BALANS.ID — Dua pria yang berbuat mesum di lahan terbuka Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditangkap polisi setelah videonya beredar di media sosial. Keduanya mengaku sudah dua bulan menjalin hubungan dekat.
Polres Bogor menangkap dua pria yang muncul dalam rekaman video mesum di sebuah lahan kosong di kawasan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penangkapan dilakukan setelah video tersebut tersebar luas di media sosial dan menuai reaksi dari warganet.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo menyatakan kedua pria itu sudah saling mengenal selama dua bulan terakhir. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bogor.
Siapa Kedua Pria dalam Video Itu
Menurut keterangan polisi, kedua pria tersebut mengaku memiliki hubungan dekat. "Kedua orang yang ada dalam video tersebut, sudah kenal 2 bulan dan berhubungan dekat," kata Anggi, Jumat (18/9/2026) malam.
Anggi tidak merinci lebih jauh identitas maupun usia keduanya. Yang jelas, polisi bergerak cepat setelah video berdurasi singkat itu menyebar dan ramai dibicarakan di berbagai platform.
Rekaman yang Bikin Polisi Turun Tangan
Dalam video yang dilihat detikcom, tampak dua pria berboncengan motor melintasi jalan pedesaan. Keduanya sempat berhenti di sebuah minimarket dan terlihat keluar membawa barang sejenis tisu.
Kedua pria itu kemudian mengarahkan motor ke sebuah lahan kosong di perbukitan dekat tower SUTET. Di lokasi itulah mereka melakukan perbuatan mesum yang terekam kamera hingga akhirnya tersebar ke publik.
Polisi memastikan lokasi kejadian berada di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Kawasan perbukitan dekat tower SUTET itu dikenal cukup sepi dari aktivitas warga sehari-hari.
Respons Polisi dan Proses Hukum
Anggi menegaskan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat begitu video beredar. "Perihal peristiwa tersebut kita tindaklanjuti dan sudah kami amankan kedua orang yang ada dalam video tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi.
Saat ini keduanya masih diperiksa penyidik. "Lagi ditanya-tanya (diperiksa)," kata Anggi singkat.
Belum ada keterangan resmi soal pasal yang bakal dikenakan kepada kedua pria tersebut. Polisi juga belum membeberkan apakah ada pihak lain yang terlibat atau membantu penyebaran video itu.
Kasus ini menambah daftar panjang peristiwa viral yang berujung pada proses hukum di wilayah Bogor. Polisi mengimbau warga tidak menyebarkan ulang video serupa karena bisa memperluas dampak hukum bagi penyebarnya.