JAKARTA - Menjelang Ramadan dan Idulfitri, kebutuhan listrik rumah tangga biasanya meningkat signifikan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, PLN menghadirkan program diskon tambah daya listrik sebesar 50 persen. Promo ini menjadi kesempatan bagi pelanggan yang ingin meningkatkan kapasitas listrik dengan biaya lebih ringan.
Program bertajuk “Ramadan Terang, Lebaran Tenang” ini berlaku khusus melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan dapat mengakses penawaran tersebut sejak 25 Februari 2026 hingga 10 Maret 2026. Waktu yang terbatas membuat masyarakat diimbau segera memanfaatkan kesempatan ini.
Promo ini ditujukan bagi pelanggan satu fasa dari berbagai golongan tarif. Daya awal yang dapat mengikuti program ini mulai dari 450 VA hingga 5.500 VA. Sementara itu, daya akhir maksimal yang bisa diajukan mencapai 7.700 VA.
PLN menegaskan bahwa diskon 50 persen berlaku untuk biaya penyambungan tambah daya. Dengan potongan tersebut, pelanggan dapat menghemat setengah dari biaya normal. Program ini diharapkan mendukung kenyamanan masyarakat selama Ramadan.
Kemudahan Akses Layanan Secara Digital
Moch. Andy Adchaminoerdin, General Manager PLN UID Jakarta Raya, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan PLN agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri tanpa kendala listrik.
“Kami ingin memastikan kenyamanan masyarakat terjaga tanpa perlu khawatir daya listrik tidak mencukupi. Melalui inovasi di aplikasi PLN Mobile, layanan ini menjadi lebih terjangkau, cepat, dan transparan,” ungkap Andy dalam keterangan resminya.
Pelanggan tidak perlu lagi mengantre di kantor layanan untuk mengajukan tambah daya. Cukup melakukan minimal satu transaksi melalui PLN Mobile, pelanggan akan mendapatkan e-voucher diskon. Voucher tersebut bisa langsung diklaim untuk proses tambah daya secara digital.
Seluruh proses dirancang praktis dan efisien melalui layanan daring. Dengan demikian, masyarakat dapat mengurus kebutuhan listrik kapan saja tanpa harus meninggalkan rumah. Inovasi ini sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital PLN.
Ketentuan Dan Batas Waktu Program
PLN menegaskan bahwa program diskon ini tidak dapat digabungkan dengan promo keringanan biaya lainnya. Setiap pelanggan hanya dapat memanfaatkan satu skema promo sesuai ketentuan yang berlaku.
Seluruh pelaksanaan teknis di lapangan tetap mengikuti standar keselamatan kerja yang ketat. PLN memastikan setiap proses penyambungan tambah daya dilakukan sesuai prosedur. Hal ini penting untuk menjaga keamanan instalasi dan kenyamanan pelanggan.
Mengingat batas waktu promo cukup singkat, pelanggan diimbau segera melakukan pendaftaran. Program ini akan berakhir pada 10 Maret 2026. Kesempatan terbatas tersebut menjadi alasan masyarakat perlu bergerak cepat.
“Dengan kapasitas listrik yang memadai, suasana Ramadan akan lebih terang dan momen Lebaran pun menjadi jauh lebih tenang bagi keluarga di rumah,” tutup Andy. Pernyataan tersebut menegaskan tujuan utama program ini.
Rincian Diskon Dari Daya 450 VA
Berikut perhitungan diskon 50 persen tambah daya PLN untuk pelanggan dengan daya awal 450 VA. Jika menaikkan daya menjadi 900 VA, harga normal Rp 421.650 menjadi Rp 210.825 setelah diskon.
Untuk daya akhir 1.300 VA, harga normal Rp 796.450 dipotong menjadi Rp 398.225. Sementara itu, jika naik ke 2.200 VA, biaya normal Rp 1.639.750 menjadi Rp 819.875 setelah diskon.
Pelanggan yang ingin meningkatkan hingga 3.500 VA dari 450 VA, harga normal Rp 2.955.450 menjadi Rp 1.477.725. Untuk 4.400 VA, dari Rp 3.827.550 menjadi Rp 1.913.775.
Jika memilih 5.500 VA, harga normal Rp 4.893.450 menjadi Rp 2.446.725. Sedangkan untuk 7.700 VA, biaya normal Rp 7.025.250 dipangkas menjadi Rp 3.512.625.
Rincian Diskon Dari Daya 900 VA Hingga 5.500 VA
Untuk pelanggan dengan daya awal 900 VA, kenaikan ke 1.300 VA dikenakan harga normal Rp 374.800 dan promo Rp 187.400. Jika naik ke 2.200 VA, dari Rp 1.218.100 menjadi Rp 609.050.
Kenaikan ke 3.500 VA dari 900 VA, harga normal Rp 2.519.400 menjadi Rp 1.259.700. Untuk 4.400 VA, dari Rp 3.391.500 menjadi Rp 1.695.750, dan ke 5.500 VA dari Rp 4.457.400 menjadi Rp 2.228.700.
Jika pelanggan 900 VA meningkatkan ke 7.700 VA, biaya normal Rp 6.589.200 menjadi Rp 3.294.600. Sementara itu, pelanggan 1.300 VA ke 2.200 VA dari Rp 843.300 menjadi Rp 421.650.
Dari 1.300 VA ke 3.500 VA, harga normal Rp 2.131.800 menjadi Rp 1.065.900. Ke 4.400 VA dari Rp 3.003.900 menjadi Rp 1.501.950, ke 5.500 VA dari Rp 4.069.800 menjadi Rp 2.034.900, dan ke 7.700 VA dari Rp 6.201.600 menjadi Rp 3.100.800.
Untuk daya awal 2.200 VA ke 3.500 VA, harga normal Rp 1.259.700 menjadi Rp 629.850. Ke 4.400 VA dari Rp 2.131.800 menjadi Rp 1.065.900, ke 5.500 VA dari Rp 3.197.700 menjadi Rp 1.598.850, dan ke 7.700 VA dari Rp 5.329.500 menjadi Rp 2.664.750.
Dari 3.500 VA ke 4.400 VA, biaya normal Rp 872.100 menjadi Rp 436.050. Ke 5.500 VA dari Rp 1.938.000 menjadi Rp 969.000, dan ke 7.700 VA dari Rp 4.069.800 menjadi Rp 2.034.900.
Untuk pelanggan 4.400 VA ke 5.500 VA, harga normal Rp 1.065.900 menjadi Rp 532.950. Ke 7.700 VA dari Rp 3.197.700 menjadi Rp 1.598.850, serta dari 5.500 VA ke 7.700 VA dari Rp 2.131.800 menjadi Rp 1.065.900.
Melalui rincian tersebut, pelanggan dapat menyesuaikan kebutuhan daya listrik sesuai kondisi rumah tangga. Diskon 50 persen ini menjadi peluang strategis untuk memastikan pasokan listrik memadai selama Ramadan dan Lebaran 2026.