Pelni

Pelni Jakarta Siapkan Sembilan Kapal Penumpang Layani Angkutan Mudik Lebaran 2026

Pelni Jakarta Siapkan Sembilan Kapal Penumpang Layani Angkutan Mudik Lebaran 2026
Pelni Jakarta Siapkan Sembilan Kapal Penumpang Layani Angkutan Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Menjelang musim mudik Lebaran, berbagai moda transportasi mulai mempersiapkan layanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. Tidak hanya transportasi darat dan udara, angkutan laut juga menjadi pilihan penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jarak jauh ke berbagai daerah di Indonesia.

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni menjadi salah satu operator transportasi laut yang berperan besar dalam melayani mobilitas masyarakat selama periode mudik. Perusahaan ini setiap tahun mengoperasikan kapal penumpang yang melayani berbagai rute pelayaran antarpulau di Indonesia.

Untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah, Pelni Cabang DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah armada kapal yang akan melayani perjalanan penumpang dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan transportasi laut masyarakat dapat terpenuhi selama periode mudik maupun arus balik Lebaran.

Armada kapal disiapkan untuk musim mudik

PT Pelayaran Nasional Indonesia Cabang DKI Jakarta menyiapkan sembilan kapal penumpang yang akan melayani angkutan mudik tahun 2026. Kapal-kapal tersebut memiliki home base di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kepala PT Pelni Cabang Jakarta Antonius Lumban Gaol mengatakan bahwa armada yang disiapkan memiliki kapasitas penumpang yang berbeda-beda. Kapal tersebut akan melayani berbagai rute pelayaran menuju sejumlah pelabuhan di Indonesia.

“Kami memiliki satu kapal dengan muatan 3.000 penumpang, enam kapal dengan kapasitas 2.000 penumpang dan dua kapal dengan muatan 1.000 penumpang yang siap melayani penumpang di periode mudik tahun ini,” kata Kepala PT Pelni Cabang Jakarta Antonius Lumban Gaol dikutip dari Antara, Kamis, 12 Maret 2026.

Dengan kapasitas yang cukup besar tersebut, Pelni berharap dapat membantu mengakomodasi kebutuhan transportasi laut masyarakat selama periode mudik Lebaran.

Kapal-kapal ini akan mengangkut penumpang menuju berbagai wilayah di Indonesia yang selama ini menjadi tujuan utama perjalanan mudik.

Daftar kapal yang melayani penumpang

Sembilan kapal yang disiapkan oleh Pelni untuk melayani angkutan mudik berasal dari berbagai kelas kapal penumpang yang selama ini beroperasi di jalur pelayaran nasional.

Kapal-kapal tersebut antara lain KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Gunung Dempo, KM Labobar, KM Tidar, KM Kelud, KM Bukit Raya, KM Ngappulu, dan KM Kelimutu.

Armada kapal ini memiliki kapasitas penumpang yang cukup besar sehingga dapat melayani perjalanan jarak jauh antarwilayah. Kapal-kapal tersebut juga telah lama menjadi bagian dari jaringan transportasi laut nasional.

Keberadaan kapal-kapal ini sangat penting terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah yang tidak terhubung langsung dengan transportasi darat.

Dengan jaringan pelayaran yang luas, kapal penumpang Pelni menjadi salah satu moda transportasi utama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau.

Pemeriksaan kelayakan kapal telah dilakukan

Sebelum dioperasikan untuk melayani penumpang selama periode mudik Lebaran, seluruh kapal telah menjalani proses pemeriksaan kelayakan atau ramp check.

Pemeriksaan ini dilakukan oleh Inspektur Kelautan atau marine inspector dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan. Proses ramp check bertujuan memastikan seluruh kapal berada dalam kondisi aman untuk berlayar.

"Ramp check ini merupakan pengecekan kondisi kapal secara menyeluruh, mencakup antara lain kelengkapan dokumen, peralatan navigasi, peralatan komunikasi," kata Antonius.

Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan terhadap kondisi permesinan kapal serta berbagai peralatan keselamatan yang harus tersedia di dalam kapal.

Pengecekan kelayakan kapal tersebut dilakukan secara rutin dua kali dalam setahun, terutama menjelang periode musim ramai seperti Lebaran dan Natal serta Tahun Baru.

Pemeliharaan kapal untuk menjamin keselamatan

Selain menjalani proses pemeriksaan kelayakan, seluruh kapal yang akan melayani penumpang juga telah menjalani pemeliharaan besar tahunan atau annual docking.

Pemeliharaan ini dilakukan untuk memastikan kondisi kapal tetap prima sebelum dioperasikan selama musim mudik Lebaran. Proses docking meliputi berbagai pemeriksaan teknis terhadap badan kapal maupun sistem operasionalnya.

“Hasilnya seluruh kapal ini laik melaut dan beroperasi,” kata dia.

Selain perawatan besar, Pelni juga melakukan berbagai perbaikan minor ketika kapal sedang berada dalam perjalanan. Perbaikan tersebut biasanya berkaitan dengan komponen kecil yang dapat langsung ditangani oleh kru kapal.

Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kapal tetap aman dan nyaman bagi para penumpang selama perjalanan.

Rute pelayaran menuju berbagai wilayah Indonesia

Kapal-kapal yang disiapkan Pelni akan melayani berbagai rute pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju sejumlah wilayah di Indonesia.

Rute pelayaran tersebut mencakup wilayah barat, tengah, hingga timur Indonesia. Beberapa tujuan di wilayah barat antara lain Belawan dan Batam.

Sementara untuk jalur pelayaran ke wilayah tengah meliputi Ambon, Banda, Bau-Bau, Larantuka, hingga Kupang. Kapal-kapal ini juga melayani perjalanan menuju wilayah timur Indonesia termasuk Papua.

Namun untuk angkutan mudik ke wilayah barat, sejumlah kapal sudah lebih dahulu berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju berbagai pelabuhan tujuan.

Kapal-kapal tersebut dijadwalkan akan kembali ke Pelabuhan Tanjung Priok setelah Lebaran ketika periode arus balik berlangsung.

"Kami siap melakukan layanan mudik dan mengantarkan penumpang selamat sampai tujuan," kata dia.

Diskon tiket dan ketersediaan kursi

Selain menyiapkan armada kapal, Pelni Cabang Jakarta juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program diskon tiket yang diberikan oleh pemerintah selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Program ini memberikan potongan harga sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket kapal penumpang. Diskon tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.

“Ada potongan harga 30 persen dari tarif dasar untuk keberangkatan dari 11 Maret hingga 5 April 2026,” katanya.

Menurut Antonius, hingga saat ini masih tersedia kursi bagi penumpang yang ingin melakukan perjalanan menuju wilayah Indonesia Timur dari Pelabuhan Tanjung Priok.

“Pelayaran dari Tanjung Priok ke Ambon, Makassar hingga Papua masih tersedia,” ujar Antonius.

Dengan ketersediaan tiket serta armada yang telah disiapkan, Pelni berharap dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman selama periode Lebaran tahun ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index