Resep Nastar

Resep Nastar Lembut Ala Devina Hermawan Ide Kue Kering Lezat Lebaran

Resep Nastar Lembut Ala Devina Hermawan Ide Kue Kering Lezat Lebaran
Resep Nastar Lembut Ala Devina Hermawan Ide Kue Kering Lezat Lebaran

JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, berbagai jenis kue kering mulai dipersiapkan oleh banyak keluarga. 

Salah satu kue yang hampir selalu hadir di meja tamu saat Lebaran adalah nastar dengan isian selai nanas yang manis dan harum.

Kue klasik ini dikenal memiliki tekstur lembut dengan aroma mentega yang khas. Tidak heran jika nastar menjadi salah satu kue kering favorit yang selalu dinantikan saat momen berkumpul bersama keluarga.

Banyak orang mencoba membuat nastar sendiri di rumah agar dapat menyajikan hidangan spesial untuk tamu yang datang saat Lebaran. Namun, tidak sedikit pula yang merasa kesulitan mendapatkan tekstur nastar yang lembut dan tidak mudah retak.

Chef sekaligus kreator kuliner Devina Hermawan membagikan resep nastar yang disebut memiliki tekstur lembut, aroma harum, serta rasa gurih yang khas. Resep ini juga dilengkapi dengan berbagai tips agar hasilnya tetap maksimal.

Rahasia Nastar Lembut dan Harum

Chef sekaligus kreator kuliner Devina Hermawan membagikan resep kue kering nastar yang lembut, harum, dan cocok disajikan saat lebaran Hari Raya Idul Fitri.

Dalam salah satu videonya, Chef Devina Hermawan menjelaskan berbagai tips penting agar nastar memiliki tekstur lembut saat digigit serta aroma khas kue klasik rumahan.

Menurut Devina, kunci utama nastar yang enak terletak pada penggunaan mentega berkualitas serta teknik pengolahan adonan yang tepat.

“Nastarnya tetap kokoh tapi lembut saat digigit. Aromanya juga seperti kue-kue klasik zaman dulu, buttery dan wangi,” ujar Devina dalam videonya dikutip Rabu 11 Maret 2026.

Devina menambahkan bahwa kualitas bahan sangat memengaruhi hasil akhir dari kue yang dibuat.

Kombinasi Mentega Untuk Rasa Premium

Devina menggunakan dua jenis mentega untuk membuat adonan nastar, yakni unsalted butter dan salted butter dengan perbandingan satu banding satu.

Kombinasi ini disebutnya mampu menghasilkan rasa gurih sekaligus aroma khas yang sering disebut sebagai old school cookies.

Penggunaan dua jenis mentega tersebut memberikan keseimbangan rasa antara gurih dan lembut pada kue nastar.

“Butter berperan besar dalam baking, baik dari segi aroma maupun tekstur. Kalau ingin cookies terasa premium, gunakan butter yang berkualitas,” jelas Devina.

Dengan penggunaan bahan yang tepat, nastar dapat memiliki aroma yang lebih harum dan tekstur yang lebih lembut.

Karena itu, pemilihan mentega menjadi salah satu faktor penting dalam pembuatan nastar.

Selai Nanas Jadi Penentu Cita Rasa

Selain adonan, bagian penting lain dari nastar adalah isian selai nanas yang menjadi ciri khas kue ini.

Untuk membuat isian tersebut, Devina menggunakan nanas parut yang dimasak bersama gula dan cengkih selama sekitar 15 menit hingga airnya menyusut.

Ia menyarankan memilih nanas yang memiliki rasa sedikit asam agar selai yang dihasilkan terasa lebih seimbang.

“Saya lebih suka nanas yang agak asam supaya selainya jadi manis sekaligus segar,” katanya.

Setelah matang, selai kemudian diberi tambahan mentega agar aromanya semakin harum.

Selai yang sudah selesai dimasak kemudian didinginkan sebelum dibentuk menjadi bulatan kecil sekitar tiga gram per bagian.

Teknik Membentuk dan Memanggang Nastar

Setelah selai nanas siap, langkah selanjutnya adalah membentuk adonan nastar.

Adonan nastar biasanya dibentuk kecil dengan berat sekitar enam hingga tujuh gram, kemudian diisi dengan selai nanas dan dibulatkan.

Devina menekankan pentingnya menjaga adonan tetap tertutup agar tidak kering selama proses pembentukan.

Setelah semua adonan selesai dibentuk, nastar kemudian dipanggang dalam dua tahap.

Panggang pertama dilakukan selama sekitar delapan belas hingga dua puluh menit pada suhu sekitar seratus tiga puluh hingga seratus tiga puluh lima derajat Celsius hingga adonan mengembang.

Setelah itu nastar dioles dengan egg wash sebelum dipanggang kembali selama delapan hingga sepuluh menit.

Teknik memanggang dengan suhu rendah ini bertujuan agar nastar tidak mudah retak dan tetap lembut.

“Jangan memanggang terlalu lama karena bisa membuat nastar kering. Kalau benar tekniknya, nastar akan tetap lembut meski disimpan beberapa waktu,” jelas Devina.

Tips Menyimpan Nastar Agar Tetap Lembut

Selain teknik pembuatan, cara penyimpanan juga sangat penting agar nastar tetap memiliki tekstur yang baik.

Devina menyarankan agar nastar disimpan di dalam wadah kedap udara sehingga aroma mentega dan kelembutan kue tetap terjaga.

Jika disimpan pada suhu ruang dalam wadah tertutup rapat, nastar dapat bertahan hingga sekitar satu bulan.

Untuk penyimpanan yang lebih lama, nastar juga bisa dimasukkan ke dalam kulkas.

Sebelum disajikan kembali, nastar cukup didiamkan sebentar di suhu ruang agar teksturnya kembali lembut.

Resep nastar ini menjadi salah satu pilihan favorit untuk sajian Lebaran karena teksturnya yang lembut, aroma mentega yang kuat, serta rasa manis asam dari selai nanas yang segar.

Dengan mengikuti langkah dan tips tersebut, banyak orang dapat mencoba membuat nastar sendiri di rumah untuk disajikan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index