Prabowo

Catatan Tangan Prabowo Tegaskan Tekad Mempererat Hubungan Indonesia Inggris Di Panggung Global

Catatan Tangan Prabowo Tegaskan Tekad Mempererat Hubungan Indonesia Inggris Di Panggung Global
Catatan Tangan Prabowo Tegaskan Tekad Mempererat Hubungan Indonesia Inggris Di Panggung Global

JAKARTA - Di tengah agenda diplomasi yang padat, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pesan simbolik namun sarat makna terkait hubungan bilateral Indonesia dan Inggris. 

Dalam kunjungan kenegaraan di London, Presiden menuliskan langsung sebuah catatan tangan yang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan dan memperkuat persahabatan serta kerja sama antara kedua negara. Gestur sederhana ini mencerminkan keseriusan Indonesia dalam menjaga relasi strategis dengan mitra globalnya.

Catatan tersebut dibagikan kepada publik melalui unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet. Dalam unggahan itu terlihat tulisan tangan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya hubungan persahabatan dan kolaborasi Indonesia-Inggris. 

Pesan yang ditulis secara personal itu menjadi penegasan sikap politik luar negeri Indonesia yang mengedepankan kerja sama saling menguntungkan dan hubungan jangka panjang.

Makna simbolik dalam kunjungan kenegaraan

Catatan tangan Presiden Prabowo ditulis di sela-sela rangkaian kunjungan kenegaraan di Inggris pada Selasa, 20 Januari 2026. Di dalamnya, Kepala Negara secara langsung menyampaikan komitmennya untuk memperkuat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Inggris. 

Ungkapan tersebut bukan sekadar pernyataan formal, melainkan simbol kepercayaan dan optimisme terhadap masa depan hubungan kedua negara.

“Saya berkomitmen untuk meningkatkan dan memperkuat persahabatan dan kerja sama Inggris-Indonesia,” tulis Presiden Prabowo. Kalimat singkat ini mencerminkan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang ingin membangun kemitraan strategis berbasis saling percaya dan saling menghormati.

Optimisme manfaat bagi masyarakat kedua negara

Selain menegaskan komitmen, Presiden Prabowo juga menyampaikan keyakinannya bahwa hubungan persahabatan dan kerja sama Indonesia-Inggris akan membawa manfaat nyata. Dalam catatan tangan tersebut, ia menekankan bahwa kerja sama bilateral tidak hanya menguntungkan negara secara institusional, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

“Saya yakin bahwa persahabatan dan kerja sama ini akan bermanfaat bagi keduanya, baik negara maupun masyarakat kami,” tulis Presiden. Pernyataan ini menegaskan bahwa diplomasi yang dibangun Indonesia diarahkan untuk menghasilkan dampak konkret, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial.

Penguatan kerja sama melalui pertemuan bilateral

Catatan tangan tersebut melengkapi agenda utama kunjungan Presiden Prabowo di Inggris, yakni pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris ke depan. Diskusi mencakup berbagai sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.

Salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan penandatanganan nota kesepahaman pembangunan kapal penangkap ikan. Kerja sama ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sektor perikanan Indonesia, sekaligus memperkuat pengelolaan dan perlindungan sumber daya laut nasional.

Komitmen di sektor pendidikan dan akademik

Selain sektor ekonomi dan maritim, Indonesia juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan. Pemerintah Indonesia mendorong kemitraan dengan Russell Group, konsorsium yang terdiri dari 24 universitas terkemuka di Inggris. 

Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas kolaborasi akademik serta meningkatkan akses mahasiswa dan peneliti Indonesia ke institusi pendidikan tinggi kelas dunia.

Kemitraan pendidikan tersebut dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi akademik, Indonesia berharap dapat meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan inovasi, sekaligus memperkuat daya saing generasi muda di tingkat global.

Rangkaian agenda diplomasi di London

Selama berada di Inggris, Presiden Prabowo menjalani serangkaian agenda diplomasi penting. Ia terlebih dahulu bertemu dengan Perdana Menteri Inggris di kantor resmi 10 Downing Street. Setelah itu, Presiden melanjutkan pertemuan dengan delegasi pengusaha Indonesia-Inggris serta Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy di Lancaster House.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga didampingi sejumlah menteri dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya untuk bertemu dengan perwakilan Russell Group di Lancaster House. Pertemuan ini menegaskan keseriusan Indonesia dalam menjadikan pendidikan sebagai pilar utama kerja sama bilateral.

Diplomasi personal sebagai pesan politik

Penulisan catatan tangan oleh Presiden Prabowo menjadi bagian dari diplomasi personal yang jarang dilakukan, namun memiliki pesan politik yang kuat. Gestur ini menunjukkan bahwa hubungan Indonesia-Inggris tidak hanya dibangun melalui dokumen resmi dan perjanjian formal, tetapi juga melalui pendekatan simbolik yang mencerminkan niat baik dan komitmen pribadi Kepala Negara.

Catatan tersebut ditutup dengan tanda tangan Presiden Prabowo beserta tanggal penulisannya, yakni 20 Januari 2026. Penandatanganan ini mempertegas keseriusan pesan yang disampaikan serta menjadi penanda momen penting dalam hubungan bilateral kedua negara.

Agenda lanjutan bertemu Raja Inggris

Setelah menyelesaikan rangkaian pertemuan dengan pejabat pemerintah dan pemangku kepentingan Inggris, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda kenegaraan dengan bertemu Raja Charles III di London pada Rabu waktu setempat. Pertemuan ini menjadi simbol kuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Inggris di tingkat kepala negara.

Secara keseluruhan, kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris, termasuk catatan tangan yang ia tuliskan, mencerminkan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang menekankan persahabatan, kerja sama strategis, dan manfaat bersama. Melalui diplomasi yang terencana dan penuh simbol, Indonesia berupaya memperkuat posisinya sebagai mitra global yang aktif dan konstruktif.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index