Bank Mega

Jadwal RUPST Bank Mega 2026 Bahas Dividen Hingga Perubahan Pengurus

Jadwal RUPST Bank Mega 2026 Bahas Dividen Hingga Perubahan Pengurus
Jadwal RUPST Bank Mega 2026 Bahas Dividen Hingga Perubahan Pengurus

JAKARTA - Langkah korporasi penting kembali disiapkan emiten perbankan nasional menjelang akhir kuartal pertama tahun ini.

Forum pemegang saham menjadi momen krusial menentukan arah kebijakan perusahaan. Sejumlah keputusan strategis akan ditetapkan melalui rapat resmi tersebut. Investor menantikan hasil pembahasan yang berdampak langsung pada kinerja perseroan.

PT Bank Mega Tbk (MEGA) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan RUPST pada 31 Maret 2026. Terdapat sembilan mata acara yang bakal dibahas dalam rapat tersebut. Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia BEI, RUPST akan digelar pada Selasa 31 Maret 2026 pukul 14.00 WIB sampai dengan selesai di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan. “Rapat akan diselenggarakan secara hybrid,” tulis perseroan, dikutip pada Selasa 10 Maret 2026.

Pengesahan Laporan Tahunan Dan Laporan Keuangan

Setidaknya, sebanyak sembilan mata acara akan dibahas dalam RUPST MEGA. Pertama, persetujuan dan pengesahan laporan tahunan perseroan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025. Dokumen tersebut terdiri dari laporan pengurus, laporan keuangan, dan laporan pengawasan dewan komisaris perseroan.

Agenda ini menjadi fondasi evaluasi kinerja perusahaan selama satu tahun buku penuh. Pemegang saham akan menilai transparansi serta akuntabilitas manajemen. Laporan keuangan menjadi rujukan utama dalam menakar kesehatan bisnis.

Penetapan Penggunaan Laba Bersih Dan Dividen Tunai

Kedua, penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perseroan akan mengusulkan kepada Rapat untuk memperoleh persetujuan atas penggunaan laba bersih Bank Mega tahun buku 2025 untuk disisihkan sebagai dana cadangan guna memenuhi ketentuan Pasal 70 UUPT.

Selain itu, laba bersih juga direncanakan dibagikan sebagai dividen tunai dan memberikan kewenangan kepada Direksi untuk menetapkan jadwal beserta tata cara pembayaran dividen sesuai ketentuan yang berlaku serta membukukan sisa laba bersih perseroan tahun buku 2025 sebagai saldo laba.

Rencana Kerja Perseroan Dan Audit Laporan Keuangan

Ketiga, laporan direksi atas rencana kerja business plan perseroan tahun 2026 dan laporan rencana aksi keuangan berkelanjutan. Paparan ini memuat arah strategi operasional dan pengembangan usaha perusahaan pada periode mendatang.

Keempat, penunjukkan kantor akuntan publik yang akan melakukan audit atas laporan keuangan perseroan tahun buku 2026. Penunjukan auditor independen bertujuan memastikan kredibilitas dan objektivitas pelaporan keuangan perusahaan.

Aksi Korporasi Saham Bonus Dan Perubahan Anggaran Dasar

Selanjutnya, persetujuan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor atau agio saham. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi penguatan struktur permodalan perseroan.

Agenda berikutnya adalah perubahan anggaran dasar. Penyesuaian ini umumnya dilakukan untuk menyelaraskan ketentuan internal perusahaan dengan regulasi terbaru maupun kebutuhan operasional.

Perombakan Pengurus Dan Penyesuaian Tata Kelola

Mata acara berikutnya yakni perubahan susunan pengurus perseroan. Perseroan menjelaskan, mata acara ini perlu dibahas dalam rapat seiring adanya usulan dari PT Mega Corpora selaku pemegang saham mayoritas perseroan untuk melakukan perubahan susunan pengurus Bank Mega.

“Perseroan akan mengusulkan kepada rapat untuk menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan,” ungkap manajemen. Selain itu, dalam rapat juga akan dibahas mengenai penetapan honorarium dan tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk tahun 2026, serta pembagian tugas dan wewenang direksi.

Terakhir, yakni persetujuan pengkinian rencana aksi pemulihan perseroan. Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan yang dimaksud adalah melakukan perubahan pada indikator permodalan khususnya trigger level KPMM dan penambahan Alternatif Opsi Pemulihan pada indikator likuiditas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index