JAKARTA - Pergerakan harga logam mulia kembali menjadi perhatian pelaku pasar pada awal pekan.
Tren yang sempat menguat di akhir pekan sebelumnya kini berbalik arah. Investor dan masyarakat yang memantau instrumen lindung nilai dibuat mencermati perubahan terbaru. Penurunan harga terjadi cukup signifikan dalam satu hari perdagangan.
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau PT Aneka Tambang Tbk merosot pada perdagangan Senin. Harga emas Antam hari ini turun Rp 55.000. Koreksi ini mengakhiri tren penguatan yang sempat terjadi sebelumnya. Pelaku pasar pun menyesuaikan strategi transaksi mereka.
Mengutip laman logammulia.com, harga emas Antam merosot menjadi Rp 3.004.000 per gram. Pada perdagangan Sabtu pekan lalu, harga emas Antam dipatok Rp 3.059.000 per gram. Selisih harga tersebut mencerminkan tekanan yang terjadi di pasar emas domestik. Perubahan ini menjadi acuan penting bagi investor ritel.
Untuk harga buyback emas Antam hari ini juga anjlok. Hari ini harga buyback emas Antam turun Rp 65.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam dipatok Rp 2.757.000. Nilai ini menjadi patokan bagi pemilik emas yang ingin menjual kembali kepemilikannya.
Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.757.000 gram. Skema ini memudahkan masyarakat memahami selisih harga beli dan jual. Informasi buyback kerap menjadi pertimbangan utama investor. Terutama bagi yang bertransaksi jangka pendek.
Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram. Rekor tersebut masih menjadi referensi performa tertinggi logam mulia domestik.
Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik. Transparansi data menjadi faktor penting dalam perdagangan emas.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut daftar harga emas Antam hari ini Senin, 9 Maret 2026. Rincian harga disusun berdasarkan berat emas batangan. Informasi ini memudahkan pembeli menyesuaikan kebutuhan investasi. Setiap ukuran memiliki nilai yang berbeda.
Harga emas 0,5 gram: Rp 1.552.000
Harga emas 1 gram: Rp 3.004.000
Harga emas 2 gram: Rp 5.958.000
Harga emas 3 gram: Rp 8.919.000
Harga emas 5 gram: Rp 14.835.000
Harga emas 10 gram: Rp 29.590.000
Harga emas 25 gram: Rp 73.810.000
Harga emas 50 gram: Rp 147.455.000
Harga emas 100 gram: Rp 294.760.000
Harga emas 250 gram: Rp 736.590.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.472.900.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.944.600.000.
Proyeksi Pergerakan Harga Emas
Sebelumnya, harga emas dunia diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada awal pekan perdagangan Senin (9/3/2026). Pergerakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor global, mulai dari dinamika geopolitik hingga arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Kondisi eksternal memberi dampak signifikan pada pasar domestik.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas masih memiliki peluang bergerak naik, meskipun potensi koreksi juga tetap terbuka jika tekanan pasar meningkat. Proyeksi ini menjadi referensi pelaku pasar. Investor memantau level teknikal secara ketat.
Pada perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia tercatat ditutup di level USD 5.171 per troy ons. Sementara itu, harga emas logam mulia di dalam negeri berada di kisaran Rp 3.059.000 per gram. Pergerakan global dan domestik saling memengaruhi.
Ibrahim menjelaskan, jika harga emas dunia mampu menembus level resistance pertama di USD 5.229 per troy ons, maka harga emas logam mulia di pasar domestik berpotensi naik hingga sekitar Rp 3.095.000 per gram pada perdagangan Senin (9/3). Proyeksi ini berbasis analisis teknikal.
"Apabila harga emas dunia naik di resistance pertama USD 5.229, kemungkinan besar untuk logam mulianya di hari Senin (9/3) di Rp 3.095.000 per gram," kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026). Pernyataan ini memberi gambaran potensi arah harga.
Peluang Penguatan Jangka Menengah
Potensi penguatan juga masih terbuka dalam jangka waktu lebih panjang. Apabila dalam sepekan harga emas dunia mampu menembus resistance kedua di USD 5.395 per troy ons, maka harga logam mulia di dalam negeri diperkirakan dapat menyentuh Rp 3.150.000 per gram.
"Apabila dalam satu minggu harga emas dunia naik di resistance kedua di USD 5.395 per troy ons, kemungkinan besar logam mulianya itu di Rp 3.150.000 per gram," ujarnya. Proyeksi ini memberi optimisme bagi investor jangka menengah.
Risiko Koreksi Harga Emas
Di sisi lain, Ibrahim juga mengingatkan bahwa harga emas dunia tetap memiliki potensi penurunan apabila tekanan pasar meningkat. Jika harga emas turun ke support pertama di USD 5.095 per troy ons, maka harga logam mulia diperkirakan bisa melemah ke sekitar Rp 3.030.000 per gram.
Penurunan yang lebih dalam dapat terjadi jika harga emas dunia menembus support kedua di USD 4.959 per troy ons. Dalam skenario ini, harga emas logam mulia berpotensi turun hingga sekitar Rp 2.900.000 per gram. Risiko koreksi tetap perlu diantisipasi pelaku pasar.
"Kemudian kalau seandainya harga emas dunia turun di support kedua, di USD 4.959, kemungkinan besar logam mulianya di Rp 2.900.000 troy ons," ujarnya.
Faktor Penentu Pergerakan Harga Emas
Menurut Ibrahim, ada beberapa faktor utama yang akan mempengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat. Salah satunya adalah situasi geopolitik global yang masih memanas di sejumlah kawasan. Ketidakpastian global memicu volatilitas pasar.
Selain itu, dinamika politik di Amerika Serikat juga berpotensi memicu volatilitas di pasar keuangan global, yang pada akhirnya berdampak pada harga emas. Faktor lain yang tak kalah penting adalah perang dagang antarnegara serta arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat.
"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas dunia dan logam mulia mengalami kenaikan. Yang pertama adalah faktor geopolitik, kedua faktor perpolitikan Amerika, kemudian ketiga faktor perang dagang, yang keempat adalah kebijakan Bank Sentral Amerika," pungkasnya.