JAKARTA - Perdagangan saham domestik kembali bergeliat setelah jeda panjang libur keagamaan.
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia langsung menunjukkan respons positif dari pelaku pasar. Optimisme terlihat sejak pembukaan perdagangan. Indeks Harga Saham Gabungan bergerak menguat signifikan.
Indeks Harga Saham Gabungan pada pagi ini mengalami kenaikan signifikan setelah libur Bursa karena perayaan Nyepi dan Idulfitri. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu 25 Maret 2026, IHSG berada di posisi 7.084,622. Angka tersebut menjadi awal positif. Pelaku pasar merespons sentimen domestik.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.38 WIB, IHSG langsung naik hingga sebanyak 75,474 poin. Kenaikan itu setara 1,06 persen ke level 7.182,313. Penguatan ini menunjukkan minat beli tinggi. Aktivitas transaksi mulai meningkat.
Sebanyak 442 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara 181 saham lainnya melemah dan 116 saham stagnan. Data ini menunjukkan dominasi saham hijau. Sentimen pasar terlihat cukup positif.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.38 WIB mencapai Rp6,893 triliun. Total saham yang diperdagangkan mencapai 12,489 miliar saham. Likuiditas pasar terlihat cukup tinggi. Aktivitas investor meningkat.
IHSG Berpotensi Melanjutkan Kenaikan
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini. "Support IHSG 6.950-7.000 dan resist IHSG 7.170-7.300," ungkap Fanny dalam analisis hariannya. Pernyataan ini menjadi acuan pelaku pasar. Investor mencermati level teknikal.
IHSG sebelum libur panjang kemarin 17 Maret ditutup naik 1,2 persen. Kenaikan tersebut disertai dengan net buy asing sebesar Rp155 miliar. Aksi beli asing memberi dorongan positif. Sentimen ini masih berlanjut.
Saham yang paling banyak dibeli asing adalah EMAS, AADI, TLKM, ITMG, dan ARCI. Pergerakan saham tersebut menjadi perhatian. Investor mengikuti arus dana asing. Aktivitas ini memengaruhi IHSG.
Sentimen Global Campuran Pengaruhi Pasar
Indeks saham utama di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa 24 Maret. Indeks Dow Jones turun 0,18 persen. S&P 500 melemah 0,37 persen. Nasdaq terkoreksi 0,84 persen.
Di sisi lain, bursa saham Asia Pasifik meningkat pada perdagangan saham Selasa. Kenaikan terjadi seiring tanda-tanda de-eskalasi konflik di Timur Tengah. Penurunan harga minyak juga membantu. Sentimen global menjadi campuran.
Indeks Kospi Korea Selatan melonjak 2,7 persen dan Kosdaq menguat 2,2 persen. Pergerakan ini memberi dukungan pasar regional. Investor Asia terlihat optimistis. Kenaikan terjadi cukup luas.
Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 1,4 persen dan Topix menguat 2,1 persen. Inflasi Jepang menurun untuk bulan keempat berturut-turut. Kondisi ini meningkatkan sentimen positif. Pasar Jepang ikut menguat.
Sementara itu, indeks S&P ASX 200 Australia naik 0,2 persen. Hang Seng Hong Kong naik 2,8 persen. CSI 300 naik 1,3 persen. Beberapa indeks Asia lainnya ikut menguat.
Namun indeks Taiex Taiwan melemah 0,3 persen dan FTSE Malay KLCI turun 0,7 persen. Pergerakan yang beragam mencerminkan ketidakpastian. Investor tetap berhati-hati. Sentimen global masih dinamis.
Rekomendasi Saham Untuk Trading Hari Ini
Disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan trading idea hari ini. Saham tersebut yaitu ARCI, BULL, MEDC, TOBA, KLBF, dan SCMA. Rekomendasi ini menjadi perhatian pelaku pasar. Investor mempertimbangkan peluang.
ARCI direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp1.555-Rp1.600. Cutloss di bawah Rp1.550. Target dekat di Rp1.625-Rp1.670. Strategi ini mengandalkan momentum.
BULL direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp308-Rp318. Cutloss di bawah Rp298. Target dekat di Rp326-Rp332. Pergerakan saham ini dipantau.
MEDC direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp1.755-Rp1.780. Cutloss di bawah Rp1.750. Target dekat di Rp1.820-Rp1.865. Saham energi menarik perhatian.
Pilihan Saham Tambahan Menarik Dicermati
TOBA direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp515-Rp525. Cutloss di bawah Rp510. Target dekat di Rp550-Rp580. Saham ini berpotensi rebound.
KLBF direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp960-Rp980. Cutloss di bawah Rp950. Target dekat di Rp1.000-Rp1.040. Saham farmasi cukup stabil.
SCMA direkomendasikan spec buy dengan area beli di Rp260-Rp270. Cutloss di bawah Rp250. Target dekat di Rp288-Rp304. Saham media menarik trading.
Keenam saham tersebut menjadi pilihan trading idea. Investor dapat menyesuaikan strategi masing-masing. Pergerakan harga harus dipantau. Manajemen risiko penting.
Peluang Investor Setelah Libur Panjang
Kembalinya perdagangan setelah libur panjang membuka peluang baru. Investor memanfaatkan momentum penguatan IHSG. Sentimen domestik cukup mendukung. Aktivitas pasar meningkat.
Likuiditas yang tinggi menjadi faktor positif. Transaksi yang meningkat menunjukkan minat beli. Investor ritel maupun institusi aktif. Momentum ini bisa berlanjut.
Namun investor tetap perlu berhati-hati. Sentimen global masih beragam. Pergerakan indeks luar negeri memengaruhi pasar. Analisis teknikal tetap diperlukan.
Rekomendasi saham menjadi referensi awal. Investor bisa mempertimbangkan peluang jangka pendek. Strategi trading harus disiplin. Pergerakan IHSG akan menentukan arah berikutnya.