AS Peringatkan Warganya di 10 Negara Timur Tengah, Konflik Saudi-Houthi Memanas

AS Peringatkan Warganya di 10 Negara Timur Tengah, Konflik Saudi-Houthi Memanas
AS Peringatkan Warganya di 10 Negara Timur Tengah, Konflik Saudi-Houthi Memanas

BALANS.ID — Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan keamanan bagi warganya di sepuluh negara Timur Tengah menyusul eskalasi konflik militer antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman. Departemen Luar Negeri AS meminta warga Amerika meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, dan gangguan perjalanan. Peringatan ini mencakup Israel, Lebanon, Yordania, Irak, Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri menyebut kelompok Houthi yang didukung Iran telah terlibat permusuhan langsung dengan Arab Saudi. Pemerintah AS menilai konflik militer tersebut berpotensi meningkat dengan cepat dan meluas ke wilayah lain.

Negara yang Terdampak Peringatan

Peringatan keamanan menjangkau Israel, Lebanon, Yordania, Irak, Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman. Kesepuluh negara itu dinilai memiliki risiko keamanan yang meningkat bagi warga asing, terutama warga Amerika.

Departemen Luar Negeri juga mendesak warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke kawasan Timur Tengah. Imbauan ini berlaku hingga situasi keamanan dinilai kembali stabil oleh otoritas AS.

Serangan Houthi ke Bandara Sipil

Kelompok Houthi tercatat melancarkan serangan terhadap bandara sipil di Arab Saudi. Serangan itu menjadi salah satu pemicu utama peringatan keamanan yang dikeluarkan Washington.

Menurut pernyataan Departemen Luar Negeri, serangan tersebut menandakan konflik tidak lagi terbatas pada wilayah Yaman. Arab Saudi sebagai target langsung menghadapi ancaman terhadap infrastruktur sipilnya, termasuk fasilitas penerbangan.

Kekhawatiran Ancaman Lebih Luas

Pemerintah AS memperingatkan bahwa Iran dan kelompok-kelompok yang mendukungnya dapat menargetkan kepentingan Amerika di luar negeri. Sasaran yang disebut mencakup perusahaan dan institusi AS di berbagai negara.

Peringatan ini tidak hanya berlaku di Timur Tengah. Departemen Luar Negeri menyebut lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan warganya di seluruh dunia berpotensi menjadi sasaran.

"Warga Amerika yang saat ini berada di Timur Tengah harus meningkatkan kewaspadaan dan menyadari kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara, serta gangguan perjalanan," kata Departemen Luar Negeri AS.

"Kelompok Houthi yang didukung Iran telah terlibat dalam permusuhan dengan Arab Saudi, termasuk menyerang bandara sipil. Konflik militer ini berpotensi meningkat dengan cepat," lanjut peringatan tersebut.

Gangguan Perjalanan yang Diperkirakan

Warga Amerika di kawasan diminta mengantisipasi pembatalan penerbangan dan penutupan ruang udara. Gangguan perjalanan dinilai sulit dihindari jika konflik terus memburuk dalam waktu dekat.

Peringatan serupa juga menekankan risiko bagi institusi AS yang beroperasi di kawasan. Perusahaan dan lembaga Amerika diminta memperketat protokol keamanan masing-masing.

"[Iran dan kelompok-kelompok yang mendukung Iran] dapat menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau lokasi yang terkait dengan Amerika Serikat dan warga Amerika di seluruh dunia, termasuk perusahaan dan institusi AS lainnya," imbuh peringatan Departemen Luar Negeri Amerika.

Hingga peringatan dikeluarkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah warga AS yang terdampak langsung. Situasi keamanan di kawasan masih dipantau otoritas terkait.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index