IHSG

IHSG Dan Saham Menguat Pagi Ini, Zona Hijau Didukung Sentimen Positif

IHSG Dan Saham Menguat Pagi Ini, Zona Hijau Didukung Sentimen Positif
IHSG Dan Saham Menguat Pagi Ini, Zona Hijau Didukung Sentimen Positif

JAKARTA - Perdagangan pasar saham domestik pada Selasa pagi dibuka dengan suasana yang relatif kondusif. 

Sejak awal sesi, Indeks Harga Saham Gabungan menunjukkan kecenderungan bergerak positif. Penguatan ini mencerminkan respons investor terhadap kombinasi sentimen teknikal dan pergerakan indeks lain di Bursa Efek Indonesia. Meski demikian, pelaku pasar tetap mencermati potensi fluktuasi seiring berjalannya perdagangan.

Aktivitas transaksi yang terjadi sejak pembukaan memperlihatkan minat beli yang masih terjaga. Pergerakan indeks yang berada di zona hijau menjadi sinyal awal bahwa pasar mencoba melanjutkan tren penguatan sebelumnya. Namun, kehati hatian tetap diperlukan mengingat adanya potensi koreksi setelah reli cepat yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Pergerakan IHSG Sejak Pembukaan Perdagangan

Indeks Harga Saham Gabungan bergerak di zona hijau pada perdagangan Selasa. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia sekitar pukul 09.22 WIB, IHSG tercatat menguat 40,07 poin atau naik 0,50 persen ke level 8.071,94. Kenaikan ini menandai awal perdagangan yang cukup positif dibandingkan sesi sebelumnya.

IHSG dibuka di posisi 8.031,58, sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di level 8.031,87. Sepanjang perdagangan pagi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 8.082,47 dan level terendah di 8.011,03. Rentang pergerakan tersebut menunjukkan adanya dinamika transaksi yang cukup aktif.

Aktivitas Transaksi Dan Kapitalisasi Pasar

Dari sisi aktivitas perdagangan, total volume transaksi tercatat sebesar 6,638 miliar saham. Nilai transaksi mencapai Rp3,320 triliun dengan frekuensi perdagangan sebanyak 420.300 kali. Angka ini menggambarkan likuiditas pasar yang masih terjaga pada awal sesi perdagangan.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat berada di level Rp14.618 triliun. Nilai tersebut mencerminkan total valuasi saham yang tercatat di bursa. Pergerakan kapitalisasi yang relatif stabil menunjukkan bahwa penguatan indeks didukung oleh mayoritas saham berkapitalisasi besar dan menengah.

Kenaikan Indeks Lain Di Bursa Efek Indonesia

Penguatan IHSG pagi ini sejalan dengan pergerakan sejumlah indeks utama lainnya di Bursa Efek Indonesia. Mayoritas indeks tercatat kompak bergerak di zona positif. Indeks LQ45 tercatat naik 3,11 poin ke level 824,05. Kenaikan ini menandakan pergerakan positif saham saham unggulan.

Selain itu, Jakarta Islamic Index menguat 5,42 poin menjadi 551,30. Indeks KOMPAS100 juga mencatat kenaikan 5,82 poin ke posisi 1.137,67. Sementara itu, Indeks Saham Syariah Indonesia bertambah 2,31 poin ke level 286,02, mencerminkan sentimen positif di saham berbasis syariah.

Penguatan juga terjadi pada IDX30 yang naik 2,37 poin ke posisi 429,01. Adapun JII70 menguat 1,94 poin menjadi 204,44. Pergerakan serentak indeks ini menunjukkan bahwa penguatan pasar tidak hanya terpusat pada segelintir saham, melainkan cukup merata di berbagai segmen.

Pandangan Teknikal MNC Sekuritas

Secara teknikal, IHSG diperkirakan kembali menguat pada perdagangan Selasa. Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek. Menurutnya, indeks berpotensi menguji area 8.028 hingga 8.102.

Namun demikian, Herditya mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap perlu dicermati. Setelah reli cepat yang terjadi, tekanan ambil untung berpeluang muncul. Kondisi tersebut dapat mendorong IHSG terkoreksi ke area 7.785 hingga 7.904 dalam waktu dekat.

“Kami perkirakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji 8.028-8.102 sekaligus menutup gap-nya, namun waspadai akan adanya peluang koreksi ke 7.785-7.904,” ujar Herditya dalam analisa hariannya. Pernyataan ini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar.

Level Support Dan Resistance IHSG

Dalam analisisnya, Herditya menyebutkan level support IHSG berada di kisaran 7.712 hingga 7.547. Area ini dinilai sebagai zona penopang apabila tekanan jual meningkat. Selama indeks mampu bertahan di atas area support tersebut, peluang penguatan dinilai masih terbuka.

Sementara itu, apabila penguatan berlanjut dan mampu menembus target awal, IHSG berpotensi mengarah ke area resistance selanjutnya. Level resistance diperkirakan berada di kisaran 8.214 hingga 8.354. Rentang ini menjadi perhatian investor dalam menentukan strategi perdagangan jangka pendek.

Proyeksi Terbatas Versi Pilarmas Investindo

Senada dengan pandangan tersebut, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG menguat secara terbatas. Ia menilai pergerakan indeks masih berada dalam rentang support dan resistance tertentu.

Menurutnya, IHSG diproyeksikan bergerak dengan support di area 7.800 dan resistance di sekitar 8.320. Proyeksi ini menunjukkan bahwa meskipun peluang penguatan masih ada, ruang kenaikan cenderung terbatas. Investor pun disarankan tetap selektif dalam memilih saham.

Dengan berbagai pandangan tersebut, pelaku pasar diharapkan mampu menyesuaikan strategi investasi sesuai profil risiko masing masing. Pergerakan IHSG yang berada di zona hijau memberikan optimisme, namun kewaspadaan terhadap potensi koreksi tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pasar saham hari ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index