Otomotif

Event Otomotif Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga Daerah Lewat Perputaran UMKM Lokal

Event Otomotif Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga Daerah Lewat Perputaran UMKM Lokal
Event Otomotif Diharapkan Dongkrak Ekonomi Warga Daerah Lewat Perputaran UMKM Lokal

JAKARTA - Gelaran event otomotif kini tidak lagi dipandang sebatas ajang adu gengsi atau pencapaian prestasi olahraga semata. 

Di berbagai daerah, kegiatan balap justru mulai diarahkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Hal inilah yang tercermin dalam pelaksanaan Sulawesi Cup Race di Sirkuit Puncak RMS Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang, yang digelar pada Sabtu malam, 17 Januari, dengan melibatkan ribuan peserta dan penonton dari berbagai wilayah Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Ikatan Motor Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rusdi Masse Mappasessu berhalangan hadir untuk membuka acara. 

Meski demikian, pembukaan tetap berlangsung dengan diwakili Ketua Harian IMI Sulsel yang juga menjabat sebagai Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif. Kehadirannya menandai komitmen pemerintah daerah dalam memastikan event otomotif memberi dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

Event balap sebagai penggerak ekonomi lokal

Sejak awal, penyelenggaraan Sulawesi Cup Race tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi balap motor bergengsi. Pemerintah daerah bersama IMI Sulsel menempatkan event ini sebagai ruang tumbuh ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Kehadiran ratusan pembalap, tim pendukung, serta ribuan penonton menciptakan aktivitas ekonomi yang signifikan di sekitar sirkuit.

Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa setiap event besar harus memberikan manfaat langsung bagi warga. Menurutnya, kegiatan otomotif dengan skala regional mampu mendorong peningkatan penjualan UMKM, mulai dari sektor kuliner hingga jasa pendukung lainnya. Dengan banyaknya orang yang datang, perputaran uang di masyarakat pun ikut meningkat secara alami.

Ribuan pengunjung dorong perputaran uang

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif memaparkan perhitungan sederhana dampak ekonomi dari event tersebut. Ia mencontohkan, apabila setiap tim balap rata-rata membawa sekitar 10 orang personel, maka total kehadiran bisa mencapai kurang lebih 4.000 orang selama gelaran berlangsung. Jumlah ini belum termasuk penonton umum yang datang secara mandiri.

Jika setiap orang membelanjakan dana sekitar Rp1 juta per hari untuk akomodasi, konsumsi, dan kebutuhan lainnya, maka perputaran uang di Kabupaten Sidrap diperkirakan mencapai Rp4 miliar per hari. Dengan durasi pelaksanaan selama tiga hari, total perputaran uang selama event diperkirakan menembus angka Rp12 miliar. Angka ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi dari sebuah event otomotif.

UMKM ikut merasakan dampak langsung

Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa setiap ada kegiatan besar seperti Sulawesi Cup Race, UMKM bergerak aktif. Penjualan meningkat dan peluang usaha terbuka lebar, baik bagi pedagang makanan, minuman, hingga penjual aksesoris dan kebutuhan penonton. Kondisi ini menjadi bukti bahwa event olahraga dapat memberikan manfaat ekonomi langsung, bukan hanya bagi penyelenggara, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Menurutnya, momentum berkumpulnya ribuan orang di satu lokasi harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku usaha lokal. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong agar setiap event otomotif memberikan ruang yang cukup bagi UMKM untuk berjualan dan berkembang.

Pembenahan sirkuit untuk event berkelanjutan

Sebagai Ketua Harian IMI Sulsel, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa pembenahan Sirkuit Puncak RMS Mario dilakukan secara bertahap. Penataan lintasan balap, peningkatan penerangan, hingga pengelolaan kawasan sirkuit terus dilakukan agar fasilitas tersebut layak menjadi tuan rumah berbagai event otomotif ke depan.

Pembenahan ini tidak semata-mata untuk kepentingan olahraga balap, tetapi juga untuk menciptakan ruang ekonomi baru bagi warga sekitar. Dengan sirkuit yang semakin representatif, peluang penyelenggaraan event berskala lebih besar akan terbuka, sehingga dampak ekonomi yang dihasilkan pun bisa semakin luas.

Komitmen jadikan Sidrap pusat otomotif Sulsel

Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk terus menjadikan Sirkuit Puncak RMS Mario sebagai pusat kegiatan otomotif di Sulawesi Selatan. Ke depan, pembenahan fasilitas penunjang seperti tribun penonton, paddock, serta area parkir akan dilanjutkan agar daya tampung pengunjung semakin besar.

Dengan meningkatnya kapasitas dan kenyamanan, peluang UMKM untuk berpartisipasi juga akan semakin luas. Pemerintah daerah berharap event otomotif dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkuat ekonomi rakyat dan meningkatkan citra Sidrap sebagai daerah pendukung utama kegiatan otomotif di Sulsel.

Event olahraga dan ekonomi rakyat berjalan seiring

Penyelenggaraan Sulawesi Cup Race diharapkan menjadi contoh bahwa event olahraga mampu berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui perencanaan yang matang dan dukungan infrastruktur yang memadai, kegiatan otomotif dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Dengan konsep tersebut, event balap tidak lagi dipandang sekadar hiburan atau kompetisi, melainkan sebagai strategi pembangunan daerah. Pemerintah daerah, penyelenggara, dan masyarakat diharapkan terus bersinergi agar setiap event yang digelar benar-benar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan warga dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index