PLN

PLN UID Bali Gelar Sembako Murah Ramadan Dukung Sambungan Listrik Warga

PLN UID Bali Gelar Sembako Murah Ramadan Dukung Sambungan Listrik Warga
PLN UID Bali Gelar Sembako Murah Ramadan Dukung Sambungan Listrik Warga

JAKARTA - Bulan suci Ramadan kembali menjadi momentum berbagi bagi berbagai pihak untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. 

Semangat kepedulian sosial diwujudkan melalui program yang menyentuh kebutuhan pokok sekaligus membuka akses layanan dasar. Inisiatif ini memadukan bantuan pangan terjangkau dengan dukungan terhadap pemerataan listrik. Upaya tersebut dirancang agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga prasejahtera.

PT PLN Persero Unit Induk Distribusi Bali menghadirkan program Terang Berkah Ramadan dengan menyediakan 1.200 paket sembako tebus murah bagi masyarakat. Kegiatan pengambilan paket dilaksanakan di Kantor BPBD Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Sabtu. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Masyarakat dapat menebusnya dengan harga Rp70.000 per paket.

Antusiasme warga terlihat sejak pendaftaran dibuka hingga seluruh paket habis dalam waktu dua hari. Respons cepat masyarakat menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap bahan pokok terjangkau. Program ini juga menjadi ruang kolaborasi antara perusahaan dan pemangku kepentingan daerah. Kehadiran kegiatan sosial semacam ini dinilai relevan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Program Sosial Terang Berkah Ramadan

General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan kegiatan Tebus Murah Sembako Terang Berkah Ramadan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan, tetapi juga menjadi upaya untuk menghadirkan akses listrik yang lebih merata bagi masyarakat di Bali. Program ini dirancang dengan tujuan sosial yang berkelanjutan. Hasil kegiatan tidak berhenti pada distribusi sembako semata.

“PLN UID Bali menyelenggarakan kegiatan Tebus Murah Sembako Terang Berkah Ramadan dengan menyediakan 1.200 paket sembako bagi masyarakat. Dana yang diperoleh dari kegiatan ini nantinya akan dihimpun untuk membantu penyambungan listrik bagi masyarakat prasejahtera di Bali,” ujar Eric.

Ia menjelaskan hingga saat ini masih terdapat masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik secara mandiri dan masih menyalur dari fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berkaitan dengan keamanan dan kualitas hidup warga. Akses listrik yang layak dinilai sebagai kebutuhan dasar masyarakat modern.

“Masih ada masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik sendiri dan masih menyalur dari fasilitas umum. Kondisi ini tentu berbahaya. Melalui kegiatan ini dana yang terkumpul sebesar Rp84 juta akan digunakan untuk membantu penyambungan listrik bagi masyarakat prasejahtera di Bali,” jelasnya.

Akses Listrik Dorong Kesejahteraan Warga

Menurut Eric, akses listrik yang aman dan mandiri memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan. Ketersediaan energi listrik memungkinkan masyarakat menjalankan berbagai kegiatan secara lebih produktif. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam kehidupan rumah tangga.

“Listrik bukan hanya penerangan, tetapi juga memudahkan berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kegiatan rumah tangga hingga mendukung produktivitas ekonomi keluarga,” tambahnya.

Program ini menempatkan listrik sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan sambungan mandiri membantu warga terhindar dari risiko instalasi tidak standar. Selain itu, keberadaan listrik yang stabil juga memperluas peluang usaha rumahan. Dampak jangka panjangnya berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi keluarga.

Kolaborasi PLN dan BPBD Provinsi Bali

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali yang diwakili Kepala Sub Bagian Umum BPBD Provinsi Bali Agus Chandana menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara PLN dan BPBD dalam menghadirkan kegiatan sosial bagi masyarakat. Sinergi lintas lembaga dinilai memperkuat efektivitas pelaksanaan program. Kerja sama ini juga memastikan kegiatan berjalan tertib dan tepat sasaran.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BPBD Provinsi Bali sebagai tuan rumah kegiatan ini. Melalui kegiatan ini terjalin kerja sama yang baik antara BPBD dan PLN, dan kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut ke depannya,” ujarnya.

Kolaborasi tersebut mencerminkan peran aktif lembaga daerah dalam mendukung kegiatan sosial perusahaan. Keterlibatan berbagai pihak memperluas jangkauan manfaat program. Sinergi yang terbangun juga memperlihatkan kepedulian bersama terhadap kebutuhan masyarakat. Model kerja sama ini diharapkan terus berlanjut.

Respons Positif Masyarakat dan Mitra Pelaksana

Sementara itu, Ketua Yayasan Cinta Negeri Peduli Sesama, Bambang Widjanarko selaku mitra pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa program ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat. Tingginya minat terlihat dari cepatnya paket sembako tersalurkan. Program dinilai relevan dengan kebutuhan warga saat harga bahan pokok meningkat.

“Sebanyak 1.200 paket sembako habis dalam dua hari. Paket ini berisi beras, minyak, dan gula yang dapat ditebus hanya dengan Rp70.000. Bahkan harga beras saja saat ini bisa mencapai sekitar Rp74.000 sehingga program ini sangat membantu masyarakat,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan masyarakat yang mengikuti program ini tidak hanya berasal dari Kota Denpasar, tetapi juga datang dari berbagai wilayah di Bali seperti Klungkung, Karangasem, Gianyar hingga Gerokgak. Jangkauan peserta yang luas menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap program ini. Partisipasi lintas wilayah memperlihatkan pemerataan manfaat kegiatan.

“Kami berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Terima kasih kepada PLN UID Bali dan BPBD Provinsi Bali yang telah mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Salah satu warga Pulau Misol, Denpasar, Ibu Adi, yang turut memanfaatkan program tebus murah sembako ini mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Kehadiran program dinilai meringankan beban kebutuhan rumah tangga selama Ramadan. Manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat penerima.

“Acara berjalan baik dan lancar. Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” tuturnya.

Komitmen PLN Hadirkan Energi Bermanfaat

Selain menghadirkan program Terang Berkah Ramadan, PLN UID Bali juga akan menyelenggarakan program Mudik Gratis bagi masyarakat dengan tujuan berbagai kota di Pulau Jawa pada momentum Ramadan tahun ini. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan layanan sosial berkelanjutan. Program dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan sosial tersebut, PLN berharap dapat terus menghadirkan energi yang tidak hanya menerangi, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat semangat berbagi di bulan suci Ramadan. Pendekatan ini menempatkan perusahaan sebagai bagian dari solusi sosial. Kehadiran program diharapkan memperluas dampak positif bagi masyarakat Bali.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index