Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat Penjualan Tiket Kereta Api Daop Jember

Selasa, 10 Februari 2026 | 11:02:04 WIB
Antusiasme Mudik Lebaran 2026 Meningkat Penjualan Tiket Kereta Api Daop Jember

JAKARTA - Arus mudik Lebaran 2026 mulai terasa sejak jauh hari sebelum Hari Raya tiba. 

Masyarakat tampak semakin aktif menyusun rencana perjalanan, khususnya dengan memanfaatkan moda transportasi kereta api. Tren ini tercermin dari meningkatnya penjualan tiket kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Persero Daerah Operasi 9 Jember yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan hingga awal Februari 2026.

Kereta api masih menjadi pilihan utama bagi banyak pemudik karena menawarkan kepastian waktu tempuh, kenyamanan, serta kemudahan akses antarkota. Dengan sistem pemesanan yang semakin tertata, calon penumpang dapat mengatur jadwal perjalanan lebih fleksibel. Kondisi tersebut mendorong peningkatan pemesanan tiket sejak periode awal penjualan.

Penjualan Tiket Mudik Terus Mengalami Kenaikan

Hingga Senin, 9 Februari 2026, tercatat sebanyak 37.188 tiket kereta api telah terjual untuk keberangkatan periode 11 Maret hingga 26 Maret 2026 dari wilayah KAI Daop 9 Jember. Angka ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan dibukanya pemesanan tiket untuk tanggal-tanggal berikutnya.

Tingginya minat masyarakat ini menunjukkan bahwa perencanaan mudik dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kereta api dinilai mampu memberikan rasa aman dan efisiensi waktu, terutama bagi pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.

Tanggal Favorit Mulai Dipadati Pemesanan

Dari data sementara, terdapat beberapa tanggal keberangkatan dengan tingkat penjualan cukup tinggi. Pada 22 Maret 2026, tiket terjual mencapai 3.353 lembar. Selanjutnya, tanggal 23 Maret 2026 mencatat penjualan 3.712 tiket, sementara 24 Maret 2026 menjadi yang tertinggi dengan 3.824 tiket.

Pola ini menunjukkan kecenderungan masyarakat memilih waktu mudik yang semakin mendekati Hari Raya. Meski demikian, KAI tetap mendorong calon penumpang untuk memanfaatkan pilihan tanggal lain agar distribusi penumpang lebih merata dan perjalanan menjadi lebih nyaman.

Skema Pemesanan H-45 Beri Kepastian Jadwal

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa pemesanan tiket dilakukan sesuai skema H-45 sebelum keberangkatan. Skema ini memungkinkan masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih terstruktur dan tidak terburu-buru mendekati hari keberangkatan.

“Sebagai contoh, pembelian tiket pada 9 Februari 2026 dapat dilakukan untuk keberangkatan 25 Maret 2026 dan pembelian pada 10 Februari 2026 untuk keberangkatan 26 Maret 2026, serta seterusnya,” kata Cahyo, Senin, 9 Februari 2026. Dengan mekanisme ini, calon penumpang memiliki gambaran jelas mengenai jadwal yang tersedia.

Perencanaan Dini Cerminkan Perubahan Perilaku Mudik

Cahyo menilai tingginya angka pemesanan tiket menjadi indikator bahwa masyarakat kini lebih sadar akan pentingnya perencanaan perjalanan sejak dini. Kebiasaan membeli tiket mendekati hari keberangkatan perlahan mulai bergeser, seiring meningkatnya pemahaman terhadap sistem penjualan tiket bertahap.

Perubahan perilaku ini juga membantu KAI dalam mengelola layanan angkutan Lebaran secara lebih optimal. Dengan data pemesanan yang terpantau sejak awal, KAI dapat mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung sesuai dengan kebutuhan penumpang.

Fitur Connecting Train Jadi Alternatif Perjalanan

Selain pemesanan tiket reguler, pelanggan juga dapat memanfaatkan fitur connecting train. Layanan ini memungkinkan penumpang memperoleh rute alternatif dengan mengombinasikan dua atau lebih perjalanan kereta api. Fitur ini berguna apabila kereta langsung tidak tersedia, tiket telah habis, atau jadwal perjalanan tidak sesuai.

Fitur connecting train tersedia secara otomatis melalui aplikasi Access by KAI maupun situs resmi KAI selama tiket alternatif masih tersedia. Waktu transit antar kereta diatur minimal satu jam dan maksimal 24 jam. Dalam satu kali transaksi, penumpang akan memperoleh dua kode booking yang saling terhubung.

“Melalui fitur connecting train, pelanggan mendapatkan lebih banyak pilihan jadwal perjalanan, tetap dapat mencapai kota tujuan tanpa harus berganti moda transportasi lain, serta memiliki fleksibilitas memilih kombinasi kereta dan waktu transit yang paling sesuai dengan kebutuhan perjalanan,” tambah Cahyo.

Imbauan KAI Agar Masyarakat Segera Pesan Tiket

KAI Daop 9 Jember mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan mudik sejak dini. Pemesanan tiket lebih awal memberi peluang lebih besar untuk mendapatkan jadwal keberangkatan yang diinginkan, terutama pada tanggal-tanggal favorit yang biasanya cepat terjual.

Dengan meningkatnya minat mudik Lebaran 2026, KAI juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan seluruh kanal resmi pemesanan tiket. Perencanaan yang matang diharapkan mampu menciptakan perjalanan mudik yang tertib, aman, dan nyaman, baik bagi penumpang maupun operator layanan kereta api.

Terkini