DoE Tantang Industri Bangun Komputer Kuantum Fault-Tolerant 2028 dengan Dana USD 215 Juta

DoE Tantang Industri Bangun Komputer Kuantum Fault-Tolerant 2028 dengan Dana USD 215 Juta

BALANS.ID — Departemen Energi Amerika Serikat (DoE) membuka kompetisi Quantum Genesis Q dengan total pendanaan hingga USD 215 juta. Peserta hanya menerima USD 250.000 di awal untuk membangun prototipe tervalidasi dalam setahun. Targetnya ambisius: komputer kuantum fault-tolerant pertama yang layak secara ilmiah pada 2028.

Anggaran yang disiapkan mencapai USD 215 juta, bergantung pada persetujuan alokasi Kongres. DoE memilih hingga sepuluh penerima yang masing-masing berhak atas maksimal USD 1,5 juta pada fase pertama. Namun, USD 1,25 juta dari jumlah itu ditahan sampai peserta menyerahkan prototipe tervalidasi sekitar satu tahun setelah kompetisi dimulai.

Hanya USD 250.000 di Depan, Sisanya Menunggu Bukti

Peserta yang rencana verifikasi dan validasinya disetujui DoE hanya memegang dana milestone USD 250.000 di muka. Sisa dana baru cair setelah prototipe mereka lolos validasi.

Mereka yang berhasil melewati tahap itu berhak masuk fase berikutnya. Di fase kedua, peserta berbagi kolam insentif senilai USD 100 juta untuk membangun SRQC generasi pertama pada musim gugur 2028.

Target 100 Logical Qubit, Bukan Sekadar Jumlah Qubit Mentah

DoE menetapkan tolok ukur ilustratif untuk prototipe: minimal 10 logical qubit yang mampu menjalankan 10³ operasi sulit. Untuk SRQC generasi pertama, targetnya naik menjadi minimal 100 logical qubit dengan kemampuan 10⁵ operasi sulit disertai toleransi kesalahan.

Angka itu tidak bisa dibandingkan langsung dengan sistem yang sudah ada. Peneliti Caltech tahun lalu mendemonstrasikan susunan 6.100 qubit, tetapi itu qubit fisik, bukan logical qubit yang diukur DoE.

Logical qubit dirancang mengatasi sifat qubit yang rapuh. Cahaya, suara, perubahan suhu, bahkan aktivitas qubit lain bisa merusak qubit dan memunculkan galat. Logical qubit mengelompokkan sejumlah qubit fisik ke dalam satu sistem yang mampu mengoreksi kesalahan tersebut.

Hingga kini, para peneliti sudah menunjukkan teknik dan sistem fault-tolerant berbasis logical qubit. Belum ada satu pun mesin fault-tolerant yang mencapai skala dan kemampuan ilmiah seperti yang diburu DoE.

QuEra Sudah di Jalur yang Sama

QuEra dan kolaborator risetnya pernah mendemonstrasikan arsitektur dengan hingga 96 logical qubit. Capaian itu jauh melampaui target prototipe DoE yang hanya 10 logical qubit, dan hanya sedikit di bawah 100 logical qubit yang dibayangkan untuk SRQC generasi pertama.

QuEra juga berencana memperkenalkan sistem Libra pada 2028 dengan lebih dari 256 logical qubit dan tingkat galat logis 10⁻⁶. Di atas kertas, Libra masuk wilayah performa yang sama dengan target generasi pertama DoE, meski metrik "operasi sulit" milik DoE dan tingkat galat logis QuEra tidak bisa dipertukarkan langsung.

Dengan rencana itu, QuEra tampak sebagai peserta yang masuk akal. Meski begitu, perusahaan tersebut belum menyatakan akan ikut serta dalam kompetisi ini.

Ambisi Lama yang Selalu Tertunda

DoE menuntut banyak dari peserta, sementara insentif awal yang diberikan relatif kecil. Kompetisi ini pun menjadi ujian apakah target 2028 bisa dipenuhi atau hanya menambah daftar tenggat ambisius yang molor.

Komputasi kuantum yang layak secara komersial selalu digambarkan tinggal beberapa tahun lagi. Menetapkan tenggat baru tidak otomatis membuat industri mampu memenuhinya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index