John Herdman

John Herdman Ungkap Rencana Dream Team Timnas Indonesia, Soroti Potensi Pemain Muda

John Herdman Ungkap Rencana Dream Team Timnas Indonesia, Soroti Potensi Pemain Muda
John Herdman Ungkap Rencana Dream Team Timnas Indonesia, Soroti Potensi Pemain Muda

JAKARTA - Evaluasi usai ajang internasional menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia untuk menyusun kekuatan jangka panjang. 

Pelatih anyar, John Herdman, mulai memetakan komposisi ideal tim setelah berakhirnya FIFA Series 2026. Ia menegaskan bahwa proses pembentukan dream team Garuda masih berjalan dan membutuhkan waktu.

Dalam pengamatannya, Herdman melihat sejumlah pemain muda memiliki peluang besar untuk berkembang. Ia secara tersirat menyinggung potensi Dony Tri Pamungkas dan Beckham Putra Nugraha sebagai bagian dari masa depan tim. Keduanya dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan permainan modern.

Turnamen FIFA Series 2026 menjadi ajang uji coba bagi Herdman untuk mengevaluasi banyak pemain. Ia mencoba berbagai kombinasi guna menemukan keseimbangan tim. Hasilnya memang belum maksimal, tetapi proses tersebut dianggap penting.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Herdman tidak terburu-buru menentukan susunan utama. Ia ingin memberikan kesempatan kepada banyak pemain sebelum mengambil keputusan. Strategi tersebut sekaligus membuka peluang bagi talenta muda.

Evaluasi Setelah Hasil Runner Up

Timnas Indonesia menutup FIFA Series 2026 dengan status runner-up. Pada laga final, Garuda harus mengakui keunggulan Bulgaria national football team dengan skor tipis 0-1. Pertandingan tersebut berlangsung pada Senin (30/3) dan menjadi ujian penting bagi skuad.

Sebelumnya, Indonesia tampil meyakinkan saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis national football team dengan skor 4-0. Kemenangan itu memberi gambaran positif terhadap potensi tim. Namun hasil final menunjukkan masih ada pekerjaan rumah.

Dalam dua pertandingan tersebut, Herdman mencoba hampir seluruh pemain yang dipanggil. Ia ingin melihat secara langsung kualitas setiap individu. Pendekatan rotasi besar-besaran ini dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh.

Hanya dua penjaga gawang yang tidak mendapat kesempatan bermain, yakni Nadeo Argawinata dan Cahya Supriadi. Selain itu, hampir semua pemain mendapat menit bermain. Hal ini menunjukkan proses seleksi masih terbuka.

Belum Menentukan Tim Impian

Meski telah melakukan berbagai eksperimen, Herdman mengaku belum menemukan susunan terbaik. Ia menilai pembentukan tim impian tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses panjang untuk menemukan kombinasi ideal.

“Saya pikir jika Anda bertanya kepada saya pada tahun 2018 ketika saya mengambil alih tim putra Kanada, seperti apa tim tersebut pada tahun 2022, itu benar-benar berbeda dari apa yang saya mulai,” ucap Herdman dalam jumpa pers pascalaga melawan Bulgaria.

Ia mencontohkan pengalamannya ketika menangani Canada men's national soccer team. Pada awal kepelatihannya, komposisi pemain berbeda jauh dibandingkan saat tampil di turnamen besar. Proses evolusi tim terjadi secara alami.

“Karena pada saat saya sampai di Piala Dunia, Alphonso Davies sudah muncul. Jonathan David, Tajon Buchanan, pemain-pemain yang bermain di liga-liga top dunia,” tambah pelatih yang membawa Kanada ke Piala Dunia 2022 tersebut.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Herdman berharap kemunculan talenta baru di Indonesia. Ia yakin akan ada pemain yang berkembang seiring waktu. Hal ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang.

Proses Menuju Tim Ideal

Herdman menegaskan bahwa perjalanan Timnas Indonesia akan mirip dengan proses yang ia jalani bersama Kanada. Ia menilai pembentukan tim kuat membutuhkan waktu dan konsistensi. Tidak semua pemain akan bertahan dalam jangka panjang.

Menurutnya, akan ada perubahan komposisi seiring meningkatnya standar tim. Pemain yang mampu mengikuti tuntutan akan tetap bertahan. Sementara yang tidak sesuai akan tergantikan oleh talenta baru.

Pendekatan ini bertujuan meningkatkan kualitas skuad secara keseluruhan. Herdman ingin membangun tim dengan mental kompetitif. Ia mencari pemain yang memiliki semangat tinggi.

“Saya harus menemukan pemain yang memiliki keinginan mutlak, insting membunuh, semangat, kemauan untuk datang ke sini, untuk berjuang, untuk semua orang, untuk memastikan bahwa kita lolos ke Piala Dunia 2030. Itulah misinya,” katanya.

Peluang Besar Pemain Muda

Dalam proses tersebut, pemain muda menjadi bagian penting. Herdman melihat potensi besar dari generasi baru Indonesia. Ia membuka peluang bagi mereka untuk bersaing.

Dony Tri dan Beckham Putra menjadi contoh pemain yang dinilai memiliki prospek cerah. Keduanya menunjukkan kualitas selama pemusatan latihan. Hal ini membuat mereka masuk dalam radar pelatih.

Selain itu, Herdman juga membuka kemungkinan memantau pemain dari luar negeri. Ia ingin menggabungkan talenta lokal dan diaspora. Kombinasi tersebut diharapkan meningkatkan kualitas tim.

“Jadi saya tidak bisa memberitahu kalian sekarang tim impian di tahun pertama saya. Saya pikir Indonesia baru saja memulai. Saya pikir kita memiliki lebih banyak potensi dan lebih banyak pemain akan muncul. Kita akan melihat dari Eropa, kita akan melihat pemain lokal kita,” sambung Herdman.

Dengan pendekatan tersebut, proses pembentukan dream team masih akan terus berjalan. Herdman menekankan bahwa perjalanan menuju target besar membutuhkan waktu. Fokus utama saat ini adalah menemukan pemain yang tepat.

Target jangka panjang yang dibidik adalah tampil kompetitif menuju Piala Dunia 2030. Untuk mencapainya, Timnas Indonesia harus terus berkembang. Evaluasi berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun tim kuat.

Herdman pun menegaskan bahwa peluang terbuka bagi siapa pun. Selama menunjukkan performa terbaik, pemain memiliki kesempatan masuk skuad utama. Proses ini diharapkan menghasilkan tim impian yang solid di masa depan

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index