JAKARTA - Antusiasme masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api pada musim mudik Lebaran 2026 terus terlihat meningkat.
Moda transportasi ini masih menjadi salah satu pilihan utama pemudik karena dinilai praktis, nyaman, serta memiliki jadwal perjalanan yang relatif pasti.
Seiring mendekatnya periode mudik, jumlah tiket yang terjual juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Banyak masyarakat memilih memesan tiket jauh hari sebelumnya untuk memastikan perjalanan pulang kampung dapat berjalan lancar.
Data terbaru menunjukkan bahwa penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026 terus bergerak naik. Kondisi ini menandakan tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi utama selama musim mudik.
Perusahaan operator kereta api nasional, PT Kereta Api Indonesia, mencatat penjualan tiket dalam jumlah besar sejak awal periode penjualan dibuka.
Penjualan tiket kereta api terus mengalami peningkatan
Berdasarkan data terbaru, penjualan tiket kereta api untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026 mengalami peningkatan yang cukup pesat. Hingga 11 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, jutaan tiket telah berhasil terjual kepada masyarakat.
Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa hingga waktu tersebut sebanyak 2.578.820 tiket telah terjual. Angka tersebut setara dengan sekitar 57,3 persen dari total kapasitas kursi yang disediakan.
"Sebanyak 2.578.820 tiket telah terjual atau 57,3 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal. Dengan capaian tersebut, masih tersedia sekitar 1.919.876 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk perjalanan selama periode Lebaran," ujar Anne Purba.
Jumlah kursi yang disediakan oleh KAI untuk layanan kereta api selama periode mudik Lebaran tahun ini mencapai 4.498.696 tempat duduk.
Meski penjualan tiket sudah melampaui separuh kapasitas yang tersedia, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiket kereta api pada berbagai rute perjalanan.
Dominasi penjualan pada layanan kereta api jarak jauh
Dari total tiket yang terjual, sebagian besar berasal dari layanan kereta api jarak jauh. Moda transportasi ini memang menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan lintas kota maupun antarprovinsi.
Menurut Anne, penjualan tiket untuk layanan Kereta Api Jarak Jauh tercatat mencapai 2.468.309 tiket. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 69,1 persen dari total kursi yang disediakan untuk layanan tersebut.
Secara keseluruhan, kapasitas tempat duduk yang disediakan untuk layanan kereta api jarak jauh mencapai 3.571.760 kursi.
Dengan angka penjualan tersebut, masih terdapat sekitar 1.103.451 kursi yang tersedia bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan mudik maupun arus balik menggunakan kereta api.
KAI juga terus mengimbau masyarakat agar segera memesan tiket lebih awal guna mendapatkan jadwal perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan.
Penjualan tiket kereta api lokal masih tersedia luas
Selain layanan kereta api jarak jauh, KAI juga menyediakan layanan kereta api lokal yang melayani perjalanan jarak pendek di berbagai daerah.
Pada layanan kereta api lokal yang dikelola KAI, jumlah tiket yang terjual hingga saat ini tercatat sebanyak 110.511 tiket.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 11,9 persen dari total kapasitas kursi yang disediakan untuk layanan kereta api lokal.
Secara keseluruhan, jumlah kursi yang disediakan untuk layanan kereta api lokal mencapai 926.936 tempat duduk.
"Sementara itu, pada layanan Kereta Api Lokal yang dikelola KAI, sebanyak 110.511 tiket telah terjual atau 11,9 persen dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Artinya, masih terdapat sekitar 816.425 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan," tuturnya.
Angka ini menunjukkan bahwa ketersediaan tiket kereta api lokal masih cukup banyak bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama periode Lebaran.
Pemesanan tiket kereta lokal biasanya meningkat mendekati keberangkatan
Anne menjelaskan bahwa penjualan tiket kereta api lokal memiliki pola yang berbeda dibandingkan kereta jarak jauh. Tiket kereta lokal biasanya dibeli lebih dekat dengan waktu keberangkatan.
Hal ini karena sebagian besar layanan kereta api lokal baru dapat dipesan mulai tujuh hari sebelum jadwal perjalanan.
Kondisi tersebut membuat angka penjualan tiket kereta lokal cenderung meningkat secara signifikan ketika mendekati hari keberangkatan.
Karena itu, KAI memprediksi jumlah tiket kereta lokal yang terjual akan terus bertambah seiring mendekatnya periode mudik Lebaran.
Dengan sistem pemesanan tersebut, masyarakat masih memiliki kesempatan luas untuk mendapatkan tiket perjalanan pada masa Angkutan Lebaran tahun ini.
Imbauan merencanakan perjalanan mudik lebih awal
KAI mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan mudik dengan baik sejak jauh hari. Perencanaan yang matang dapat membantu pemudik memperoleh tiket sesuai dengan jadwal yang diinginkan.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk memanfaatkan berbagai pilihan jadwal keberangkatan yang tersedia agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan lebih nyaman.
"Ketersediaan tiket masih cukup banyak di berbagai relasi perjalanan. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memanfaatkan berbagai pilihan jadwal yang tersedia agar perjalanan mudik tetap nyaman dan lancar," ujarnya.
Dengan ketersediaan kursi yang masih cukup banyak, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi selama mudik Lebaran 2026.
KAI juga terus berupaya meningkatkan pelayanan serta kesiapan operasional guna memastikan perjalanan penumpang selama masa angkutan Lebaran dapat berjalan aman dan lancar.