sesi sebelumnya. Koreksi yang terjadi dinilai sebagai bagian dari dinamika pasar yang masih berada dalam tren pergerakan teknikal tertentu.

Para analis menyebut bahwa investor perlu memperhatikan beberapa level teknikal penting. Level support dan resistance menjadi acuan untuk memantau arah pergerakan indeks dalam jangka pendek. Selain itu, sejumlah saham juga direkomendasikan oleh analis sebagai pilihan perdagangan hari ini.

Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini

Analis teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG akan bergerak dalam fase koreksi setelah mengalami penguatan sebelumnya. Ia menilai bahwa area koreksi indeks berpotensi berada dalam rentang tertentu yang perlu dicermati oleh pelaku pasar.

Menurut Herditya, area koreksi IHSG diperkirakan berada pada kisaran 7.140 hingga 7.391. Sementara itu, level support indeks berada di area 7.311 dan 7.391. Di sisi lain, level resistance diperkirakan berada di kisaran 7.934 hingga 8.154.

“Kami memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [y] dari wave 4 atau dari wave (2) pada label merah. Hal tersebut berarti, perlu dicermati area 7.140-7.391 sebagai area koreksi berikutnya,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.

Pandangan Analis Lain Soal Arah IHSG

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus. Ia menilai bahwa pergerakan IHSG masih berpotensi mengalami pelemahan, namun dalam skala yang relatif terbatas.

Menurut Nico, indeks diperkirakan bergerak dalam fase konsolidasi pada perdagangan hari ini. Pergerakan tersebut biasanya terjadi setelah pasar mengalami kenaikan cukup signifikan dalam waktu singkat. Kondisi ini dianggap sebagai penyesuaian alami dalam pergerakan pasar saham.

“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 7.460-7.860,” ucap Nico. Dengan demikian, investor disarankan memperhatikan area tersebut sebagai indikator arah pergerakan pasar dalam jangka pendek.

Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas

Selain memberikan proyeksi terhadap pergerakan indeks, MNC Sekuritas juga memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dapat diperhatikan investor pada perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut dinilai memiliki potensi pergerakan menarik berdasarkan analisis teknikal yang dilakukan.

Salah satu saham yang direkomendasikan adalah PT Archi Indonesia Tbk (ARCI). Saham ini ditutup pada harga Rp1.785 dan mendapatkan rekomendasi speculative buy. Pergerakan ARCI dinilai berada pada awal wave (v) dari wave [i] dari wave 5 yang mengindikasikan potensi kelanjutan tren penguatan.

Selain itu terdapat saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang ditutup pada level Rp895. Saham ini mendapatkan rekomendasi buy on weakness. CDIA diperkirakan berada pada bagian dari wave (5) dari wave {C} sehingga dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan harga.

Pilihan Saham Lain yang Direkomendasikan

Rekomendasi berikutnya dari MNC Sekuritas adalah saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Pada perdagangan sebelumnya saham INCO berakhir di level Rp6.325. Saham ini mendapatkan rekomendasi speculative buy dari analis.

Pergerakan INCO dinilai sedang berada pada fase wave [a] dari wave 2. Fase tersebut biasanya merupakan tahap awal pembentukan struktur koreksi sebelum potensi pergerakan berikutnya terjadi. Karena itu, saham ini dinilai menarik untuk dicermati oleh investor yang mengikuti analisis teknikal.

Sementara itu saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) juga masuk dalam daftar rekomendasi. Saham NICL ditutup pada harga Rp1.060 dan mendapatkan rekomendasi buy on weakness. Pergerakan saham ini diperkirakan berada pada awal wave A dari wave (B) sehingga peluang akumulasi dinilai dapat dipertimbangkan saat harga melemah.

Rekomendasi Saham dari Pilarmas Investindo Sekuritas

Selain MNC Sekuritas, Pilarmas Investindo Sekuritas juga memberikan daftar saham pilihan untuk perdagangan hari ini. Saham-saham tersebut dipilih berdasarkan analisis terhadap kondisi pasar serta potensi pergerakan sektor tertentu di bursa saham.

Beberapa saham yang direkomendasikan oleh Pilarmas Investindo Sekuritas antara lain PT AKR Corporindo Tbk (AKRA). Perusahaan ini dikenal bergerak di bidang distribusi bahan bakar serta logistik energi dan kimia.

Selain itu terdapat PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang juga masuk dalam daftar rekomendasi analis. Perusahaan ini bergerak dalam sektor pertambangan dan bahan baku baterai yang menjadi salah satu sektor yang cukup diperhatikan investor.

Saham lainnya yang direkomendasikan adalah PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Emiten ini merupakan perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan emas dan mineral yang kerap menjadi perhatian pasar ketika harga komoditas bergerak.

Sebagai catatan, rekomendasi saham yang disampaikan analis bukan merupakan ajakan langsung untuk membeli atau menjual saham tertentu. Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas, sedangkan keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Oleh karena itu, investor disarankan untuk melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index